Pages

18 October, 2015

Batasan

BATASAN

Sebenarnya... seperti apa batasan kita bisa dan tidak bisa? Kapan kita tahu kita telah mencapai batas atau belum? Bagaimanakah bentuk "sampai titik darah penghabisan" itu?

Berhati-hatikah atau pengecut, saat kita menolak sebuah amanah yang menurut kita belum mampu diri ini? Merasa diri kita belum cukup dalam batasan standar.

Sembrono atau beranikah saat kita menerima sebuah amanah yang kita sama sekali baru mengenalnya? Merasa diri harus dan pasti mampu mencapai batasan standar.

Batasan... di manakah letak ujung pangkalnya? Bisakah kita mengenalinya? Ataukah memang selalu diri kita yang membatasi kemampuan?

Pada hakikatnya, demikianlah manusia... terbatas. Dalam keterbatasannya itu, suara Allah menggema dan menuntunnya, agar tak salah langkah. Tinggallah perkara hati, apakah ia jernih atau keruh, hingga mampu atau tidak mendengar suara ilahi.

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik