Pages

12 June, 2016

#Day6 Kekhawatiran dan Doa

#Day6 Kekhawatiran dan Doa

Kekhawatiran itu manusiawi. Seperti Rasulullah di Hari Badar. Saat beliau melihat betapa banyaknya musuh dan rapuhnya kaum muslim yang gentar melihat musuh 3 kali lipat lebih banyak dari mereka. Hingga meluncurlah doa dari bibir yang mulia itu:

"Ya Allah, jika golongan ini Engkau biarkan binasa, Engkau tak akan disembah lagi di muka bumi. Ya Allah, kecuali jika memang Engkau menghendaki untuk tidak disembah lagi selamanya setelah hari ini."

Khawatir yang disandarkan pada Allah. Ia untai ke langit, bukan rebah ke bumi. Menjelma doa nan didengar dan dikabulkan.

Yaa... seringkali kita terlalu khawatir hingga lupa berdoa dan menyampaikannya pada Sang Penyelesai Masalah yang Maha Kuasa. Meski tanpa kita beritahu, Allah adalah Maha Tahu... namun doa bukanlah untuk memberitahu, melainkan untuk berbincang, merayu dan berpasrah padaNya. Kita berdoa untuk menguatkan keyakinan kita, bahwa apa pun yang kita khawatirkan akan terlewati selama Allah menjadi sandaran kita.

Kadang... kita lupa, sesuatu itu kuat bergantung sandarannya. Mungkin, bila kekhawatiran yang manusiawi itu muncul lagi, kita harus mengingat bahwa sesungguhnya kita adalah orang asing di bumi ini. Surga tempat kita berasal, maka langitkan doa kita agar terlepas belenggu manusiawi di bumi ini. Yaa... pada Allah kita bersandar. Pada Allah kita kembali.

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik