Pages

19 February, 2017

[Mentoring] Tadabbur Q. S. Fussilat [41]: 30

Ahad, 19 Februari 2017
Bu Efi

Sesungguhnya orang-orang yang berkata, "Tuhan kami adalah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat-malaikat akan turun kepada mereka (dengan berkata), "Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kami bersedih hati. Dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu.
Q. S. Fussilat [41]: 30

Ayat yang sangat optimis.
Ayat ini menegaskan kita untuk tidak sedih atas sesuatu yang telah terjadi yang tidak sesuai harapan kita hingga kita kecewa karenanya. Juga tidak takut atas sesuatu yang belum terjadi.

Kita harus tetap optimis selama menjalankan suatu proses, meskipun hasilnya kadang tak sesuai ekspektasi. Sebab selama prosesnya baik dan sesuai syariat, insya allah akan ada banyak hidayah yang dipelajari.

Bagi seorang mukmin, takut dan sedih tidak akan begitu besar, selama punya Allah. Sebab mukmin begitu yakin bahwa Allah melihat prosesnya, tidak hanya hasil.

Terkait PILKADA kali ini, terutama Jakarta, Indonesia perlu berkaca pada Syiria. Saat Bashir Assad berkampanye dengan cara blusukan, persis sebagaimana Presiden Indonesia yang sekarang. Menggaungkan pada kaum marjinal akan kesejahteraan. Namun setelah terpilih, nampaklah aslinya. Syiah merajalela dan kaum muslim pun dibantai.

PILKADA kali ini membuat sebagian kita begitu gemas dan harap cemas. Tapi, ingatlah ayat di atas. Jangan terlalu sedih dan takut. Lebih baik kita lakukan beberapa hal berikut agar Allah mendatangkan kekuatannya:

1. Umat memiliki kemauan yang sangat kuat.
Potensi umat digerakkan untuk kesadaran memilih dan memiliki pemimpin muslim. Aksi 411, 212 untuk #muslimvotemuslim

2. Loyalitas yang tinggi pada dakwah, tanpa ada pengkhianatan
Ini ditilik dari sisi da'i.

3. Pengorbanan yang besar, tidak terhalangi ketamakan dan kebathilan

4. Penghormatan pada prinsip dan keyakinan terhadap manhaj
Jangan pernah ragukan manhaj, insyaa allah manhaj ini benar, syaamil. Bila ada kelemahan atau tambal sulam itu berasal dari oknum, bukan manhajnya.

#catatan sepahaman penulis

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik