![]() |
Gambar diambil di sini |
31 December, 2014
Dulu dan Sekarang
28 December, 2014
Cinta dan benci
Setiap minggu malam, aku menatap foto ini. Nampak seperti rumah biasa. Tapi, hampir dua tahun, pintu itu lebih banyak menyita waktu dan perhatianku dibanding pintu kamarku. Yup, this is my office... but, i think this is my second home.
Selalu ada perasaan mendebarkan saat membuka pintu itu tiap harinya. Harus siap dengan segala manusia dan ragam rasa yang diberinya padaku. Mungkin, inilah rasanya di mana kamu jatuh hati sekaligus benci pada objek yang sama. Yeah, sometimes i hate you, but i always belonging for you. Really sick, yeah!
Begitulah aku padamu. Persis seperti pesakitan dan obatnya. Racun sekaligus penawar. Kenyamananmu, menumpulkanku.
And now, this feeling is more and more day by day.
Meta morfillah
Langit senja
Tak peduli panas atau pun hujan, langit tetaplah menawan.
Tak peduli lama atau sebentar, senja tetap menyapa.
Tak peduli orang lain menyadari atau tidak, hati yang cantik selalu memikat.
Belajarlah pada langit, ia tak pernah mengaku dirinya tinggi, meski memang ia begitu tinggi.
Belajarlah pada lembayung, ia tak pernah kecewa, meski hanya diberi waktu sesaat, mengantar siang pada malam.
Meta morfillah
Review buku: Sengketa
Judul: sengketa
Penulis: Dr. Najib Mahfouz
Penerbit: Pustaka pelajar
Cetakan I, 1999
xi + 267 hal
ISBN: 979 9075 88 2
Novel ini hadiah milad ke 24 dari mas eko. Baru saya selesaikan beberapa bulan lalu. Hampir satu tahun saya menyelesaikannya. Bukan karena isinya tak menarik, melainkan banyak faktor... seperti:
Review ala meta..
Segi tampilan:
Ooo.. tampilannya yang memang kurang memikat. Jaduuul sekali.. tapi ya wajar si, tahun 1999 dicetaknya.. haha..
Lalu bahasanya, agak beda memang. Mungkin karena ini novel terjemahan, jadi saya harus menyesuaikan dulu dengan gaya penulisnya dan latar belakangnya yang berasal dari Mesir.
Segi isi:
Novel ini memenangkan nobel dari akademi swedia di tahun 1988. Tak heran, sebab cerita, para pelaku, dan jalinan peristiwanya begitu mirip dengan kisah para nabi, sejak nabi adam a.s.
Bercerita tentang sebuah keluarga dengan tokoh kepala keluarga bernama Al Jabalawi, yang kehidupannya mirip kehidupan di surga. Konflik mulai hadir ketika anak kesayangan Jabalawi, Adham diusir dari rumah megah itu bersama Amimah, istrinya, karena memasuki bilik rahasia guna melihat isi surat wasiat, atas suruhan Idris yang lebih dulu diusir.
Keluarga Adham dan Idris hidup dalam gubuk, tak jauh dari rumah Jabalawi. Anak kembar Adham bernama Qadri dan Hamam, suatu hari bertengkar kala menggembala kambing. Sampai Qadri tega membunuh saudaranya itu.
Peristiwa ini, oleh sebagian pengamat disamakan dengan pembunuhan Habil oleh Qabil, keduanya merupakan putra nabi adam a.s.
Belum lagi karakter jabalawi yang terkadanf seperti tuhan, terkadang seperti malaikat jibril.
Di sinilah letak kontroversialnya novel ini, hingga sempat dilarang terbit tahun 1959 oleh universitas al azhar.
Terlepas dari itu semua, saya memberikan apresiasi pada novel ini sebanyak 4 dari 5 bintang.
Meta morfillah
Kereta kehidupan dan stasiun akhir
Seandainya tiap manusia sadar, bahwa hidup di dunia ini hanya sementara. Seperti sebuah perjalanan pendek, dari stasiun satu ke stasiun lainnya. Stasiun tujuan akhir kita adalah kematian.
Sadarkah, bahwa kita bergerak menuju ketiadaan? Kepunahan. Lantas, sebelum kita menghilang dari bumi ini, apa yang ingin kita lakukan untuk meninggalkan jejak?
"I was here."
Tiap orang yang memiliki tujuan sama, akan bergerak dan bertemu pada suatu titik. Jangan pernah takut bahwa kamu sendirian. Tujuanmu akan menyeleksi, kereta kehidupan mana yang akan kaunaiki. Tentunya, akan ada kereta yang penuh sekali dan ada pula kereta yang sangat sedikit penumpangnya. Tak usah ragu. Sebab, untuk mencapai tujuanmu, bukan kuantitas orang yang membersamai perjalananmu yang menentukan.
Seandainya tiap orang sadar, bahwa hidup ini hanya sebentar.
Meta morfillah
27 December, 2014
Perspektif
Apa yang sedang kaulihat saat ini?
Dari sudut mana kamu melihatnya?
Aku sedang berdiri di sini. Di lantai dua, teras kamarku. Mengambil jarak dari gemerlap pusat kota. Memandangi gedung-gedung dan cahaya lampu yang terlihat cantik dalam kesibukan mereka yang tak mengenal istirahat.
Bila kamu sedang berada dalam gedung sana, mungkin kamu akan melihat betapa sepinya di sini. Tempatku berdiri. Juga gelap.
Kamu salah satu yang menyilaukan mataku. Tanpa kamu sadar, kamu bagian dari gemerlap itu.
Sementara bagimu, aku begitu redup. Hampir tak terlihat. Dalam kesunyian yang geming.
Tempat kita berdiri, mempengaruhi sudut pandang kita. Tak ada salah atau benar. Ini semata pijakan kita yang berbeda.
Inilah perspektif...
Meta morfillah
25 December, 2014
Suatu sore di bibir pantai
Pada debur ombak yang menyelisihi suara kita, ada cerita yang terselipkan di sana.
Pada bangku yang kita diami di bibir pantai, ada rahasia yang menjadi milik kita berdua.
Tahukah kau, sayang...
Aku bisa saja memotong senja untuk kuberikan padamu. Dan kamu pantas mendapatkannya.
Tapi tidak kulakukan. Bukan... bukan karena aku tidak cinta kau lagi. Melainkan, aku ingin senja tetap ada dan hadir sesempurna senja yang kita lihat saat ini, pada masa anak-anak kita kelak.
Semoga mereka juga merasakan cinta yang manis seperti cinta kita.
Sementara, kita yang menua, hanya saling bertukar cerita.
Akan kuingatkan pada mereka, untuk mencari pendamping yang asyik diajak bercerita. Sebab, saat menua tidak ada lagi yang bisa dilakukan, selain bercerita.
Sstt... diam-diam, kutitipkan harap pada pantai ini. Semoga aku dapat membersamaimu selamanya.
Meta morfillah
22 December, 2014
Tentang Film "The Heirs"
Tidak ada ibu yang sempurna
Mungkin saja, ibulah orang yang banyak mengeluhkan tentang kita. Sebab ia menukar masa lalu dan masa kininya demi masa depan kita. Tidak semua siap menjadi ibu, tapi seiring waktu mereka perlahan menjelma seorang ibu.
Tidak ada ibu yang sempurna,
Mungkin saja, setiap kali ada berita buruk dan goncangan dalam keluarganya, ibu adalah orang pertama yang dipenuhi rasa kekhawatiran, hatinya menciut, geletar tubuhnya…
Tapi, saat melihat anaknya, seketika ia menjadi yang paling tegar. Menguatkan yang lemah. Demi anak, juga suaminya. Begitulah ibu.
Tidak ada ibu yang sempurna di dunia ini,
Sebab, kita juga bukanlah anak-anak yang sempurna untuknya
Kita semua pernah menjadi anak, tapi tidak semua dari kita pernah menjadi orang tua.
Apa pun, bagaimana pun, seberapa pun menyebalkan ibu kita, dialah ibu terbaik yang disediakan untuk kita. Berdamailah dengan masa lalunya, tindakannya yang terkadang kurang bijak, dan kekurangannya.
Selamat hari ibu, para calon ibu dan ibu yang berusaha menjadi ibu sempurna bagi anaknya.
Meta morfillah
Senin, 22 Desember 2014
19 December, 2014
Kakak dan anak lelakinya
Pagi yang rusuh.
Kakak ngacak-ngacak lemari gw, demi nemuin jilbab dan baju muslim yang pas di badannya. Sambil ngedumel tentang anak lelaki pertamanya, berusia 12 tahun, yang protes kalau ibunya harus pakai jilbab saat datang mengambil rapor di sekolahnya nanti.
Tetap sambil ngomel, diturutinya pula permintaan anaknya itu. Lucu sekali. Kakak gw yang paling banyak alasan kalau disuruh pakai jilbab--gerah lah, ga cocok sama mukanya lah, dll--luluh karena permintaan anak pertamanya.
Beberapa pelajaran yang bisa gw simpulkan:
1. Besarnya cinta ibu ke anak, jauh lebih besar dari cinta ke dirinya sendiri. Sama suaminya, kakak gw masih bisa tawar-menawar. Tapi, kalau anaknya yang minta, meski ngedumel di belakang, pasti dia kabulkan.
2. Anak lelaki usia 12 tahun, sudah bisa memilih wanita yang dia inginkan. Dia sudah bisa menetapkan mana yang baik untuk wanita, dan dia ingin wanita yang disayanginya menuruti titah Tuhannya.
3. Ada rasa bangga di nada kakak gw, ketika anaknya sudah bisa mengarahkan ibunya ke hal baik. Setidaknya, ajaran agama tersebut dipahami oleh sang anak.
Aah... Jum'at berkah.
Selalu ada banyak hikmah, dari kejadian kecil yang kita amati di sekitar kita.
Selamat pagi!
Meta morfillah
18 December, 2014
[Cerita Lirik] If I Lose Myself
Thought of all the people, places and things I've loved
I stand up just to see
Of all the faces
You are the one next to me
You can feel the light start to tremble
watching what you know out to see...
You can see your life out of the window, tonight...
If I lose myself tonight
It'll be by your side
If I lose myself tonight
It'll be you and I...
Take us down and we keep trying
40 000 feet keep flying...
11 December, 2014
Efek samping
Pembatasan untuk hal-hal yang cenderung negatif, membuatmu mau berkorban untuk tidak melakukan suatu hal yang kamu senangi, namun sebenarnya berdampak kurang baik untukmu. Seperti meminimalisir merokok bagi para perokok, demi istri dan anaknya. Seperti membatasi pulang malam bagi anak gadis.
Sebab, hidup kita bukanlah sepenuhnya milik dan dalam kendali kita. Beragam keputusan yang kita buat, selalu berdasar pada beberapa kepentingan orang yang mencintai atau pun kita cintai.
Tidak akan bisa kita memutuskan atau melakukan sesuatu, tanpa mau menerima efek sampingnya. Persis seperti obat, hidup kita selalu memiliki efek samping untuk setiap langkah yang kita ambil.
Meta morfillah
08 December, 2014
Cara menghafal surat di al qur'an
Wabarokaatuh
dengan memberikan satu cara yang menyenangkan untuk menghapal nama-nama surah dalam Al Qur’an. Salah satu metode menghapal yang
cukup efektif adalah dengan membuat
cerita dari urutan surah sehingga kita mudah mengingatnya.
dan nomor urutnya. Silahkan mencoba :
2.SAPI BETINA – AL-BAQOROH
3.KELUARGA IMRAN – ALI IMRON
4.AN NISA
5.HIDANGAN – AL MAIDAH
6.BINATANG TERNAK – AL AN ‘AM
7.TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI – AL A’ ROF
8.HARTA RAMPASAN PERANG – AL ANFAL
9.TAUBAT – AT TAUBAH
10.YUNUS
12.YUSUF
13.PETIR – AR RA’D
14.IBRAHIM
15.PEGUNUNGAN HIJR – AL HIJR
16.LEBAH – AN NAHL
17.PERJALANAN MALAM – AL ISRO
18.GUA – AL KAHFI
19.MARYAM
20.TOHA
Cerita itu terangkum dalam buku KISAH –KISAH. Dalam buku itu juga diceritakan tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.
22.HAJI – AL HAJJ
23.ORANG – ORANG BERIMAN-AL
MU’MINUN
24.CAHAYA – AN NUR
25.PEMBEDA ANTARA YANG BENAR
DAN BATHIL – AL FURQON
26.PARA PENYAIR – ASY SYU ‘ARO
27.SEMUT-AN NAML
28.KISAH2 – AL QOSHOSH
29.LABA-LABA – AL ‘ANKABUT
30.BANGSA ROMAWI – AR RUM
32.SUJUD – AS SAJDAH
33.AL AHZAB
34.SABA’
35.FATHIR
36.YASIN
37.YANG BERSHAF2– ASH
SHOOFFAT
38 SHOD
39.ROMBONGAN-ROMBONGAN – AZ
ZUMAR
40.YANG MAHA PENGAMPUN –
GHOFIR
PERHIASAN. Bukan tentang KABUT. Sementara itu banyak orang YANG BERLUTUT di BUKIT-BUKIT PASIR. Saat itulah MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN. Hal ini ditandai dengan KAMAR-KAMAR bertuliskan huruf QOF.
42.MUSYAWARAH – ASY SYURA
43.PERHIASAN – AZ ZUKHRUF
44.KABUT – AD DUKHAN
45.YANG BERLUTUT – AL JATSIYAH
46.BUKIT2 PASIR – AL AHQOF
47.MUHAMMAD – MUHAMMAD
48.KEMENANGAN – AL FATH
49.KAMAR2– AL HUJURAT
50.QOF
membawa awan ke bukit THURSINA.Ini terjadi saat BINTANG dan BULAN bersinar. Sementara itu pak RAHMAN sedang berceramah tentang HARI KIAMAT. Dimana BESI hancur, WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN, dan banyak PEREMPUAN YANG DIUJI.
ADZ DZARIYAT
52.THURSINA – ATH THUR
53.BINTANG – AN NAJM
54.BULAN – AL QOMAR
55.AR RAHMAN
56.HARI KIAMAT – AL WAQI ‘AH
57.BESI – AL HADID
58.WANITA YANG MENGAJUKAN
GUGATAN – AL MUJADILAH
59 PENGUSIRAN – AL HASYR
60.PEREMPUAN YANG DIUJI – AL
MUMTAHANAH
TEMPAT-TEMPAT NAIK bagi amal sholih.
62.HARI JUM’AT – AL JUMU’AH
63.ORANG-ORANG MUNAFIK – AL
MUNAFIQUN
64.HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-
KESALAHAN – AL TAGHOBUN
65.TALAK – ATH THOLAQ
66.MENGHARAMKAN – AT TAHRIM
67.KERAJAAN – AL MULK
68.PENA – AL QOLAM
69.HARI KIAMAT – AL HAAQQAH
70.TEMPAT2 NAIK – AL MA
‘ARIJ
DIUTUS untuk menyampaikan BERITA
BESAR tentang kematian, MALAIKAT-
MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa
sedang melihat IA BERMUKA MASAM.
72.JIN – AL JINN
73.ORANG YANG BERSELIMUT – AL
MUZAMMIL
74.ORANG YANG BERKEMUL – AL
MUDATSTSIR
75.KIAMAT – AL QIYAMAH
76.MANUSIA – AL INSAN
77.MALAIKAT YANG DIUTUS – AL
MURSALAT
78.BERITA BESAR – AN NABA’
79.MALAIKAT2 YANG
MENCABUT – AN NAZI ‘AT
80.IA BERMUKA MASAM – ‘ABASA
CURANG pun ikut TERBELAH. Mereka
seperti GUGUSAN BINTANG YANG DATANG DI MALAM HARI. Mereka berada di tempat YANG PALING TINGGI. Pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.
82.TERBELAH – AL INFITHOR
83.ORANG-ORANG YANG CURANG –
AL MUTHOFFIFIN
84.TERBELAH – AL INSYIQOQ
85.GUGUSAN BINTANG – AL BURUJ
86.YANG DATANG DI MALAM HARI – ATH THORIQ
87.YANG PALING TINGGI – AL A ‘LA
88.HARI PEMBALASAN – AL GHOSYIYAH
89.FAJAR – AL FAJR
90.NEGERI – AL BALAD
92.MALAM – AL LAIL
93.WAKTU DHUHA – ADH DHUHA
94.MELAPANGKAN – AL INSYIROH
95.BUAH TIN – AT TIN
96.SEGUMPAL DARAH – AL ‘ALAQ
97.KEMULIAAN – AL QODR
98.BUKTI – AL BAYYINAH
99.KEGONCANGAN – AZ ZALZALAH
100.KUDA PERANG YANG BERLARI
KENCANG – AL`ADIYAT
tidak bisa lagi BERMEGAH-MEGAHAN.
Pada MASA itulah si PENGUMPAT mati diinjak-injak GAJAH. Sementara itu SUKU QURAISY bertengkar dengan
pak MA’UN di tepi telaga KAUTSAR. Saat itu ORANG-ORANG KAFIR tidak mendapatkan PERTOLONGAN.
102.BERMEGAH-MEGAHAN – AT
TAKATSUR
103.MASA – AL ‘ASHR
104.PENGUMPAT – AL HUMAZAH
105.GAJAH – AL FI-L
106.SUKU QURAISY – QURAISY
107.MA’UN – AL MA ‘UN
108.KAUTSAR – AL KAUTSAR
109.ORANG-ORANG KAFIR – AL KAFIRUN
110.PERTOLONGAN – AN NASHR
dari kita sudah menghafalnya.
112.AL IKHLASH
113.AL FALAQ
114.AN NAAS
05 December, 2014
Begini, cara kita merayakan perpisahan. Dengan menuliskannya :)
Gambar diambil dari sini |