Pages

19 February, 2017

Mau berpikir

MAU BERPIKIR

Pernah kulihat seorang ustad begitu syahdu meneguk air mineral di cangkirnya. Setiap tegukan ia sela dengan zikir, "Alhamdulillah" dengan mata yang khusyu'.

Aku heran, mengapa begitu lebay. Itu dulu, jauh sebelum aku memahami bahwa itulah yang dinamakan adab, sebelum ilmu.

Adalah adab yang menunjukkan kita seorang muslim, orang yang tertarbiyah, mengilmui dengan sebenar-benar aplikatif.

Adab ustad itu terhadap makanan, rizkinya, membuatku sedemikian terkesan. Hingga aku membaca sebuah buku yang menjelaskan betapa dari makanan, ada banyak kesyukuran yang bisa kita insyafi.

Bayangkan, sebutir garam, seekor ikan, sepotong terasi, sebatang cabai, sebuah labu, segenggam beras dari segala penjuru. Dari daerah tak bernama, hingga luar negeri, mengalami perjalanan jauh, proses lama, hanya untuk bertemu di piring kita. Masuk melalui mulut dan diproses dalam lambung kita hanya dalam hitungan menit.

Pikirkan, berapa banyak tukang sayur, tukang ikan, ibu warung, supermarket yang harus dipilih oleh kita atau orang yang akan memasak. Berapa besar probabilitasnya hingga kita bertemu ikan, sayur, sambal yang akan kita makan hari ini. Tak luput. Semua tertulis dalam kitabNya di lauh mahfuz bahwa hari ini kita akan makan nasi pakai ikan asin pakai sambal terasi dan lalap labu.

Rasakan, betapa dalam hal yang kita anggap suatu keharusan, remeh temeh, terdapat sebuah keajaiban. Ketidakberaturan yang teratur. Seperti alur sebuah kisah, betapa Allah menuntun semua itu untuk skenario hidup kita.

Maka, saatnya kita buktikan bahwa kita adalah hambaNya yang dimaksud, "Maka terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah, bagi KAUM YANG MAU BERPIKIR."

Ayo, segera... fafirru ilallah (kembali pada Allah, kembali pada Al Quran dan Sunnah). Perhatikan adab ulama kita, ulama terdahulu maupun kini. Ilmui adabnya, semoga kita bisa bersama dengan para orang saleh di dunia dan surga kelak.

Meta morfillah

*Perhatikan, aku mencoba kata kunci STIFIn di tiap paragraf. Tebak apa saja dan untuk MK apa? Hehe

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik