Pages

27 December, 2016

[Review buku] The mysterious benedict society

Judul: The mysterious benedict society
Penulis: Trenton lee stewart
Penerbit: Matahati
Dimensi:576 hlm, cetakan kelima juni 2010
ISBN: 979 1141 34 7

"Apakah kau seorang anak berbakat yang mencari kesempatan istimewa?"

Iklan di surat kabar tersebut mengundang ratusan anak mengikuti beberapa tes yang misterius dan menguras otak. Namun dari ratusan, hanya empat anak yang lolos. Ialah Reynie, Sticky, Kate, dan Constance. Mereka bekerja sama dalam sebuah misi berbahaya, menyusup ke dalam Institut untuk membongkar konspirasi jahat yang akan mengacaukan dunia. Pemberi misi itu adalah seorang jenius yang mengidap narcolepsi--jika tertawa berlebihan, maka ia akan jatuh tertidur--bernama Mr. Benedict. Dalam menjalankan misi tersebut Mr. Benedict dibantu oleh Miligan (lelaki dengan wajah murung yang kehilangan ingatannya di Institut), Rhonda (wanita penjebak), dan Nomor dua (wanita sekurus pensil yang tak pernah tidur). Apakah misi utama mereka? Akankah mereka berhasil menunaikan misinya? Mengapa harus anak-anak?

Berawal dari keyakinan penulis bahwa anak-anak sering terlihat, namun jarang didengarkan dan selalu diremehkan--pengamatan terhadap kedua putranya--lahirlah novel petualangan remaja ini. Novel ini adalah seri pertama dari tiga seri lengkapnya. Membacanya seperti mengingatkan saya pada rasa saat membaca Petualangan Lima Sekawan. Ada banyak kejutan yang tak terduga, meski beberapa teka-teki bisa saya pecahkan dengan mudah. Sangat asyik dan mudah dicerna, meski masalah yang diangkat menurut saya cukup rumit dimengerti. Tentang penguasaan massa melalui media massa berupa TV dan radio.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Itu adalah kerugian menjadi seorang genius--Hanya karena kau mengerti sesuatu, tidak berarti orang lain juga mengerti." (H.130)

"Jika Anda tak dapat memercayai mereka, jagalah agar mereka berada di dekat Anda." (H.287)

"Satu-satunya cara ketakutan bisa menghilang adalah jika kita menghadapinya." (H.449)

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik