Pages

26 February, 2017

Menatap langit

MENATAP LANGIT

Sedari kecil, saat aku mencari Tuhan otomatis leherku mendongak. Mataku menatap langit. Keyakinan bahwa Tuhan ada di atas langit, dengan keMahaBesarannya memandangiku yang seperti atom ini.

Dalam hati aku berdialog dengan Tuhan. Bahkan kadang lirih kusampaikan doaku. "Tuhan, bantu aku..."

Sampai kini aku dewasa, aku masih saja menatap langit bila aku mencari Tuhan. Meski aku sudah memiliki pemahaman baru, bahwa Tuhan ada di mana-mana. Bahkan kadang Tuhan menjawab doa dan pertanyaanku melalui terjemahan Al Quran yang kubaca, buku yang aku selesaikan, curhat temanku yang galau, pertanyaan polos anak-anak, dan lainnya.

Tuhan tidak jauh. Tuhan tidak berjarak dengan hambaNya. Meski singgasana Tuhan ada di atas langit sana. Langit yang lebih luas dari langit yang kita lihat saat ini. Langit yang tidak pernah menyombongkan dirinya bahwa ia begitu tinggi.

Menatap langit, membantuku menyadari bahwa sungguh aku tiada arti dan begitu kecil di hadapan Pencipta langit tersebut.

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik