Pages

20 May, 2017

[Review buku] Matahari

Judul: Matahari
Penulis: Tere Liye
Penerbit: Gramedia
Dimensi: 400 hlm, 20 cm, cetakan kelima Agustus 2016
ISBN: 978 602 03 3211 6

Buku ketiga dari serial "BUMI" ini membuat saya teringat novel serial terjemahan The tunnels. Saat menceritakan Klan Bintang yang hidup di pusat bumi. Oh ya, di buku sebelumnya kita hanya tahu ada 3 klan: bumi, bulan, dan matahari. Tapi ternyata, Ali menemukan rahasia lain tentang klan keempat, yakni klan bintang yang diyakini telah musnah.

Tidak hanya itu saja, dengan kejeniusannya Ali berhasil membuat pesawat yang memiliki teknologi klan bulan dan klan matahari: bisa menghilang dan mengeluarkan petir. Dengan pesawat itu pula Ali berhasil menemukan lorong kuno yang menuju peradaban klan bintang ke pusat perut bumi.

Bertiga (Raib, Seli, dan Ali) melakukan petualangan dan menemukan fakta yang akan mempengaruhi nasib dunia dan antar klan 6 bulan ke depan. Selama perjalanan ada banyak kejutan menarik dan bertambahnya kekuatan mereka. Apakah fakta tersebut? Mampukah mereka mengatasi semua masalah?

Seriously, keren! Aku suka banget alur di buku ini. Dinamis, banyak twist dan konflik. Kalau difilmkan pasti keren. Banyak teknologi mutakhir yang dalam bayangan saya adalah campuran film matrix, hunger games, animorphs, dan fantasi lainnya.

Hanya saja, saat pertama sampai di lembah Faar, ada keanehan, janggal dalam logika berpikirku ketika tanpa dijelaskan mereka memahami bahasa yang berbeda, padahal di kelanjutannya mereka baru memahami bahasa klan bintang karena alat penerjemah. Selebihnya, aku tak sabar ingin membaca buku lanjutannya: BINTANG.

Aku apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Sesuatu akan bertahan lebih lama saat diwariskan lewat buku, dituliskan." (H.357)

"Meskipun kamu menertawakanku, tidak percaya, aku tetap melakukannya. Aku tahu persis, aku bisa melakukan banyak hal yang tidak bisa dilakukan orang lain." (H.362)

"Jangan cemaskan sesuatu yang belum terjadi. Kita selalu bisa mengubah jalan cerita dengan ketulusan." (H.389)

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik