Pages

27 December, 2015

Bersabar

Bila rindu ini masih milikmu
Kuhadirkan sebuah tanya untukmu
Harus berapa lama aku menunggumu?

Lalu seperti kisah romansa umumnya, hanya kamu yang tahu berapa lama lagi aku harus menunggu.

Sungguh, meski aku suka membaca cerita romansa, tapi aku tak suka pasrah pada manusia. Seakan semua takdirku berada pada langkahmu. Itu pun bila kau melangkah. Kalau kau hanya diam memandang? Haruskah kusiakan usia?

Maka aku pun bersabar dengan caraku. Berani memutuskan bahwa kau hanya sekedar masa lalu. Sebab masa depan adalah yang nyata di hadapanku. Sebab aku tak ingin membuka pintu syaithan dengan penantian panjang yang dipenuhi kata "andai". Sebab cinta bagiku bukanlah sekadar kata sifat, ia adalah kata kerja. Seberapa keras kerja kita mengusahakan kita.

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik