Pages

27 December, 2009

cerpen keduaku (^o^)

Oleh : Iska Meta Furi

TERIMA KASIH AISYAH,

“drrttt,,,drrrtt,,,drrttt” alarm handphoneku berbunyi.
Open
Ulang tahun ibu ke 60.
Kubanting setir ke kanan, menuju Beautiful Florits. Sebentar saja, karena aku ingin cepat tiba di kantor.

***

Di Beautiful Florits,
“Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu?” sapa pelayan toko.
“Saya mau kirim bunga untuk ibu saya. Kira-kira bunga apa yang cocok mbak?”
“Untuk ibu ya,,mawar hibiscus mungkin. Karena mawar hibiscus melambangkan kecantikan dan kelembutan. Bukankah setiap ibu selalu cantik dan lembut pada anak-anaknya?” saran pelayan toko sembari tersenyum.
“baiklah, kalau begitu saya pesan satu buket. Bisa dikirim hari ini juga kan?”
“Kalau masih di daerah Jakarta, insya allah bisa mas.”
“Oke kalau begitu. Masih daerah Jakarta kok. Alamatnya Jln. Menteng 2 no.22 Jakarta Pusat.”
“loh, itu kan ga terlalu jauh mas, kenapa tidak diantar sendiri oleh masnya?”
“saya sibuk banget mbak, tidak sempat mengunjungi ibu saya.”
“baik mas, ini total harganya. Silakan dibayar di kasir.”
Setelah melihat deretan angka yang harus kubayar, aku langsung menuju kasir untuk membayarnya.

***

Di luar toko,
“huhuhuhu,,hiks,,hiks,,”
Seorang anak kecil perempuan yang memakai baju lusuh sedang menangis. Aku tergerak untuk mendekatinya, ingin tahu apa yang membuatnya menangis.
“kamu kenapa menangis dik?”
“hiks,,saya,,hiks,,ingin beli bunga untuk ibu saya karena hari ini ia ulang tahun. Hiks,,tapi uang saya nggak cukup kak,,hiks” jawabnya sembari menunjukkan uang ribuan lusuh yang ada di genggamannya. Iba aku melihat keadaannya.
“hmm,,sudah jangan menangis lagi. Sekarang ayo kita masuk ke dalam toko. Kita belikan bunga kesukaan ibumu. Nanti kakak yang bayar.”
“benarkah kak?” tanyanya sembari terkejut
“iya benar,, ayo.” Jawabku sambil tersenyum.

***

“wah, terima kasih banget ya ka. Ibuku pasti senang sekali. Oh iya, namaku Aisyah ka. Kalo kakak siapa namanya?”
“nama kakak Fahri Tamam. Panggil aja ka fahri.”
“baik ka fahri. Hmm,,,kak, maukah kakak menemaniku memberikan bunga ini ke ibu? Sebentar saja, biar ibuku tahu kalau bunga ini dari kak fahri yang baik.”
“wah, kakak harus ke kantor syah. Banyak pekerjaan menunggu kakak disana”
Aisyah menunduk seperti ingin menangis, dengan lirih ia berkata “apa tidak bisa walau hanya sebentar saja kak? Ibuku berada tidak jauh kok dari sini.”
Aku yang tak tega melihat wajah sedihnya akhirnya menyanggupi permintaan Aisyah. Kemudian kami berjalan menuju sebuah gang kecil. Sampai di ujung dang kecil tersebut, ternyata ada sebuah pemakaman umum. Ke sanalah Aisyah mengajakku. Lalu ia berhenti di depan sebuah makam bernisan biru tua. Kemudian Aisyah berkata,
“Assalammualaikum ibu, apa kabar? Lihat deh, aisyah bawa apa. Ini bunga lili putih bu, kado untuk ulang tahun ibu. Kata kakak di toko bunga, lili putih itu menggambarkan cinta aisyah yang murni untuk ibu. Oh iya bu, aisyah juga punya teman baru, namanya kak fahri. Dia yang membelikan bunga ini karena uang aisyah nggak cukup bu. Ka fahri, sini. Kenalan sama ibu aisyah.”
Aku terhenyak melihat betapa aisyah sangat menyayangi ibunya yang sudah tiada. Tanpa terasa air mataku mengalir. Aku teringat ibuku di rumah. Sudah dua tahun aku tak pernah menengok beliau. Aku terlalu sibuk dengan pekerjaanku. Sering bila dia menelponku, aku mereject panggilannya, karena kurasa pertanyaannya tentang keadaan diriku sangat mengganggu konsentrasiku. Aku terlena dengan kejayaanku, padahal rumahku tak jauh dengan rumahnya dan masih di kota yang sama. Paling membutuhkan waktu satu jam untuk menempuhnya. Tetapi walaupun ada waktu luang, aku lebih memilih untuk hang out dengan rekan kerjaku. Astagfirullah,,aku sungguh anak yang tak tahu terima kasih. Aku ingin bertemu dengan ibuku.

***

Jalan menteng, pkl 11.00
“tok,,tok,,permisi”
Pintu terbuka, seorang wanita paruh baya keluar dari rumah mungil bercat putih tersebut.
“ Ya, ada apa mas?”
“Permisi ibu, saya ingin menyampaikan sebuah buket bunga untuk ibu Sri. Ibu sri nya ada?”
“oh,,itu saya sendiri mas.”
“oh begitu, ini bu tolong ditandatangani tanda penerimaannya. Yaa,,dan ini bunganya. Terima kasih ibu. Permisi.”
Kurir itu pergi, dan tinggallah sendiri ibu sri di rumahnya. Suaminya telah meninggal lima tahun lalu, dan anak lelaki satu-satunya telah bekerja dan punya rumah sendiri, meninggalkan ia sendiri di rumah itu. Ia melihat nama pengirim bunga kemudian tersenyum.
Dari fahri, ternyata ia masih ingat hari ulang tahunku. Pasti dia sangat sibuk sampai dia tak sempat mengantarkan bunga ini sendiri padaku. Terima kasih nak, doa ibu selalu menyertaimu.

***

Pkl 17.30
“tok,,tok,,assalammualaikum”
“waalaikumsalam, tunggu sebentar.” Jawab wanita paruh baya dari dalam rumah.
Pintu terbuka, aku langsung bersimpuh di hadapan ibu dan kucium tangannya seraya berkata
“Ibuu,,,maafin fahri buu. Fahri sudah jahat sama ibu, jarang menengok ibu. Fahri anak durhaka buu,,,huhuhu”
“masya allah nak,, akhirnya kamu datang juga. Ibu sudah sangat rindu sama kamu nak. Ibu igin sekali menengokmu, tapi ibu sudah tidak kuat jalan kemana-mana nak. Maafin ibu ya. Ayo bangun nak, jangan begini. Ayo kita masuk ke dalam. Kamu pasti lapar.”
“ibu nggak salah, fahri yang salah bu. Fahri nggak pernah nengokin ibu, terlalu asik sama pekerjaan. Ampuni fahri buu,,”
“iya nak,, ibu nggak pernah marah kok sama kamu. Sudah jangan menangis, sekarang masuk ke dalam yuk, kita bersiap shalat maghrib jamaah. Sudah lama ibu shalat enggak ada yang mengimami.”
Aku pun menuruti perkataan ibu. Ah,, ibuku kau sungguh mulia. Tak pernah marah walau mungkin hatimu sering tersakiti oleh perkataan dan perbuatanku. Ya Allah, sayangilah selalu ibuku sebagaimana ia menyayangiku. Terima kasih hari ini kau telah menyadarkanku melalui seorang aisyah. TERIMA KASIH AISYAH.

25 December, 2009

cerpen islami pertamaku

PUTIH
Oleh : Iska Meta Furi


HERAN!
Kenapa si masyarakat negeri ini begitu mengistimewakan mereka yang berkulit putih. Padahal sudah susah-susah Nelson Mandela menghapuskan politik apartheid di Afrika Selatan sana. Katanya menghormati segala jenis warna kulit, tapi apa? Tetap aja mereka yang berkulit putih lebih diistimewakan. Semenjak diiklankannya sabun mandi yang mengatakan ‘putih itu cantik’, semakin banyak saja orang-orang yang menginginkan wajah putih. Darimana sih datangnya stereotype itu? Huh! Menyebalkan.
Aku berpikir demikian bukan karena semata-mata keprihatinan saja, tetapi karena aku juga merasakan hal tersebut.

Contohnya kejadian tadi siang. Ada seorang mahasiswa baru yang menanyakan keberadaan diriku karena ia ingin mengembalikan formulir pendaftaran organisasi.

Lalu ia bertanya pada temanku Esa yang sedang duduk di depan secretariat
“permisi ka, ka tasya ada ga?”
“tasya yang mana ni? Tasya yang putih cantik atau tasya yang item??” Tanya Esa.
“ngg,,itu ka, yang nama lengkapnya Tasyakuran jamilah.”
“oh, tasya item. Tuh ada di dalem, masuk aja!”Kata Esa.

Aarrrgghh!! Esa menyebalkan. Emang kenapa kalo aku hitam. Bukan mauku kan kalo warna kulitku hitam. Baiklah, aku sudah bosan dibilang hitam. Pulang kuliah nanti aku akan beli obat pemutih wajah yang bagus biar mukaku jadi putih.

***
Ketika aku sedang menunggu bus menuju rumah, tiba-tiba ada yang memanggilku.

“Tass,,Tasya!”
“Heei,, ika. Apa kabar?” sapaku.

Ternyata yang memanggilku adalah Ika, sahabatku sewaktu SMA. Sudah dua tahun kami tidak bertemu, karena dia meneruskan kuliah ke perguruan tinggi ternama di Bandung. Sedangkan aku tetap di Jakarta.

“Baik banget. Kamu sendiri apa kabar tas? Kangen banget deh ma kamu.” Jawab ika sambil merangkulku.
“aku juga baik kok ka. Waah kamu tambah cakepan ka. Di bandung seneng ya? Tambah geulis pisan euy.”
“haha,,bisa aja kamu tas. Kamu beda banget ya sekarang tas. Udah pake jilbab euy, dari kapan tas?” Tanya Ika.
“semenjak kuliah ka. Kamu putihan sekarang ka, sepertinya udara Bandung cocok ya buatmu.” Candaku.
“iya tas, di Bandung teh enak pisan. Aku betah deh di sana, hehe. Kalo soal putihan mah, aku pake obat tas. Dikasi tahu sama temanku, ternyata obatnya cocok. Jadi mukaku putih deh sekarang, enggak kaya SMA dulu lagi.”
“waah nama obatnya apa ka? “ tanyaku
“namanya ‘HOPE WHITE’. Dicoba deh tas, biar muka kamu lebih putihan dan cantik. Enggak terlalu mahal kok harganya. Cuma lima puluh ribu sebotol”
“hmm,,,boleh juga tuh. Nanti kalo punya uang aku mau beli ah.”
“eh tas, aku duluan ya. Udah mau balik ke Bandung lagi ne. tadi Cuma nganterin sepupuku daftar sekolah di dekat sini. Sampai ketemu ya. dadaah”
“oh iya, hati-hati tas. Daahh”

***
Di minimarket,
“permisi mbak, obat pemutih ‘HOPE WHITE’ ada di sebelah mana ya?” tanyaku
“oh, langsung beli dan bayar disini mbak. Mau beli berapa botol mbak?” jawab pramuniaga
“satu botol aja mbak” jawabku sembari menyerahkan selembar uang lima puluh ribuan.

Pramuniaga pun menerima uangku dan dalam sekejap obat pemutih tersebut sudah berada di genggaman tanganku.
Haha,,lihat saja kalian yang memanggilku tasya item. Aku akan berubah menjadi cantik dan lebih putih dengan obat ini.

***
Hari ini aku ada jadwal mentoring dengan kaka kelasku, ka meta namanya. Kebetulan tema yang dibahasnya adalah tentang Wanita.

“sebagai ciptaan Allah SWT, wanita merupakan makhluk yang paling indah. Wanita terindah di mata Allah diukur bukanlah dari fisiknya yang rupawan nan menawan. Melainkan dari amalan-amalannya yang ikhlas karena Allah. Wajahnya cantik karena selalu terbasuh air wudhu. Bibirnya basah karena tak henti berlafadzkan dzikir dan tadarus. Semua itu adalah pesona kecantikan alamiah seorang wanita. Bukan karena obat pemutih, ataupun make up yang menipu. Untuk itu, kita harus senaniasa menjaga hati kita. Menjaga niat amalan-amalan kita. Untuk apa kita berwajah cantik apabila hati kita busuk. Perilaku kita selalu menyakiti orang lain. Inner beauty akan tampak dengan sendirinya apabila kita menjaga hati kita untuk selalu berprasangka dan berbuat baik karena Allah ta’ala.” Papar ka meta.

Astagfirullah..
Aku tersentak dan tersadar mendengar perkataan ka meta. Aku merasa malu pada Allah. Sudah sedemikian indahnya DIA menciptakan diriku. Namun aku malah berusaha merubahnya dan tidak bersyukur. Bukannya giat beribadah namun aku lebih menyibukkan diri untuk memutihkan wajah.

Ampuni aku ya Allah, bantulah aku untuk menjaga hatiku ini agar tetap terjaga padaMu. Aku berlindung dan kutitipkan hatiku padaMu ya Allah. Pulang kuliah nanti, aku akan membuang obat pemutih itu. Aku janji.
***

14 December, 2009

Krisis

Lagi ,,untuk kedua kalinya,,
Perasaan itu hinggap. Terkhianati, terbohongi, oleh orang yang sekiranya dapat dipercaya. Dan imbasnya,,merayap kemudian menjalar dengan cepat terhadap yang lainnya.

Tak disangka, tak dinyana..
Apa yang disabdakan olehnya terasa olehku saat ini,,

“Ketahuilah bahwa dalam jasad ini ada segumpal daging, apabila segumpal daging itu baik, maka akan baiklah seluruh tubuhnya, dan apabila ia jelek maka jeleklah seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah HATI”.(HR. Riwayat Al Bukhari dan Muslim).

Yaa,,HATI,, tanpa terasa, memang dari sinilah segalanya bermuara.
Dikarenakan kecewa teramat sangadh, Hatiku Sakit.
Yang kemudian menjalar ke seluruh tubuhku, otakku merasa lelah dan tersia.
Syaraf tak sadarku bekerja, afirmatif pun hilang.
Semua menjadi negative dan menghitam.
Tubuh pun terasa tak tertopang,
Aku luruh, menyerah, tak berdaya..
Itu tak seberapa, dibandingkan kehilangan yang kurasa.

Perlahan kurasakan, krisis itu melanda diri ini
Krisis KEPERCAYAAN pada segala mereka yang kuanggap TEMAN.
Mungkin hanya butuh waktu, untuk berdialog dengan diri ini.
Berbaikan dan kembali seperti sediakala
Ya,,lebih baik ku menghilang saja untuk beberapa saat…

12 December, 2009

Bermuka Masam

Merutuk diri, mengapa mudah saja terbuai omongan orang lain
Merutuk diri, terlalu berharap tinggi bak pungguk merindukan bulan
Merutuk diri, merasa dewasa padahal kelakuan masih bocah
Merutuk diri, terlalu polos wajah ini menampilkan perasaan yang sedang dialami

PERCUMA!! Kau ikut seni drama dan teater, toh tak bisa juga kau memainkan peran dan ekspresimu di setting hari ini, tepatnya tanggal 12 Des 2009.

PERCUMA!! Kau ikut mentoring dan aktif pengkajian sejak kecil, kalau ternyata teori ESQ tak berlaku untuk hari ini.

PERCUMA!! Satu hari ini telah menggugurkan segala kekuatan kerasmu untuk menjadi meta “morfillah”.
Runtuh sekejap, hanya karena tak dapat memanajemen emosimu!


Setan : wajarr,,sekali-kali kau berhak marah, sudah terlampau sering kau dilambungkan tinggi kemudian dihempas begitu keras. Kau juga manusia, PERSETAN dengan menahan amarah.

Malaikat : kau tahu lebih mulia menahan amarah, karena bujukan dan bisikan syaithan lebih mudah merasukimu ketika kau dalam kondisi amarah teramat sangat. Terus pertahankan usahamu, karena kau ingin bermetamorfosis (berubah) karena Allah bukan?

Setan : alaaahhh,, kalo kau terus diam saja, dan hanya tertawa ketika hatimu tersakiti, lalu melupakan segala yang menyakitkan itu, hanya akan semakin dinjak-injak dirimu!! Lihat saja hari ini, “maaf” pun tak sampai padamu, karena apa!? Karena kau dipikirnya tak mudah marah, dikecewakan teteeepp aja senyum! BODOH KAMU!!

Malaikat : sudahlah, itu hanya bawaan hormon wanitamu. Jangan kau biarkan setan merasukimu terlalu jauh. Ini hanya puncak akumulasi pendaman kekecewaanmu yang belum terlupakan sepenuhnya. Maka marilah kita lupakan sepenuhnya, tulis segala yang tak menyenangkan di air, agar kabur oleh riak. Atau tulis di pasir agar angin keikhlasan menerbangkannya. Mari beristigfar tha,,,kamu sudah cukup baik mengendalikannya selama ini.

Setan : haha,, BLOON KEBANGETAN KAMU! Inget gak apa yang udah kamu korbanin demi ikut acara yg kamu anggap akan bakal SANGAT MENARIK itu!! Kamu tuh udah diomelin sama keluarga kamu. Disuruh tinggal di rumah malah ngelawan, ikut acara begituan! Dah kaya BENER aja kelakuan. Udah semangat datang, APA YANG TERJADI?? Hahahaha,,,gak ada satupun yang sesuai bayanganmu kan!! Pas pulang, Cuma migrain yg kamu dapet! Ditinggal pula oleh mamamu ke bandung. Mudah saja bagi mereka, tak berarti pula kehadiranmu! Dan jangan kau lupakan, suatu ilmu akan terserap dan bermanfaat dengan baik apabila sang pemberi ilmu dan sang penerima ilmu sama-sama IKHLAS. Sedangkan kau disini, berlaku sebagai penerima ilmu sudah tidak ikhlas! PERCUMA KAAANNN,,,NOL BESAAAAAARRR!!! Berapa banyak yang kau sesali hari ini? Jadii ,,,MARAH ITU WAJAR AJAA BLOON!!



AAAAAAAARRRRRGGGGGGHHHHH,,,,CUKUUUUUPP!!!
Kalian Cuma menambah pusing!

Udahlah kalian diam saja, untuk hari ini sepertinya setan berhasil membujukku. Karena SUPER EGOku masih kalah dengan EGOku!
Maaf malaikat, mendingan kamu istirahat saja hari ini. Biarkan aku tenggelam sedalam-dalamnya merutuki diri yang tak berarti ini. Mari berharap esok akan ada pelangi yang indah dan matahari yang tersenyum cerah setelah badai malam ini.


*OLEH-OLEH pelatihan jurnalistik*

01 December, 2009

Inginku

Betapa ingin semua kalian kupeluk mesra

Namun kedua lenganku hanya sehasta


Betapa ingin puja puji kalian kujadikan nyata

Namun itu tergantung qadar dan qada


Sedang jalan hidupku telah terukir di Lauhul Mahfudz

Sanggupkah aku belokkan?


-27 Nov 2009/10 dzulhijah 1430-

naik haji...(bergema)

Suatu sore di tengah perbincangan hangat antara aku dan mama,

“dah mau lebaran haji lagi ne,,jadi inget waktu kamu kecil” ujar mama
“hah? Ko inget wktu meta kcil? Mang knapa ma?” tanyaku
“waktu kamu masih umur 1,5 tahun, kamu tuh udah bisa ngomong lancar. Dan bilang ke mama, mau ngajak mama naik haji. Lucu deh, kamu sering ngulang-ngulang pengen ngajak mama naik haji berdua.”
“,,,masa??” adzan magrib pun menutup perbincangan kami di sore itu.

Minggu pagi,
saat menonton TV kebetulan kusetel S**V, dan isinya ulasan film “Emak Ingin Naik Haji”. Film yang diangkat dari cerpen karangan Asma Nadia. Entah mengapa, hatiku tergelitik. Mengapa kata –kata ‘naik haji’ bergaung di telingaku??

Hari ini, aku berencana menyepi, untuk bermuhasabah. Karena kurasakan hatiku ‘agak’ mengeras. Dan kerasnya hati, hanya disebabkan oleh 4 hal yang berlebihan. Yaitu Tidur, makan, berbicara dan berbaur. Kupilih untuk menyendiri sejenak, karena tak ingin berlebihan berbicara dan berbaur. Agar tak bosan, kuputuskan untuk menonton film “Emak Ingin Naik Haji(EINH)”, berharap akan mendapat semacam refleksi jiwa. Selesai shalat zuhur pun aku berangkat, dan ternyata perjalanan ku ke bioskop lancar sekali. Sepertinya Tuhan setuju dengan rencanaku. Tepat ketika aku sampai, film pun dimulai. Sengaja kupilih kloter pertama, karena aku yakin tidak terlalu ramai (hari ini sungguh berniat mengurangi pertemuan dengan banyak orang).

Adegan-adegan pun dimulai, mengisahkan seorang wanita tua yang dikenal dengan nama Emak, bertahun-tahun berjualan kue untuk menghidupi keluarganya. Disisihkannya setiap hasil penjualan kue untuk ongkos naik haji. Betapa jiwa seorang Emak sudah sangat rindu ingin ke rumah Allah tsb. Sang anak (Zein), yang sangat ingin membiayai Emaknya naik haji sampai tergoda untuk mencuri, dan mencari-cari kupon undian berhadiah umrah di tempat sampah. Berbagai peristiwa terjadi, dan entah mengapa sepanjang film diputar, air mata tak henti mengalir di wajahku. Dan dadaku berdegup kencang mengingat percakapan beberapa hari silam di suatu sore dengan mama.

Sepemikiranku, mata di’bersihkan’ melalui air mata. Awan di’bersih’kan melalui hujan. Dan hati? Apakah degup dan debar yang kurasa, serta air mata yang tak henti luruh ini tanda pem’bersih’an hatiku?
Setidaknya, aku merasa bersyukur, karena ternyata aku masih ‘tersentuh’ dengan nilai moral yang ada di film tsb. Hatiku masih belum terlalu ‘keras’ ya Tuhan..

Selesai film tsb, ketika keluar ternyata hujan rintik menyambutku, bahkan menemani perjalananku pulang ke rumah. Apakah ini pertanda bahwa kau setuju dengan rencana “bermuhasabah” ku hari ini ya Tuhan?
Sampai langitpun ikut merintikkan airmatanya?

Labbaik Allahumma Labbaikk,,,

Aku datang memenuhi panggilanMu ya Allah,,

Naik haji,,mama,,,

Mengapa semuanya bergema ya Allah,, ada apa??
Tersentak aku teringat!
8 hari lagi mamaku akan merayakan hari lahirnya, ya Allah,,,andaikan aku bisa,,ingin kuberi ia hadiah sebuah paket ONH plus, sebagaimana impian yang pernah terucap di bibir ini di kala kecil.
Tapi tak boleh bukan?
BerANDAI-ANDAI saja, karena itu akan membuka celah bagi syaithan. Di hari ini, bolehkah kugoreskan pena, untuk mengukir sebuah impian lama yang terpendam. Agar senantiasa kudapat lihat, mengingatkan sebuah mimpi yang harus kulaksanakan. Sebuah mimpi yang terlupakan…

Semakin bertambah usia orang tua, semakin bertambah pula keinginannya untuk melaksanakan rukun islam yg kelima (naik haji).
Semakin bertambah usia seorang anak, semakin bertambah pula keinginan untuk membiayai orangtuanya naik haji.

ijinkan aku ya Allah,,melalui tanganku ini,,,mengejawantahkan sesuatu..
Amin Allahumma Amiinn


~17 Nov 2009~
uhibbuki fillah ya ummi..

Tokoh idolaku

Rabi'ah Al-Adawiyah adalah seorang wanita sufi dan tergolong kelompok sufi periode awal. Lahir pada 713 M di Basrah (Irak). Nama aslinya adalah Rabi’ah basri, tapi lebih dikenal dengan nama Rabi’ah Al-adawiyah. Ia lahir dalam sebuah keluarga yang miskin dari materi, tetapi kaya dengan ibadah pada Allah SWT. Ayahnya hanya bekerja sebagai penarik sampan yang menyeberangkan para penumpang di sungI dAjlah. Ayahnya adalah orang yang saleh, ia mendidik anak-anaknya untuk terbiasa membaca Al-Qur’an. Rabi’ah sendiri telah hafal Al-Qur’an sejak kecil. Ia memang rajin beribadah, berjiwa halus, punya keyakinan tinggi, dan keimanan yang dalam.
Berdoa dan berzikir adalah hiasan hidupnya. Saking sibuknya mengurus akhirat, ia lalai dengan uruan duniawi, termasuk membangun rumah tangga. Meskipun banyak lelaki yang dating meminangnya, seperti gubernur Basra dan imam Hasan al-Basri, ia tetap tidak tertarik untuk menikah.

Cinta rabi’ah kepada Allah tak bisa disebut sebagai cinta yang mengharap balasan. Justru yang ia temph adalah prjalanan mencapai ketulusan. Lewat sebuah doa yg mirip syair, ia berdoa “ Ya Allah, Jika aku menyembahMu karena takut pada api neraka, maka masukkan aku ke dalamnya. Dan jika aku menyembahMu karena tamak pada surgaMu, maka haramkanlah aku daripadanya. Tetapi jika aku menyembahMu karena kecintaanku kepadaMu, berilah aku kesempatan untuk melihat wajahMu yang Maha Besar dan Maha Mulia.”

Rabi’ah memperkaya literature Islam dengan kisah-kisah pengalaman rohaninya dalam syair-syair berkualitas tinggi. Ia dijuluki sebagai The Mother of The Grand Master dan wafat pada 135 H, ketika usianya menjelang 80 thn.

patah hati

M.U.A.K
Teramat sangat!!
Mengapa kalian jadikan itu semua kedok?
Bosan aku lihat tingkah seperti itu
Kuhormati kalian, karena ku ingin tahu seperti apa yang ‘benar’
Tapi,,apa yang kalian hadirkan?
Hanya topeng!?
Kalau itu si aku juga bisaaaaaaaaaaaaaa…
Kalian pikir aku terlalu bodoh!
Aku pun punya dasar dan bekal tentang hal itu!
Daripada kalian layangkan pandangan sinis, lebih baik kalian tegur aku!
Aku memang tidak sensitif dan peka,
Lantas ingatkan saja, dengan senang hati aku akan memperbaiki diri
Karena aku bukan sang ahli pembaca isyarat!!!

Kecewa sangadh,, aku PATAH HATI,,
Dan KALIAN lah penyebabnya!
Ucapan kalian , sadarkah?
Apakah ini yang kalian inginkan??
GENERASI YANG PATAH HATI karena lisan dan perbuatan kalian.

Biarlah kalian berpikir kalian malaikat, sedang aku setan
Toh, tidak akan seimbang dunia tanpa setan ini!

Ku hanya ingin menguji sebatas mana keteguhan kalian,
Jika tergoda, SALAH SENDIRI!!
jaga hati, bukan jaga image!

Kata yang tertunda

Tolong pertemukan aku dengannya
Ada kata yg harus kusampaikan
Kata yang tersendat di tenggrorokanku
Tercekat sulit mengungkapkannya
Karena ego, gengsi dan merasa aneh
Tapi aku sudah berjanji dalam hati
Kata ini harus tersampaikan saat ini juga, detik ini,
Tak perlu sebuah momentum,,dramatisasi,,

Terima kasih Kau kabulkan permohonanku,
kata itu akhirnya tersampaikan
setelah tertahan sekian lama..
dengan rona bingung dan khawatir yang amat sangat
kau cerna kalimatku itu,
tertatih aku berkata, gemetar aku di pelukmu,
air mata yg urung kutahan, meluruh tatkala kau balas pelukku dan cium dahiku..
kata itu adalah,,”Meta sayang mama, moga Mama disayang Allah”

andai bapakku masih ada, akupun ingin berkata serupa padanya,,
semoga lantunan doaku didengar olehMu,
dan getaran arsyMu menyampaikan kata yang tertunda itu padanya,,
Amin ya rabbal aalamiin

**refleksi 8 November 2009**
lewat goresan pena, kucurahkan prasaan ini

Semakin

Semakin kutapaki jalan ini..
Semakin kusadari esensi hidup
Semakin ku berusaha..
Semakin mendera pula ujian dan godaan itu menghampiriku..
Bagaikan bunga yang menarik para kumbang
Mereka berputar-putar di sekelilingku
Lantas, siapa yang patut dipersalahkan?
Semuanya kembali pada diri ini.
Sekali kubuka celah, niscaya keterpurukan lebih dalam akan kudapati,
Sebisa mungkin aku harus menjaga hati
Karena pada ujungnya, aku yang akan memilih,,
Semoga aku selalu terpelihara oleh-Mu,,
Amiin

-1 Nov 2009-

Kasih sayang

Kasih sayang tak selamanya manis,
musibah, cobaan ataupun kesialan(sgala hal yg tdak sesuai kehendak kita) yg terkadang mengiringi pun termasuk salah satu bentuk kasih sayang-Nya pada kita.
analoginya, seorang ibu yang menyayangi anaknya, akan memaksa anaknya untuk berhenti nonton TV dan pergi sekolah pada jam sekolah.
Walaupun ia tahu bahwa anak tersebut tak menyukai perintahnya, dan menggerutu karena disuruh meninggalkan acara TV kesayangannya, tapi ia akan tegas, karena ia menyayangi anak tersebut.
Berpikir jangka panjang dan mempersiapkan kebahagiaan untuk anaknya lewat tempaan keras disiplinnya.

Begitu pula dengan IA, ia menempa kita dengan ujian atau cobaan untuk menunjukkan kasih sayangnya,
mempersiapkan diiri kita menjadi pribadi yang matang dan siap menghadapi segala kemungkinan terburuk dalam hidup ini.

itulah salah satu cara ia menunjukkan kasih sayang-Nya.

--berbagi pikiran tha--

-29 Okt 2009-

dirinya

Dirinya juga makhluk biasa,

Menjadi luar biasa karena kau memujanya

Setitik cela tak membuatmu berpaling

Ketika kebenaran mengungkap rasa,

Bahwa tak pernah ada ruang untukmu,

Akhirnya kau sadari, dirinya juga makhluk biasa, yang alpa jua buta.


**sekedar curcol**
masa lalu adalah kanvas yang telah tertoreh, tak perlu disesali, justru dievaluasi untuk mengambil hikmah yg tersembunyi..

kunang-kunang

Inilah pertama kali aku melihatnya
Kerlip bercahaya, pendar sinarnya di langit yang gelap sungguh memukau
Walau setitik, sendiri, ia beri rasa bahagia padaku
Ia beri secercah cahaya dan warna di gelapnya malam
Akankah diriku sepertinya?
Memberi riak warna,
walau hanya kecil, tak banyak,,
di lautan dunia manusia ini.
Banggakah dirimu yang istimewa wahai Kunang-Kunang??

-27 Okt 2009-

21 October, 2009

Biarlah

Biarlah..
Di tengah masalah yang mendera kehidupanku
Di tepian kalut hatiku
Selalu tersemai sebuah benih cinta dan harapan
Yang kau titiskan lewat mereka yang tersayang
Selalu kau berikan kesempatan untuk sebuah alas an
Mendorongku untuk tersenyum melewati hari
Semakin ku bermuhasabah, semakin kau dekat padaku
Kau kirimkan malaikat-malaikat tak bersayapmu
Untuk menggiringku kembali ke jalan-Mu

Biarlah,,
Seribu alas an memaksaku untuk bersedih
Asalkan ada SEBUAH alas an untuk ku tersenyum,
Beri aku itu saja,,
Karena itu yang kubutuhkan saat ini, esok, dan selamanya..
hanya satu alasan kubutuhkan untuk tersenyum

15 October, 2009

I wanna talk about life

Budaya membiasakan kita untuk berpikir egois tentang sesuatu, seperti karir, kluarga, uang, punya mobil baru dlsb. Kita terlibat dalam sedikit aksi sebuah kebiasaan. Kita jarang membiasakan diri untuk berdiri di belakang dan melihat hidup kita sendiri. Bertanya, Inikah semua? Inikah yg kuinginkan? Adakah yg terlewat?. Kita butuh seorang guru untuk menunjukkan. Ia bisa siapa saja, apa saja, dimana saja, dan kapan saja. Namun hal tersebut tidak terjadi secara otomatis. Tentu kita harus mengasah panca indera kita.

Bagaimana mungkin kau terus berpikir bahwa “kiamat masih lama”, atau “ besok aku pasti masih hidup, tobatnya kalo udah tua aja”. Padahal sudah beribu peristiwa menegaskan bahwa kematian bukanlah berdasarkan usia, ia terjadi kapan saja, dimana saja, tak mengenal ruang, terlebih waktu. Masihkah kau bisa berleha-leha, bermaksiat, jika kau sadar akan hal itu??

Mungkin, apabila DIA menghendaki untuk memberitahu sisa umur kita semua, pastilah dunia ini akan terasa aman, karena orang akan berbuat segala kebajikan yg ia mampu untuk bekal akhiratnya.
Pertambahan usia, atau menjadi tua bukanlah semata kehilangan/kekurangan. Lebih dari itu, ialah kita BERKEMBANG. Terlepas dari pikiran negative bahwa kau akan mati, tapi positif mengetahui bahwa kau MEMAHAMI bahwa kau akan mati dan kau berusaha hidup lebih baik karenanya.


Ada sebuah kalimat yang bermakna bagi tha, “WHEN YOU LEARN HOW TO DIE, YOU LEARN HOW TO LIVE”. Belajarlah untuk bersiap mati, bagaimana kau akan mati nanti, cara apa yang kau pilih, maukah kau mati dalam keaadaan baik (khusnul khatimah)? Dengan mempelajari hal itu semua, kau akan belajar bagaimana tentang hidup di dunia fana ini. Dan itu mempengaruhi kualitas hidupmu, karena paradigmamu yang mendalam tentang hidup yang sementara ini. Karena kau meyakini, bahwa ada KEHIDUPAN SETELAH KEMATIAN. DAN ITULAH KEHIDUPAN SESUNGGUHNYA.


Each night, when I go to sleep, I die. And the next morning, when I wake up, I am reborn (Mahatma Gandhi).


**Refleksi diri saat subuh, 15 Oktober 2009**
matahari dapat kugenggam apabila aku yakin pada kebesaran-Nya

06 October, 2009

Imaji menembus awan

Sebuah bintang alpha veta telah merubah sistem tata surya ini, matahari tak lagi pusat, inilah awal dari akhir,sketika aku diutus oleh agen neptunus, berlayar dengan perahu kertas.
Terjebak dalam dimensi cinta Laila dan Majnun.
Berontak aku, terdampar di Palestina, bertemu dgn Salwa.
Ternyata hatiku msih ingin beranjak,,Negeri 5 menara dan negeri van oranj tujuanku berikutnya. Selami duniaa kebebasanku.
SENDIRI.


"maaf ya cio, sepertinya kamu tidak akan pernah ditakdirkan untuk menemani dan melahirkan sebuah cerita konsumsi publik yg diterbitkan."

".."

" mungkin, aku memang hanya cinta baca, dan menulis hanya sekedar penyaluran pikiranku,,tak pernah ada niatan meluaskannya,memperjuangkannya untuk diterbitkan."

"tapii,,kalau tentang yg sufi,, aku ingin membuat namun ilmuku masih sedikit. Ingin rasanya, seperti penulis yg berdkwah, ketika di hari hisab nanti, dia akan mendapat kejutan amalan yg mengalir, dikarenakan banyaknya pahala yg kuhasilkan dari tulisanku."


"METAAA,,SOLAT ISYA SANA! TINGGALIN DULU TUH BUKU MA LAPTOP!! KAMUU,,,KALO DAH BUKU ,LUPA DAH SEMUANYA!! CEPEEETT,,,ATAU GAK MAMA BUANG NE SEMUA BUKUNYA!!!!"


UUppss,,,Astagfirullah,,," IYA,,ne juga mu solat ko, ga lupa,,,cuma keasikan!"

"jangan dibuang donk ma,,cukup koleksi bobo dan komikku selemari aja yg mama bakar waktu kecil dulu"(dalam hati)

Ku tak ingin!!

Ketika Kecil,
aku menjadi sandaran bermain kupu-kupu,belalang,dan serangga lainnya.
Kakiku menjejak ke bumi, tempatku berpijak.
Kudapat mendengar senandung semut yg bergotong royong, kepak sayap kupu-kupu berpindah dari tangkai satu ke tangkai lainnya.

Namun,,
seiring bertambah usiaku, aku berkembang,,pesat,
Ku dapat lihat lebih tinggi,,luas..
Dapat kulihat dari tempatku berpijak, seorang bocah bermain ketapel.
Kadang kutantang tiang listrik yg menjulang.
Mentari terasa dekat denganku.

Namun, aku merasa ada yg hilang.
Dimana suara teman2 kecilku??
Ingin aku mendengarnya, namun ku tak mampu untuk merendah.
Mengapa tak kurasai lagi tanah tempatku berpijak?
Apakah aku terlalu jauh berkembang??

Aahh,inikah konsekuensi PERKEMBANGAN & PERTAMBAHAN USIA??
Bertambahnya kebolehanku, di situ pula kekuranganku.


Tak bisa kembali ke pandangan sebelumnya, bertambahnya ilmu/penglihatan yg kudapat, TERNYATA tak menjamin aku lebih mengerti dari sebelumnya.

Sungguh sulit rasanya,,Sesak yg kurasa.
Wahai teman,,bolehkah aku memohon??
Tolong ingatkan aku kala aku terlena dalam memandang sesuatu yg kuanggap lebih kumengerti dari sebelumnya.
Ingatkan aku untuk berpijak di bumi ini,,karena aku bkan burung,,yg dapat terbang ke langit (bahkan burung pun perlu menjejakkan kakinya ke bumi bkan?

Jangan tinggalkan aku di tengah kesombonganku.
Ingatkanlah aku wahai saudarikuu.

Aku tak ingin jadi makhluk yg kufur, tak bersyukur.

TAK INGIIINN!!!



**Special note for my milad next 22 Oct as reflection in my mind,,(^_^)**
inilah aku

Waktu dan Usia

Waktu

Tegas
Kuasa
Disiplin
Berpacu denganmu tiada henti.
Karna dirimu, banyak manusia yang saling melupakan, datang dan pergi, hilangnya sebuah keakraban.
Namun berkat dirimu jua, manusia dapat menyembuhkan luka hatinya, memaknai sebuah kehidupan, kasih sayang dan menjadi dewasa.
Hampir segala hal dapat diselesaikan melalui dirimu.
Berbagai jenis cinta terjawab kepastiannya olehmu.
Bahkan IA,tuhanku bersumpah atas namamu pada para hamba-Nya.
Sedemikian kuasanyakah dirimu??

Usia

4 hruf yg terdengar biasa,bahkan dalam pertambahannya merupakan kebahagiaan bagi pemiliknya.
Namun, sesungguhnya ialah amanah terberat bagi kita.
Segala hal yang kita akukan dalam hidup ini, bukankah inti untuk membuatnya bermakna?
Dan pada saatnya nanti, bukankah itu yg akan dmintai pertanggungjawaban lebih dahulu?

USIAUSI
AUSIAUS
IAUSI
AUS
USIA=AUS
Semakin lama semakin AUS,,terkikis seiring bertambahnya waktu fana,dan berkurangnya waktu kekal.

Khayalan ini . .

Heemm,,setiap abis nonton sebuah film, selalu aja ada perasaan yg terbawa hanyutt. Selalu ingin merasakan bagaimana jadi tokoh utama. Padahal kalau dilihat selalu tokoh utama itu yg memiliki suatu kekurangan, tapi ia juga memiliki sebuah kelebihan. Yang membuat ia tahan dengan segala cobaan yg ia alami. Tapi di satu sisi ku merasa,,sanggupkah aku mengalami hal-hal yang dialami sang tokoh utama itu?


Dan kudapati diriku tersenyum, hatiku bicara. Sepertinya TIDAK. Itulah yang membuat hidupmu kau rasa tidak terlalu berat, hanya persoalan sepele yg biasa menemani, seputar tugas kuliah yg deadline, uang yg menipis, pertemanan, hubungan kluarga yg trkadang salah paham. Tidak pernah terlalu mendalam seperti tokoh utama tersebut. Kau tahu kenapa kau rasa hidupmu terasa flat,bias?? Karena Ia, Tuhan,sayang padamu. Ia tahu seberapa besar kekuatanmu menanggung masalah, maka ia tidak memberimu masalah2 seperti tokoh utama sebuah film/novel itu. Bukankah Ia,Tuhanmu berkata dalam kalam-Nya, “Ia tidak akan memberikan sebuah ujian yang melampaui batas kemampuan hambanya.” Dan kau juga pasti sadar sebenarnya, bahwa kau TIDAK MAMPU menahan masalah sperti tokoh2 utama tersebut.



Heii,,terima kasih telah mengingatkanku! Tapii,,bolehkan kalau diriku penasarn, dan berharap dapat melihat diriku berdiri sebagai tokoh utama dalam sebuah film/novel. Dengan masalah-masalh hidupku yang datar ini tentunyaa
sanggupkah aku Tuhan??


##23 Sept 2009, perenungan di tengah refleksi sebuah hari##

17 September, 2009

Kerikil itu AKU

Ketika Tuhan melemparkan aku, sebutir kerikil,
ke dalam danau indah ini,

aku memecah permukaannya dengan lingkaran riak tak

terhitung.

Tetapi ketika aku sampai ke dasarnya aku diam tak bergerak

Dimana GEMA ku?

Segala khasanah yang kupunya, bagaimana mempertanggungjawabkannya?

Wahai ilalang, adakah catatanmu merasakan pesona hadirku?

Lantas, bagaimana aku membahagiakan ia yg mencintaiku seperti bunga yang mencintai Tuhan-Nya.
Yang mematuhi titah Tuhan-Nya,

Tak letih menebar pesona dan harumnya ke sekitar.

Lantas, bagaimana aku membahagiakan ia yang mencintaiku seperti matahari yang tunduk pada titah Tuhan-Nya.

Tak mengeluh memancarkan sinarnya untuk semua makhluk.


BAGAIMANA??

11 September, 2009

jomblo vs pacaran

Jomblo.
Satu kosakata yang sangat ditakuti oleh banyak orang saat ini terutama remaja. Why? Karena kosakata ini mengandung makna negatif yang bikin alergi. Suatu pertanda tidak lakunya seseorang untuk mendapatkan teman kencan dari lawan jenis. Idih…nggak laku? Emangnya jualan kolor?
Tapi asli kok, banyak banget remaja apalagi kalangan cewek yang merasa seperti kena kutukan kalo sampe predikat jomblo mereka sandang. Akhirnya dengan berbagai macam cara mereka berusaha untuk melepaskan kutukan ini meskipun dengan berbagai cara. Sudah nonton film 30 Hari Mencari Cinta? Di film itu kan menceritakan tiga orang remaja cewek yang sama-sama berada pada kondisi jomblo. Mereka membuat kesepakatan untuk mencari pacar dalam waktu 30 hari. Bagi yang menang, maka ia akan menjadi raja dan diperlakukan bak putri karena semua pekerjaan rumah akan dikerjakan oleh yang kalah.

Singkat cerita, mereka bertiga benar-benar fokus untuk mendapatkan pacar dalam rentang waktu itu. Karena ngebetnya, sampai-sampai harga diri pun sempat akan tergadaikan ketika sang pacar menginginkan making love alias berhubungan seksual layaknya suami-istri. Belum lagi ngebetnya salah satu tokoh di sana pingin merasakan nikmatnya ciuman bibir sampai melatih diri dengan guling. Naudzhubillah.

Belum lagi resiko bubarnya persahabatan yang mereka bina selama ini hanya karena cemburu dan khawatir pacarnya diembat sahabat sendiri. Meskipun ending-nya semua pacar-pacar karbitan itu pada bubar, tapi kita bisa melihat seberapa parah kondisi remaja kita saat ini terutama dalam pergaulannya.
So, ternyata predikat jomblo begitu menakutkan buat sebagian remaja yang miskin iman. Mereka lebih memilih jalan maksiat dengan pacaran daripada menyandang status ini. Meskipun seringkali dalam pacaran mereka juga merasa terpaksa. Bisa karena dipaksa teman, bisa karena dipaksa ortu, bisa juga dipaksa diri sendiri karena konsep diri yang salah. Jadi emang bisa banyak alasan.
Dipaksa teman terjadi bila teman satu genk pada punya cowok semua. Trus ada satu yang nganggur. Jadilah ada pemaksaan beramai-ramai supaya yang satu ini segera dapat gebetan. Udah deh, siapa aja boleh asal berstatus cowok. Waduh, gawat juga kan. Bisa-bisa sapi dipakein celana bisa diembat juga tuh saking nafsunya (hehehe…)

Ortu bisa jadi mengambil peranan dalam ajang kemaksiatan ini. Ada loh beberapa tipe ortu yang kelimpungan ketika anak gadisnya belum punya pacar. Padahal anaknya sendiri udah nyadar bahwa ini adalah ajang berlumur dosa. Eh, ortunya ngotot agar sih anak nyari pacar. Tulalit banget kan?
Atau bisa juga konsep diri remaja yang salah. Ia merasa merana tanpa punya pacar. Ia merasa jelek dan nggak laku ketika belum pernah merasakan rasanya pacaran. Ia akan jauh lebih bahagia bila ada cowok di sampingnya. Nah, ini adalah konsep yang salah dan menyesatkan.

Belum lagi dorongan media, baik TV, radio ataupun majalah yang menawarkan gaya hidup bebas dengan label pacaran yang semakin gencar dilakukan. Udah deh, itu semua adalah banyak faktor yang bikin remaja ngebet untuk bisa pacaran. Padahal, apa sih yang didapat oleh pacaran, adalah perbuatan yang bisa kamu putuskan dengan sadar. Jadi, tulisan kali ini akan membantu kamu untuk membuat keputusan benar dalam hidup. Jangan sampai kamu melakukan perbuatan yang salah dan membuatmu menyesal kemudian. Lanjut!

Kenapa harus pacaran?

Hayo…bisa nggak kamu jawab pertanyaan ini? Kenapa harus pacaran? Hmm…mungkin di antara kamu ada yang menjawab:
‘biar nggak kuper’
‘biar nggak dibilang nggak laku’
‘biar ada cowok yang sayang sama kita’
‘biar ada semangat untuk belajar’
‘biar nggak malu dengan teman-teman yang pada punya pacar juga’
‘sekedar pingin tahu rasanya’
dll, masih banyak lagi alasan yang bisa kamu ajukan sebagai pembenaran. Oke deh, kita coba telaah satu per satu yah, masuk akal nggak sih alasan-alasan yang kamu punya itu.

Pacaran, adalah aktivitas yang dilakukan berdua dengan sang kekasih sebelum menikah. Aktivitas atau kegiatan ini bisa bermacam-macam bentuknya. Bisa nonton bareng, makan bakso berdua, jalan berdua atau belajar bersama. Tapi alasan terakhir ini kayaknya banyak nggak jadi belajarnya deh karena pada sibuk mantengin gebetan masing-masing. Iya apa iya?
Kalo kamu sekedar takut dibilang kuper karena nggak mau pacaran, maka mereka para aktivis pacaran itulah yang sebenarnya orang paling kuper dan kupeng sedunia. Why? Karena saya yakin orang pacaran itu dunianya akan berkutat dari pengetahuan tentang doi aja. Coba kamu tanya apa dia tahu perkembangan teknologi terkini? Apa dia tahu di Palestina itu ada masalah apaan sih? Apa dia juga tahu kalo Amerika itu ternyata adalah teroris sejati?

Yakin deh, pasti mereka yang suka pacaran itu nggak bakalan tahu topik beginian. Kalo begitu, mereka itulah yang kuper dan kupeng. Paling tahunya cuma apa hobi sang pacar, apa warna favoritnya, apa makanan kesukaannya, dll. Coba Tanya berapa nilai ulangan matematikanya, fasih nggak bahasa Inggris-nya, bagus nggak karangan bahasa Indonesia-nya, dan hal-hal seputar itu, pasti deh aktivis pacaran pada bloon untuk hal beginian. Kalo pun ada yang pintar, itu sama sekali nggak ada hubungannya dengan pacaran sebagai semangat belajar.

Sebaliknya, pacaran adalah adalah ajang maksiat. Bukankah sudah dikatakan oleh Rasulullah saw., “Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka tidak boleh baginya berkhalwat (berdua-duaan) dengan seorang wanita, sedangkan wanita itu tidak bersama mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiga di antara mereka adalah setan” (HR Ahmad)
Waduh, emang kamu mau jadi temannya setan? Hiii, naudzubillah banget tuh.

Jangan beralasan kamu kuat iman, maka tetep aja ngeyel berdua-duaan. Banyak tuh kasus ngakunya aktivis rohis dan niatnya dakwah eh..malah kebablasan pacaran. Ingat, berzina adalah salah satu dosa besar yang hanya bisa ditebus dengan taubatan nasuha. Taubat yang sungguh-sungguh dan tak akan pernah mengulangi lagi. Bukan taubat jenis tomat, saat ini tobat, besok kumat. Duh, itu sih namanya main-main alias nggak serius dan mau berubah total. Nggak baik, Non!


Jomblo adalah pilihan..

Kok bisa? Di saat teman-teman pada risih dengan status jomblo, masa’ sih malah bisa dijadikan status pilihan? Bisa aja, why not gitu loh? Lagian tergantung persepsi kan?

Kondisi jomblo adalah kondisi yang independen, mandiri. Di saat teman-teman cewek lain serasa nggak bisa hidup tanpa gebetan, kamu merasa sebaliknya. Nggak harus jadi cewek tuh aleman, manja, tergantung ke cowok, dan merasa lemah. Huh…jijay bajay banget. Jadi cewek kudu punya pendirian, nggak asal ikut-ikutan. Meskipun teman satu sekolah memilih pacaran sebagai jalan hidup, kamu tetap keukeuh dengan prinsip: “jomblo tapi sholihah”. Huhuy!!


Ada atau nggak ada yang mau, dia nggak bakal ambil pusing. Mikirin rumus fisika aja sudah cukup pusing, pake mikir hal lain. Maksudnya, mikirin pacar atau pacaran adalah sesuatu yang nggak penting bagi dirinya. Selain ngabisin waktu dan energi, yang pasti menguras konsentrasi dan emosi.

Kalo kamu jadi cewek sudah oke, baik di otaknya, kepribadiannya apalagi akhlaknya, jadi jomblo bukan sesuatu yang terpaksa tuh. Malah jomblo adalah sebuah kebanggaan. Kamu bisa tunjukkan kalo jomblo adalah harga diri. Menjadi jomblo bukan karena nggak ada yang mau, tapi kitanya yang emang nggak mau kok sama cowok-cowok anak kecil itu. Lho, kok?

Iya, cowok kalo beraninya cuma pacaran itu namanya masih cowok kecil. Masa’ masih kecil udah pacaran. Huh! Kalo cowok yang udah dewasa, pasti ia nggak berani pacaran, tapi langsung dating ke ortu si cewek dan ngelamar. Merit deh jadinya. Selain menunjukkan tanggung jawab, cowok dewasa tahu kalo pacaran cuma ajang tipu-tipu dan aktivitas berlumur dosa. Hayo…pada berani nggak cowok-cowok kecil itu?!


Jomblo tapi sholihah

Jangan pernah takut diolok teman sebagai jomblo. Jangan pernah malu disebut nggak laku. Toh, mereka yang berpacaran saat ini belum tentu juga jadi nikah nantinya. Tul nggak? Malah yang banyak adalah putus di tengah jalan, patah hati terus bunuh diri. Hiii, naudzubillah. Atau bisa jadi karena takut dibilang jomblo malah dapat predikat MBA tanpa harus kuliah alias Married By Accident.

Lagipula, cewek kalo mau dipacarin kesannya adalah cewek gampangan. Gampang aja dibohongin, gampang diboncengin, gampang dijamah, dan gampang-gampang yang lain. Idih…nggak asyik banget! Toh, nantinya para cowok itu juga bakal males sama cewek beginian karena udah tahu ‘dalemannya’, mereka pinginnya dapat cewek baik-baik.

Terlepas apa motivasi mereka, yang pasti kamu kudu punya patokan atau standar tersendiri. Kamu nggak mau pacaran karena itu dosa. Kamu memilih jomblo karena itu berpahala dan jauh dari maksiat. Kamu nggak bakal ikut-ikutan pacaran karena takut dibilang jomblo dan nggak gaul. Kamu tetap keukeuh pada pendirian karena muslimah itu orang yang punya prinsip. Itu artinya, kamu selalu punya harga diri atas prinsip yang kamu pegang teguh. Iya nggak seh?

Karena banyak juga mereka yang meskipun sudah menutup aurat dengan kerudung gaul, masih enggan disebut jomblo. Jadilah mereka terlibat affair bernama pacaran sekadar untuk gaya-gayaan. Benar-benar nggak ada bedanya dengan mereka yang nggak pake kerudung. Malah parahnya, masyarakat akan antipati sama muslimah tipe ini. Berkerudung tapi pacaran. Berkeredung tapi masih suka boncengan sama cowok non mahrom. Berkerudung tapi sering berduaan sama cowok dan runtang-runtung nggak jelas juntrungannya. Padahal, kelakuannya yang model begitu itu bisa membuat jelek citra kerudung, imej Islam jadi rusak, dan tentunya doi bikin peluang orang lain untuk menilai dan memukul rata bahwa doi mewakili muslimah. Parah banget!!


Intinya, predikat jomblo jauh lebih mulia kalo kamu menghindari pacaran karena takut dosa. Menjadi jomblo jauh lebih bermartabat kalo itu diniatkan menjauhi maksiat. Menjadi jomblo sama dengan sholihah kalo itu diniatkan karena Allah semata. Bukankah hidup ini cuma sementara saja? Jadi rugi banget kalo hidup sekali dan itu nggak dibikin berarti. Jadi kalo ada yang rese dengan kamu karena status jomblomu, katakan saja ‘jomblo tapi sholihah, so what gitu loh!’.
Hidup jomblo!


::sumber : jaga kesucianmu ya akhi wa ukhti::

04 September, 2009


Pergi ia,, Meninggalkan sebuah lubang di hati Waktu berselang, datang dia. beringsut menjadi mereka. Menambal lubang itu, bahkan lebih dalam dan lebar. Memang DIA selalu menggantikan yang terbaik untuk hambanya yang tak kenal menyerah dan putus asa. Hilang sorang sahabatku, namun aku mendapatkan mereka.. Saudara-saudariku seiman. Sesal?? Tiada arti dibandingkan kucuran rahmat-Nya selalu melindungi hambanya yg hina dina ini. Jagalah selalu hati, kesucian dan iman kita ya saudara/i-ku

30 August, 2009

Bersyukur

Sebagai office boy, bujangan pula, gaji Rp 90.000/bulan sangatlah tidak cukup bagiku.
Apalagi untuk kuliah.
Suatu hari, sepulang bekerja aku nongkrong dlu bersama temanku seorang pedagang rokok. Lagi asik ngobrol, tiba-tiba ada sebuah mobil yg ingin parkir. Sontak temanku bangun dan langsung memarkirkan mobil tsb. Lalu ia kembali dgn wajah ceria dan berkata, "ALhamdulillah,,dapat Rp 500".
Sepele memang, namun gambaran wajahnya terbayang-bayang di sepanjang perjalanan pulang. Aku terhenyak memikirkan betapa ia bahagia mendapatkan Rp 500 upah parkir tadi. Padahal itu tak mencukupi kebutuhannya, terutama keluarganya ( tmnku itu sdah beristri dan memiliki anak 1).

Sesampainya di rumah, aku mendapatkan jawaban dan yakin bahwa kebahagiaan itu tidak terletak pada besarnya sesuatu yg kita dapat, namun terletak pada besarnya RASA SYUKUR kita terhadap apa yg kita dapatkan.

-La insyakartum, La a'dzidannakum (apabila kamu bersyukur, niscaya akan Ku tambah nikmat-Ku)-

**from ceramah mamah dede dan A'a, kisah nyata from om Diki chandra**

28 August, 2009

Samudera Kesabaran


Tak dapat dihindari, bibir ini terus mengeluh
Tangis dan tawa menjadi saksi
Letih tubuh dan penat jiwa makin menggila

Namun,,,semua itu luruh,
ketika kusaksikan wajah teman-temanku,,,
dan kuingat lagi perjuangan Rasulullah SAW,
tak mudah kawan,,,

Begitulah resiko menebarkan kebajikan,,
kerja sosial...

Dibandingkan apa yg kita alami, mungkin hanya secuil penderitaan beliau yg kita rasakan.

Inilah Lautan Kebajikan,,menuntut kita untuk memperluas kesabaran
Mampukah kita menata samudera kesabaran kita teman??


"Ya Rabb,, kulihat letih di wajah saudara dan saudariku.
Sapulah dengan air syurga yg menyejukkan,
Ya Rabb,, kulihat memudar senyuman di wajahnya
Maka Perlihatkan padanya kisah kasih penduduk syurga yg membahagiakan."


**Special note for and inspired by
PANITIA MPA KTP 'SMART' 2009**


-280809, meta @ DS 212-

26 August, 2009

CENGCORANG


Hijau
Hijau
Lompat
Lompat

Jatuh
Bangun cepat
Melompat lebih tinggi
Terukur

Sekitarmu Hijau
Menenangkan,
Menyejukkan
Damai

Kau juga Hijau
Seelemen dengan lingkunganmu

Hei,,Terima kasih!!
Kudapatkan sebuah pelajaran lagi.
Buah pengamatanku terhadap dirimu.

Terima kasih makhluk hijau,,
CENGCORANG ;)

25 August, 2009

Ini salah??

Dulu aku tak begitu paham dgn istilah2 ikhwan, akhwat, ukhti, akhi dsb. Namun seiring bertambahnya ilmu dari buku2 yg kubaca dan diskusi dgn teman2 yg lebih mengerti aku pun mulai mengagumi pria yang di sebut "ikhwan"
ikhwan (dalam bahasa arab berarti lelaki..tetapi di lingkungan indonesia ikhwan adalah lelaki yang insyaAllah shaleh yang menjaga pandangan mata dan kesuciannya dgn baik)
Ternyata ini yang sejatinya HARUS aku jadikan penyempurna agamaku nanti..

Bukan hal yang di sengaja..sungguh..ini alamiah terjadi pada diriku..
Jantung ini seolah ingin meledak di dalam saat melihat dia..
one in a million..
Knapa hanya dia yang bisa menggetarkan organ tubuh yang memiliki otot tidak sadar ini..
Kenapa ikhwan yang lain tidak bisa seperti itu..
dia tidak bersalah..aku yang salah..
aku mengaguminya..sungguh dengan sangat ya Allah..
Maafkan aku terkadang aku lupa motivasiku yang seharusnya hanya untuk Engkau YaAllah dalam menjalankan amanahku..tetapi dia turut memotivasiku walau hanya dengan kehadirannya dan tidak berbuat apa-apa terhadapku..
aku senang..aku menangis..

Saat qiyamullail/sehabis salat isya , aku sering sulit memejamkan mata sedikitpun..
apakah aku salah ya Allah..
ternyata aku jatuh cinta..
aku tidak bisa berhenti memikirkannya..tetapi itu tidak mengganggu ibadahku kepadaMu ya Allah..
malah aku menjadi sangat mencintaiMu
Engkau yang menciptakannya, engkau merawatnya, Engkau yang Menjaganya..

aku tidak menyangka tidak ada lagi ciptaaan Engkau yang lebih indah daripada dirinya..berlebihan tapi aku memang mengakuinya..dia menjadi teman dalam istiqomahku..sekali lagi..walau dia tidak pernah melakukan apa-apa kepadaku..dan hanya ada di fikiranku..
engkau membuat aku jatuh cinta kepada yang seharusnya..Pria dewasa yg baik dan bertanggungjawab ..
tapi....
apakah aku salah ya Allah..
lebih baik mematikan hati ini membuang segala rasa..daripada hati ini tidak Engkau Ridhoi.....Allahua'lam....
.

ASTAGFIRULLAHH.

MAMA

Dia adalah Surga sebelum Surga..
Cahaya sebelum Cahaya..

Dialah madrasah pertamaku,,
Perpustakaan hidupku,,

Dia tak bertitel sarjana dan semacamnya,
Namun ilmu yg dia miliki selalu diajarkannya padaku,, dan ituu sangaaattt luas.

Dia selalu merasa aku pantas bahagia,
dan selalu berusaha berbagai cara untuk membuatku bahagia selama tidak bertentangan dengan syariat-NYA.

Dan apa yg sering kulakukan??
Aku hanya terus menyakitinyaa,,dengan segala khilafku padanya.
Tak jarang aku mengeluh atas permohonan tolongnya.

PANTASKAH aku menjadi anaknya??

Andaikan segala amal kebajikanku disandingkan dengan pengorbananya selama membesarkanku belum tentuu akan seimbang.
Tak mungkin aku sanggup membalasnya.

Ya rabb,, seandainya semua pahala kebajikanku mampu membuatnya bahagia,, aku rela memberikannya padanya.
Biarlah segala khilafnya kau berikan padaku,,
karena memang ia layak untuk berada di sisi-Mu.

Segala kebajikan yg kuperbuat selalu berasal dari ajarannya.
Sedangkan keburukan2ku adalah kebodohanku sendiri ya rabb.. jangan salahkan ia di hari hisab nanti.
Salahkan aku!

-Rabbigfirlii waliwalidayyaa warhamhumaa kamaa rabayaani shagiiraa. AAmiinn-

Thx God i've found you!!

Dulu, bahkan sampai saat ini, ketika orang tahu asal SMK ku, dari Telkom, banyak yg menanyakan dan menyayangkan knapa tha ga lanjutin ke STTT(skrg ganti nama jdi ITT), malah masuk UNJ dan jurusannya aneh pula (itu mnurut mreka, pdahal mnurut tha si, msk mna aja sama aja, nuntut ilmu toh!).
Kemaren2 si tha BT & jwab males2an, ngutarain alesannya, yg mnurut tha sepele, Cuma karena ga diijinin mama. Tapi tha tersadar, kalo sbenernya itu alasan yg ga relevan banget!! Walaupun awalnya memang itu alasannya, tapi ternyata ada beribu alasan yg lebih baaiikk.
Mau tahu??
1. Di UNJ, tha belajar SABAR. Dari birokrasi, administrasi, sampai ke kuliah dan tmen-tmen lainnya, menuntut tha untuk “agak” SABAR.
2. Lingkup pergaulan yg kekeluargaan, bahkan membentuk sebuah ukuwah yg menjadikan diri tha ‘bermetamorfosis’.
Cukup 2 aja intiny. Hehehe,,,(dua getoo looh :P )

Dan yg paaliiing penting, sekurang-kurangnya UNJ, ia memiliki manusia-manusia yg luar biasa! Tha bersyukur banget dipertemukan dengan mereka semua.

Makasi banget ya buat,,
1. Ka rio, ka nurul dan ka nisa,, yang jadi mentor tha,mau berbagi ilmu, dan bersedia menanggapi ocehan2 ngeyel tha.
2. Duckies tersayang, yg ngajarin tha tentang “ukuwah dan uhibbuki fillah”. Maya yg bersedia menjadi “ibu” nya anak2 duckies. iMase, anak pertama yg rajin gantiin peran madam yg sring ga ada krena ksbukannye ngelayanin umat. Fury, anak ketiga yg mau dan setia nemenin tha kmana2. SIAGA (Siap antar jaga) deh,, hihihi. Ayu, si bontot yg sring ngajak aneh2, satu2 nya org yg “seperut” sama tha. Haha
3. Teman2 2007, dengan berbagai karakteristiknya, yg slalu“asik untuk diamati” dan mngajarkan berbagai hal sama tha.
4. Kaka2 klas angkatan 2004,2005,dan 2006, yg ngajarin ke”SOLID”an di TP, dan bner2 kerasa banget, dah kaya keluarga.
5. and so many more,,

Maafin tha ya, kalo ada perbuatan, perkataan atau khilaf apapun yg kurang berkenan, disebabkan ketidaksengajaan ataupun kepura-puraan tidak sengaja.

Tha percaya dan yakin banget ga ada yg namanya KEBETULAN, dan tha cari di KBBI mang ga ada. Heheh… segalanya udah diatur oleh-Nya dan itu ada hubungan sebab-akibatnya.

-Thanks ya Allah I’ve found they. Yg dah bikin hidup hambamu ini lebih berwarna dan ada TASTE nya! Heheheh-

21 August, 2009

My feelings

WHAT WILL YOU DO,IF YOUR BEST ISN'T GOOD ENOUGH??

Aku sering sekali terhenyak waktu tersadar bahwa sebegitu banyaknya apa-apa yang sekuat tenaga kita lakukan ternyata tidak cukup bagus untuk dibilang luar biasa.
Kita berjuang mati-matian menggapai sesuatu, ternyata tidak tergapai.
Mati-matian juga kita mencegah sesuatu nyatanya tidak tercegah.

our best, sometimes isn't good enough.

Seperti konser musik, mati-matian kita memainkan sebuah simfoni, nyatanya orang tidak bertepuk tangan.

Kita sudah tegar memang, meski sedih itu mengalir sendiri bak peluh, tapi kita sudah tegar memang, kita sudah bertahan memang.

**************

Dulu sekali, pernah suatu ketika kita diajarkan dengan tenang, bahwa semakin ikhlas kita punya niat semakin enak kita berbuat, semakin benar kita berencana semakin mungkin kerja kita terlaksana sempurna. Semakin pasrah kita, semakin bisa kita menerima ending episode macam apa juga.

Lalu mulai kapan kita tiba-tiba lupa?
seketika ingat maka buru-buru kita harus berdoa, aminkan ini hai teman!
“Tuhan…..bimbing kami pelan-pelan”.

biar khidmat kita bernyanyi, orang tak tepuk tangan, tak mengapa!
biar kuat kita mendaki, puncak belum juga sampai, tak apa!
biar dalam kita menyelam, dasar belum juga nampak, tak apa!

peluh hari-hari kita adalah untuk berbuat yang paling baik yang kita bisa, untuk jadi lebih baik tiap masanya.

meski “terbaik” kita tak cukup luar biasa, tak apa!!!!










"Seperti kepompong,kita tidak tahu bahwa suatu nanti kita akan menjadi kupu-kupu, yang kita tahu hanyalah bahwa kita sendiri, dalam gelap, dan semuanya menakutkan"

Cinta memberi

bila cinta tumbuh karena dorongan syahwat, ia adalah cinta terendah yang juga dimiliki binatang yang tertarik pada lawan jenisnya..
bila cinta memunculkan rasa ingin mendapatkan sesuatu, maka ia adalah cinta egois yang mementingkan diri sendiri..
bila cinta yang ingin mendapat sesuatu, maka ia adalah cinta yang pamrih dan bermotif keuntungan..
tetapi,,
cinta tertinggi adalah memberi dengan segala bentuk pengorbanannya.

cinta seperti inilah yang dimiliki seorang ibu pada bayi dan anaknya..
cinta ini memberi tidak memikirkan syahwat dan tidak mengharapkan balasan..
cinta tertinggi ini adalah cinta untuk memberi dan memberi,,
bukankah cinta tertinggi adalah cinta iLLahi, yang mencintai makhluk ciptaan-Nya dengan terus memberi dan memberi. bahkan ketika banyak hamba ingkar dan melanggar, ALLah tetap memberi dan memberi. Memberikan rezki dan anugerah-Nya sambil tetap membuka pintu tobat-Nya.

_________________________q
uoted from Bidadari paderi...__________________________________

aku si bunga matahari

aku si bunga matahari,
hanya dapat menatapnya dari kejauhan
tersipu-sipu menanti kehadirannya,
dan saat ia tiba, aku pun mekar dengan indahnya
berusaha mencapainya,,
walau aku tahu itu tidak mungkin,,
butuh waktu lebih dari ratusan tahun cahaya,,

bila saatnya tiba kau berganti tugas dengan sang bulan,,
aku selalu merasa sedih dan berharap esok kau akan datang kembali,
tertunduk dalam pengharapan,,

doaku padaNya,,"Tuhan, jagalah ia selalu untukku, jaga agar ia tetap bersinar menerangiku, walau ia tidak akan pernah menyadari keberadaanku."

Terima kasih ya Tuhan, kau telah menciptakan ia -sang matahariku-
yang selalu bersinar menerang bumi ini,
dan selalu memberiku sebuah harapan indah di hari ESOK, untuk melihat dirinya kembali..


-Itulah aku,,si bunga matahari-




"070409"

Sahabat

masalah kan datang silih berganti,
tak tahu kapan datangnya..
Di saat sedih dan bosan
kesendirianlah sahabat yang setia..
merenung dan merenung,,
mencoba menatap masa lalu
kemudian kembali ke masa kini
memikirkan apa yang akan dilakukan di masa mendatang
Di saat penantian,
barulah kita sadar
akan keberadaan sahabat sejatii
yang selalu ada di saat suka dan duka..

hati cuma satu

Di dalam diri kita terdapat 2 buah ginjal, 2 buah paru-paru, jantung dan HATI.
Jantung terdiri atas 2 bilik dan 2 serambi,
namun HATI tidak.

karena HATI CUMA SATU..
Itu berarti qta hanya dapat mencintai 1 orang saja.
Qta boleh suka dengan siapapun, tapi pada akhirnya hanya 1 oranglah yang akan mendapatkan HATI qta, yaitu orang yang qta sadari ,,bahwa kita benar-benar MENCINTAINYA,,

Tak brmakna

Sulit diTerima,bila keaDaANku hanyalah seumpama anak burunG yG masiH bLajaR terBang,
seDangKAn aLam mENerPany bGtU dahSyat,
mENCiciT aku,,tak didENGar..
BerTeriak,,aku tak bisa,itU bukan diriQ!!
keluarGA yG berWataK keras..
Dan aku hanya seekor burunG yG masiH bELAJAr terBang,,
tak tahu sepERTi apa terBang sesunGguhny..

Diam.. Mungkin iTu bAIK bAgIKU,
tak biSa aKu mENGikuTi pMikran meReka yG dEWasa iTu,atau lebiH tepatny TUA!
Karena SALAH yg Q rasa,tak seSuai dGn ajaran dan teorI yG dkEMukaKan..

SunGguH sULIT ya aLLah..
EnTah bGaimaNa Q mENyikapIny..

HaruSkaH Q mENANgIs smbIL berNyANyi!??

3 ta..

BaGi pRia iTu adALah harta,tahta dan wanItA
seDangKan bAgIku iTu adaLah harta,tahta dan cINTa
harTa dan tahTa dpT mMbuATmu lupa akan poSiSi sebAgAI pnERima amaNah,namUN loGikAmu masiH bsa mNunTunNy,jika haTimu terBuka

cintA,,mMbuaTmu lupa akan kbRadaAN drimu,krn sLaLu inGin mbUat dy yG kaU cintA jadi bAhAgIa,teruTama biLa kbAhAgIaAn iTu brASaL darimu,
sPerTi iTuLah yG kurasa dGn 1 ..ta ini,taKkan haBiS qta bCara cinTa,krn ia taK terDeFiniSikan,jamaK dan dinaMiS
bhkaN seoRang aLBert einStein pun taK dpT mBUat rumusNy!

1..Ta ini dpt mbUat pkiranKu mEmbuMbunG tinGgI,namUn jasadKu memBumi dsini..
SperTi tornAdo,naik tUrun,cmpuR adUK peraSaAnku diolahny
bIAS,kmbALi k ruTinITas,,
iniLah benaKku,tentANG sbuaH perASaAN..
Yg tak pernah dpt kUmaknai apa arti pErAsaAn ini..


CoNclusIoN :
terNyaTa seoRang mETa bsa puItis,tp hanya jika hatiNy d tITik punCak atAU lembAH
laBIL..Tak sepERti yG terLiHat pda cHasingNy..

-terasing-

Pernahkah kaU mrAsa haTimu kosOng,hampa?

JawaBku,,IYA..
SaAt ku mraSa aman & nyaman dLm sbh zOna,nMun mreKa yG trIkat dGn zOna tsb mraSa trGangGu dGn khADranku..
SaAt ku mNcoBa mNuLarkn smanGat & snyumku,namUN mreka mrAsa aku trLaLu soK tahu dan ikuT cMpUR,
kberadaANku tak brmakna,bGai sbuah krikiL d jaLanan.,karena aKu bKn kmuNITas,
hanya diam pelipur laraku,
tUHan,bgaimana?
Aku makHluk soSiAL,tak bSa hdp sndri,tp apa daya sIstem soSiALku mNoLak
taK bsaKah aKu mNjd pendukUNG yG tak hRs trIkaT dGn siStem?
AtaUKah inI resIKo yG hRs kuTanGgung krn kbEBasanKu?
mNjadi sbuah paRadoKS,sePi d antara kramaian!!
TerAsING..

LeLah,taK tahu hRus brkaTA apa laGi,
sunGguh BIAS!

segenggam gumam

Q iri padamU,krn kAu bBakaT mNuLis
Q iri padamU,krn kAu bpikir aNaLis
Q iri padamU,krn kAu bTindak loGiS
tp kaliyan bLg,iri pdaQ krN Q opTimiS
tak taHukaH kaliyan beTApa tKadaNG Q sanGat pESimIs?
KaliyaN bLanG hdUpQ sGt bHagIa,taK ad maSALah,krN Q sLaLu cERia,,teRTawa..
apaKah bHaGia dpT diuKur dGn tawa saja??

TrkadAnG dniaQ pun dLiPuTi kpaLSUan..
pErjaLanan hduPku mGkn sdah trTuLiS,dan Q tempuHi dGn ksAbAran krn Q sadar kbESaranMU TUHAN..
DosaKah bILa snGAJA aku hIduP tanPa mEMiLiH??
SdanGkan pada 1 siSi aKu sLaLu berAndai bAhWA inI semua miMpI dan Q sLAlu brHarap..
Dan taK pRnah iNgIN terbAnGun..

Senyuman

BeDa..
Tak ad sdkitPun irisan antara duniaku dan dy, tak seperTi diaGram vENn,hImpunAN semESta yG diUkir pakar matematik!
SatU haL saJa,dpt mNgubAH sGalany..
Senyuman..
BgITu dahSyaT dampaK yG dtImbuLkanNy, dgn 2 tarikan yG mMbenTuk garis lenGkung d wjahny iTu aku brubAh..
ParadiGmaKu tNtANg dunia yG Q tinGgaLi beraLiH,terkoNTaminASi..
Jgn sampai senyuman iTu dsaLahGunakan..JaNGAN!!
SebAb,,SENYUMANMU menGaliHkan DUNIAKU . .

Siapa Gerangan?

SuduT hatiku merInduKan keDatanganNy, entah siapa dia,,
bagaimANa rupanya,aku pun tak tahu.. Tapi aku hanya merasa ia pasti akan datanG mNjempuT hatiku yang sLaLu mENantinya,,
apa yg seDang dLakuKanNy? MudahKah rintANgan yg ia lewati unTuk mENemukanKu?
Tenang saja -sang matahari- ku,aku akan seLaLu mENanti kdatanganMu layakny si bunGa matahari,, hIngGa tibA saAtny qta berSaMa..

MaybE i'm faLLIng in LuV,coz u sTOle mY heART,oNE that i've bEen loOKinG foR sO loNG..

Someday

Pelajaran yG tha dpt gag hanya dr bku pLajaRan aja..
JustRu dri hobi tha yG suka bAcA or mNgamati haL2 yg dbLang gag jLas,tgkah laku orang.. Dari sanaLah tha byk bLAjar,, i SWEAR!! ProOf iT dEH, =)

ada kaLimaT yG 'nGena' bAnget bAgI tha..

"KENAPA?"
terLaLu bnyak 'kenapa' daLam hdup ini, tapI yah meMang iTu yG bkn qta hIdup, asaL taU kapan beRhENTi.
Qta hrus taU kapaN qta hAruS bErHenti nanya 'kENapa' dan bILang sama diRi qta snDIri... SOMEDAY We'll KNOW.
KarenA gag muNGkin aja pRjaLanan inI dkaSi Tuhan cuma buaT gTu doank, there musT bE soMethIng thaT we'll kNow in timE . .
SoMeDay we'll knOw WHY..
Dan qta hArus saBar biaR 'SOMEDAY' itU jd nyata,,

khususny untUK pertanyaAN "if i'm nOT madE for yoU then whY doES my heart tELL mE that i am?"
termasuK tha saAT ne,,haruS saBar hnGga tibA "SoMeDay I knOW why.."

keEP sPiRiT tha!
Thx mbAK krISty nELwan,tha agAK mENgUtIp kata2ny ne..
Duduwh fEel so mELLow, like nOT mE!!
HuHu..(^~^)

Aku yakin!!

Ada rasa gentar mENGhadapi hari esok. Tapi juga ada sUatU rasa inGIn tahu yG tingGi. Seperti apa pmNdgan d bALik tirai itU. Adakah sJuTa impian itU brtUmpuk dsana lakSana tmbunan eMas yG brCahaya? Ataukah hanya akan ad peta sLanjuTny uTk mNjd ptNJuk kmN mMpi iTu harus Q cAri? Smua sPerti miSTeri. MncobA mncoCokKn kodE dmI kodE uTk dpChkn tpi sLalu brtmu kmbALi dGn tanda tanya Besar.

Keyakinan kadang terGoyahkan krn ktakuTan mitos pRibAdi yG mNgatakan bhwa oPtimiS yG trLalu tinGgi biAsany akan mNdptkn jauh drI haL yG dhRapkan, dan kJadian slanjuTny adL brtman dGN keCEWA. Tpi pESimiS adl jG sbuah skap yg sALah uTK pnGEJar miMpi. Lalu bGaimanAKah forMULa yG tepatNya??

Smakin harI smakin byK hAL yG mbuaT pkranKu trbUKa dan mBuatku trPaCu uTk dEwasa dLm mNgatasi sGaLa haL. MunGkin bLm sMpurna,tpi pRoses mNuju sbuaH pndwasaAN diRi, mLiHat bHwa iNiLah sbuah duniA nYATA!!

Doakan aku yG dri hari k hari trus mRaCik forMULa uTk ksUksesanKu,, uNtUK sbuah miMpi yG bgTu bsAR, lulus kuLiah, berPartiSipasi poSitiF bGi linGkunGan, mMbina kLuarga dan genERasi hanDal tak hanya dunIAwi tp jG mNgGApai ridHA-MU y raBB..

Aku yaKIN!
Aku yaKIN!!
Aku pasti bisa mENcAPAI impian iTu, letaKKan 5cm d atas kpaLaKu dan kan Q raiH matahariKu,,!!

Muhasabah..

Bergerak..
Tanda bAhwa sesuATu itU hIdup,
dLm kehIdupan tentU ada perGerakan.
SepeRti apa esensI perGerakan iTu?
SeLaLu paHiTkah?
AdakaH munGkin seekor,sebuah atau seorang makhLuk berGerak begITu saja? LebiH tepatnya bergerak ruTin melintasi orbitnya?
SudahKah aku berGerak?
AdakaH orbiT perGerakanKu?
Dmana?
MerugIkah aku krena kcepatanKu yG koNstan? Atau lebiH parahnya mELAMBAT??

Ah,knapa sLaLu bertanya!?
MuhasaBah sepeRti ini?LayakKah?
Apa tak sepERti menunTuT!?

mengapa . . MeNgaPa . . MENGAPA . .

Kecewanya aku!!

BiLa maTa teLah dbuTakan
biLa teLinga ditULikan
biLa hati telah dbekukan
bukankah itU lebiH menYakitkan dbAndingKan orang yG buTa,tULi dan bisu?
Yg mereka angGap terPuTus kesempatan menGenaL dunia ini..

BiLa ia mEmiLiH seperti itU, dmAna aku mNdpatkan ceLah memperingatKanNy ya raBB?
SeDang mengIndahkan adanya diriku pun tidak!

MenGapa ia memiLiH itU?
TenGgelam dalam lembAh kpuTusasaAn, pdahaL itU hanya sdkit kKuranganNy saja, tapi mengApa ia berFokuS tengGELam dLm yg SEDIKIT itU, sdangkan BANYAK kelebiHan yg ia punya dbiarkan bgItU saja!?

Pernahkah kau dEngar kawan,
bAhwa 20 thn dari skarang, kita akan lebiH menYesaL atas hal-hal yg TIDAK pernah kita lakuKan, bkan atas haL-haL yg PERNAH kita lakuKan, meski itU sbuah KESALAHAN . .

SunGguh tak tahan diriku mLiHatny, smentara aku tLah bruSaha memperingatkanNy hnGga diri ini lelah,
skarang apa yg hrz kulakukan?
MungKinkah saAtny Q diam tanpa kata saja? MenungGu tangan-Mu turuT mencAmpuri urusan ini?

BuktikanLah janji-Mu tUhan, tUnjukKan pd dya bhwa seberat/sesukar apapun sbuah kesulitan pasti akan ada kemudahan setelahnya, karena aku yakin, yg terjadi saAt ini bkanlah orbit perGerakanNy, ia hanya seDikit kLuar orbit, terSesAT..

Surat pertamaku untukmu Bapak

Bapakku tercinta,
entah mNgapa inGiN kuTuLiS sbuah surat untUKmu, pertama kalinya dLm hdupku.
BnyaK skaLi yG ingIn kuUTarakan padamu, lewat rangKAian kataku ini.
SungGUH aku rindu padamu bApak, sdang apa dirimu dsana? Tha sLaLu mNgIrim doa untUKmu,mOGa aLLah mengAMpuni dan mEnyayangImu bApak.
Tahun ini usia tha beranjak 20thn pak(insya aLLah), usia yg diangGap dwasa, sudah dpt mNentUKan piLiHan hdup dan mNangGung resiko pILiHanNy sndiri.
Namun,sudahkah aku menjadi kbAngGaAnMU? Sudahkah aku mlaksanakan mimpi dan harapanmu?
Tak tauLah pak, tha hanya brusaha mlakukan yg terbAIK, sebATAS ku mampu. Mudah-mudahan kau liHat upayaku menGubAH diri ini, bermetamOrFosis menjadi kupu2 yg cANTik.
MenyesalKah kau mMiliki anak sPertiKu? Tak sempat aku menanyakan haL ini padamu.

BapakKu tercinta,
tak pandai aku meramu kata2, tapi sungGUH aku ingIN berkata lembuT sepERti ini padamu andai kau masiH ada.
Oiya pak, tadi tha nNtoN fiLM ketika cinta bertasbiH, d film itu buku2 plajaranNy dtULis dlm araB gundul, jdi ngIngetin tha ma bApak. Dulu bapak kn pRnah crita kLo surat cinta bApak sma mama pake huruf araB gunduL, biar ga ad yg bsa bAcA pesanNy. Trus bApak smpet ngajarin tha hruf araB gunduL bwt bekaL sRat cnta kya bApak sma mama, tp krna gada yg ngajarin gy tha jd lupa He he .
Kalian brdua memang pasangan teladan bAgI tha. BapakKu yg pndiam tp berwawasan luas, berhati lembuT, syang bgt ma anak. Mamaku yg berhati bAJa, brPendirian kuaT, snantiasa bLajar dan mengajarkan arti kehIdupan dan hubungan kita dgn sang pencipta,aLLAH SWT.
SungGUH tha pengeEeEN bgt seperti kalian, lahIr,hIdup, menikah dan meninGgal hanya untUK 1 kali. Dan mengarungI hdup dgn bAik,cAra2 yg dpt dkatakan sgT idEALis.

Pak, sekian dlu surat dri tha.
Salam dri mama yg sLaLu mencintaimu dan mendoakanMu dlm salat dan tahajuDny,

ananda bungSUmu,
mETa

Bumi Manusia

Hitam, pekat maLam
sepEKat itUkah masALah yg ada d dunIa ini?
Mengapa tak ada kdamaian aBadi d bumi ini? Segalanya terusIK oleh ilmu..Ilmu pengetahUAN,
menGapa KAU menciptakan surGA dan nERaka?
MenGapa..MengaPA..Dan MENGAPA??

Ah ya..Mudah saJA bAgI diriku unTuk menjAWaB pRtanyaAn itU,
semuanya taK lain adaLah pERsembAhan Tuhan pda manUSia, sehIngGA ia mencIpTAKAN dunia ini.. SebuTLah BUMI MANUSIA, penuh dgn koNFlik, intrik, solusi, mOdERN dan sdERet kata2 yg menyaraTKan kehIdupan d atasnya.
SebAb jIKA DIA mengIngInkan pERsembAhan uNTuk diri-Nya sendiri, mungKin yg tercipta adL BUMI DAMAI, sebAb tidak ad pekerjaAn lain bAgI manusia kCuaLI menyembAh-Nya.
SepeRTi yG termaktUB dLM firman-Nya, "dan tidakLah kuciPtakan jin & manusia, kCuALi untUK menYEMbAh-KU".

Semuanya adLah budaya, melintas dLM orbiT pERUbAHAN..
Dan aku perCaya, TUHAN seNantiaSA saBar dGN peRubAHAN diriku waLau lambAT..

KareNA TUHAN MAHA TAHU, tapi DIA MENUNGGU.

cermin diri

Kita diciptakan berbAngSa-bAngsa untUK salinG mENgenaL.

Sudahkah kita saling mengenaL?
TeruTama bAgI para saudara/i muslim dan mukminKu.
Tahukah kalian bAhwa mukmin itU merupakan CERMIN bAgI mukmin lainNy.
Tahukah kalian apa yG dmaksud CERMIN?
Ialah apaBila ada yG tidak beres/kurang sempurna pada reFLeksi bAyangan dirinya, maka yg dpErbAiki adaLah subjeknya, bukan reFleksi bAyangan pada cermin tsb.

Itulah yg menjadikan dasar diriku untUK mengENaL kalian dan jG mengenaL diriku.
Karena segaLa haL yg kalian lakuKan terhadapku merupakan cerminan akhlakKu, jika kaLian meningGikan drajatku artinya aku pun seorang yg suka meniNgGikan drajat org lain.
Dan jika kalian menceLa/mengHinakanku, dpt dkata aku adalah org yg suka menceLa/mengHinakan org lain.

TentU saja akHLakuL karimah kaLian yg mengHargaI diRiku ini yG aku dambAKAn, namun masIh bnyak haL yg harus kupeLajari,
aku memanG beLUm bisa seperti itU, tapi ALLAH senantiasa menungGu, bAhkan tak pernah jemu..
UntUK menANti perubAhanku

05 August, 2009

siapa GO-RO?

sedang mengingat-ingat hal yg ada di kelebatan pikiran,,
akhirnya nemuin sebuah topik yg bkin tha penasaran.

hmm,,taun lalu, di sebuah infotainment ada yg mengeluarkan state gini,,
" pemimpin yg berpengaruh di INDONESIA cuma NOTONOGORO,. gini loh maksudnya, mereka yg punya karisma besar dan banyak merubah sejarah INDONESIA ada urutannya berdasarkan NOTONOGORO. Dimulai dari soekarNO, lalu soeharTO, dan skarang susilo bambang yudhoyoNO."

hmm,,,itu berarti baru NOTONO doank yak?
trus GO-RO nya mana??
hihi,,ada2 aja deh,, pertanyaan terbesar tha, tyus kalo NOTONOGOROnya dah komplit INDONESIA komplit juga gitu?
atau malah berakhir??

nauzubillahiminzalik.

Aku satu sisi

Aku..
Tak lain adaLah seoRang PENGECUT!
Seringkali meLepas perGi kesempaTan,
tidaK menGerjaKan seSuatU yG sbenarnya aku sangGup,
aku mampu menGembAN dan mLaksanakanNya
membiarkan seGaLa idE2 cemERLangKu mengUAp
atau kembALi menjadi sbuah mimpi,
ya..Mimpi yG tragIs!
Tak pernah diniatkan unTuk direaLisasikan.
Dan biLa orang lain berHasiL mewujudkan sSuatU yG serupa mimpiku itU,
dGn rasa engGan dan geLiSah, bibir inI berkata,
"aku jG dlu pnya gagasan kaya gITu, cuma aja aku ga sempet ngErealiSasiInNy, aku ga pnya waktU dan suLit sepERtInya untUK ku wujudkan."
Aah..SudAh bermetamOrFOsaKah diriku ini?

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik