Pages

10 May, 2017

Karena wanita ingin dimengerti

KARENA WANITA INGIN DIMENGERTI

Karena wanita ingin dimengerti, bahkan oleh dirinya sendiri.

Jadi wanita itu, sungguh luar biasa. Ada hari-hari di mana wanita bahkan merasa ini bukanlah dirinya. Sains bilang sebab hormon yang tidak stabil, terutama saat haid yang dikenal PMS.

Yang biasanya ceria, tiba-tiba murung. Yang biasa murung, makin melankolia. Tanpa alasan suka menangis tiba-tiba. Yang biasanya kuat, tiba-tiba ingin dimanja. Yang biasanya manja, makin meraja.

Lalu aku terharu... agamaku begitu memahamiku sebagai wanita. Dimakluminya keanehan bulanan itu dengan menyebutnya penyakit. Diberikannya jeda leluasa untuk tidak beribadah sebab kepayahan yang melanda. Baru haid bulanan saja, rasanya seperti meregang nyawa. Sumilangan, darah rendah, pingsan, nafsu makan berkurang, daya tahan menurun, dan beragam keluhan lain. Bayangkan, bagaimana bila melahirkan.

Agamaku begitu memahamiku sebagai wanita. Diterangkannya asal penciptaan kami dari sebuah tulang rusuk yang tidak di atas untuk menjadi sombong, tidak di bawah untuk diinjak, melainkan dekat ke jantung untuk dicinta. Di samping. Mendampingi. Dijelaskannya sifat tulang rusuk yang bengkok dan tak bisa dipaksa patah. Yaa... seringkali kami ingkar dan lupa syukur atas kebaikan yang telah diberikan, hingga harus diingatkan. Namun bila kasar dan terlalu saklek, kami mudah patah dengan kata-kata.

Masyaa Allah... karena wanita ingin dimengerti. Islam begitu mengerti wanita. Maka, dalam Islam, bernafaskan Islam, memilih penggenap dan pemimpin yang memahami Islam menjadi kebutuhan, bukan lagi keinginan.

Jadi... pahamkah kau mengapa aku masih berpegang teguh pada agama ini?

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik