Pages

02 October, 2016

[Kajian] Menjalin cinta bersama Sang Maha Pecinta

Menjalin cinta bersama Sang Maha Pecinta

Ustad Anshari Taslim
Masjid Al Falah, Bendungan Hilir

Perbedaan hidayah dan taufiq.
Ilustrasi: kamu mau ke masjid al falah, dikasih tahu alamatnya, maka itu hidayah (petunjuk).
Sedangkan taufiq adalah petunjuk hingga sampai ke jalan yang benar, kamu diantar sampai pintu masuk masjid al falah.

Maka mintalah hidayah dan juga taufiq dalam doamu.

Landasan cinta adalah kalau Allah cinta. Pun benci. Allah memerintahkan cinta pada rasul, orangtua, orang beriman, dll.

Saat kita sudah rela berbuat maksiat karena lebih cinta pada sesuatu hal selain Allah maka itu adalah tanda kita sudah membuat tandingan untuk Allah. Sebab salah satu indikator kecintaan pada Allah adalah Taat. Menjalankan perintahNya, dan membenci apa yang dilarangNya.

Bahkan orang mukmin yang membenci perang, tetap memerangi keluarga mereka berdasarkan cinta mereka kepada Allah. Mereka membenci apa yang dibenci Allah.

"Kamu tidak akan mendapati suatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan RasulNya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak, atau anak-anak, atau saudara-saudara ataupun keluarga mereka." (Q. S Al-Mujadilah: 22)

Umumnya orang beribadah karena rasa takut akan neraka dan harap untuk pahala serta surga. Di atas itu ibadah para rasul adalah karena cinta.

Cinta juga membuat kita tak ingin melakukan hal yang membuat marah atau kecewa pada yang kita cintai. Contohnya, seorang suami diizinkan poligami oleh istrinya. Bila suaminya berpoligami, maka itu disebut cinta. Tapi bila tidak, karena suaminya khawatir hati istrinya akan kecewa dan sakit, maka cintanya jauh lebih dalam.

Begitulah yang dilakukan para nabi dan sahabatnya, yang sudah dijamin surga oleh Allah, namun tetap saja mereka beribadah dan tak mau bermaksiat. Semua karena cinta.

Cara agar mendapatkan cinta Allah adalah dengan melaksanakan segala ibadah wajib, menjauhi yang dilarang dan memperbanyak amalan sunnah. Terus menuntut ilmu, datang ke kajian, rajin baca buku, mencintai sesama terutama yang lemah papa.

Saat kita telah dicintai Allah, maka Allah akan menjadi penglihatan, pendengaran, bahkan tangan kita (hadits qudsi). Artinya, segala perilaku kita akan dituntun Allah dan tak akan dibiarkan membuat maksiat.

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik