Judul: Shanghai girls
Penulis: Lisa See
Penerbit: Literati
Dimensi: 638 hal, cetakan pertama April 2011
ISBN: 9786028740128
Pearl dan May hidup sebagai gadis cantik dari keluarga berkecukupan di Shanghai. Mereka memandang dunia indah dan memiliki impian tinggi. Hingga sang ayah bangkrut dan perang melanda. Hidup berputar begitu cepat. Penderitaan demi penderitaan mereka alami hingga bertahan hidup di negeri asing (Amerika) sebab tanah air tidak aman. Meski begitu, dalam hati mereka tetaplah rindu tanah air dan ingin kembali. Sayangnya, situasi tidak memungkinkan dan kewarganegaraan mereka pun dipertanyakan terus menerus. Rahasia demi rahasia pun berbalik menjadi pil pahit yang ditelan. Bisakah mereka menikmati kebebasan dan rasa aman seperti saat di Shanghai?
Fiksi sejarah bukanlah favorit saya. Buku ini pun hadiah dari teman. Melihat tebal halamannya di awal membuat saya sempat skeptis untuk menamatkannya. Tapi saat membuka halaman demi halaman, ternyata penuturan penulis mengalir dengan nyaman. Detail dan penyusun konflik batin dan situasi pun tergambar baik. Banyak sekali isu yang bisa digali dari kisah dan tradisi Cina serta Amerika pada masa itu. Menjadi pelajaran penting yang masih relate hingga kini.
Saya bisa menebak twist akhir tentang ayah kandung Joy sedari awal, namun titik puncak Sam yang bunuh diri tetaplah menyesakkan hati. Bagian paling suram dan sedih tentu saja pengorbanan Mama saat diperkosa tentara-tentara Jepang demi menyelamatkan putrinya. Speechless. Endingnya masih terbuka dan bisa saja dibuat sekuel tentang Joy.
Cocok dibaca untuk yang suka fiksi sejarah dan ingin tahu tradisi Cina.
Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.
Meta Morfillah
#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_januari
No comments:
Post a Comment