Pages

23 November, 2016

[Review buku] Tidak ada New York hari ini

Judul: Tidak ada New York hari ini (puisi film AADC 2)
Penulis: Aan Mansyur
Fotografer: Mo riza
Penerbit: Gramedia
Dimensi: 120 hlm, 20 cm, cetakan I 2016, edisi ebook di ijak
ISBN: 978 602 03 2723 5

"Aku sedang tidak ingin diseduh sedih yang tak mengenal kata sudah ini." (H. 110)

Seduh, sedih, sudah. Lihat, gaya puitis Aan dalam berpuisi yang mengeksplore kemiripan kata dari tulisan, dan bunyi. Sudah terbukti masalah puitis, Aan memang jagonya. Sederhana, tapi dalam, sarat makna.

Buku ini berisi 30 puisi terkait film AADC 2. Puisi ini dibuat seakan-akan karya tokoh pria utama dalam film tersebut, Rangga, yang tinggal di New York, namun belum move on dari mantannya di Jakarta. Pun foto-fotonya diibaratkan hasil jepretan Rangga, dengan gaya street photograpy. Melukiskan betapa kesepian dirinya di negeri orang, sementara hatinya begitu rindu pada Cinta.

Hampir semua puisi di buku ini saya suka. Meski ada beberapa pula yang kurang saya pahami. Membaca buku ini haruslah memahami filmnya. Biar lebih pas interpretasi per katanya. Ada typo sedikit.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Ada saat kau menemukan cinta adalah umbi-umbian di lemari pendingin. Mereka tiba-tiba bertunas meski sudah lama lupa rupa dan aroma tanah." (H. 89)

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik