Judul: Broken strings
Penulis: Aurélie Moeremans
Penerbit: -
Dimensi: 214 hal, pdf Oktober 2025
ISBN: -
Aurelie besar di Belgia, berbahasa Prancis, berdarah campuran sehingga wajah cantik dan uniknya memikat industri hiburan di Indonesia. Usia 15 tahun ia memutuskan pindah ke Indonesia dan berkarir menjadi aktris. Meski ayah dan ibunya menjadi LDM, mereka menguatkan diri demi kemapanan finansial keluarga. Sayangnya, pertemuan dengan Bobby membuat hidup Aurelie berubah.
Awalnya, Bobby hadir dengan meyakinkan di usia 30 tahun, menawarkan cinta yang aman dan dewasa. Seiring berjalannya waktu, tindakan cinta berubah menjadi kuasa, bahkan melewati batas yang Aurelie tetapkan. Tapi dengan sikap manipulatifnya, setiap ada hal tak sesuai inginnya, ia membuat Aurelie merasa bersalah yang menumpuk. Hingga puncaknya di usia 18 tahun, ia mengikat penulis dengan pernikahan tidak sah, membuat penulis terpisah dengan keluarganya, dan menguasai uang hasil kerjanya. Bagaimana cara memutus lingkaran setan dari orang yang merenggut segalanya darimu?
Itulah tujuan buku memoar ini hadir. Detail konflik batin dan fisik yang dialami penulis tergambar dengan baik. Bahasa sederhana, jujur, dan tidak terlalu vulgar membuat kita yang membaca bisa bersimpati dan salut pada keberanian penulis mengungkap luka hatinya. Banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah penulis, tentang parenting, pentingnya koneksi anak dan orangtua selamanya, lalu praktik child grooming yang terang-terangan sebab tak ada batas jelas sehingga membingungkan orang dewasa untuk menolong, serta pentingnya keberanian korban yang menentukan apakah ia bisa menjadi survivor atau selamanya korban.
Cocok dibaca untuk tahu bagaimana manipulatifnya pelaku child grooming dan cara memutuskan hubungan itu.
Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.
Meta Morfillah
#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_januari
Sampai dengan hari ini saya tidak membaca filenya karena saya tahu isi di dalamnya mengandung cerita yang bisa bikin emosi saya tersulut. Saya paling tidak bisa mengetahui kasus pelecehan terhadap perempuan. Jadi, saya memilih tidak membacanya demi kestabilan mental.
ReplyDelete