Judul: Mati, bertahun yang lalu
Penulis: Soe Tjen Marching
Penerbit: GPU
Dimensi: 153 hal, cetakan pertama Oktober 2010
ISBN: 9786020611198
Seorang karyawan klinik bedah plastik tiba-tiba mati di meja kerjanya. Namun, jiwanya masih kembali ke kehidupan. Berkali ia berusaha mati yang sesungguhnya, namun justru ia menemukan beragam kenyataan mengejutkan tentang hidup dan orang-orang di sekitarnya. Apa yang sebenarnya terjadi padanya?
Lebih kurang begitu blurb novel ini. Memikat penggemar CTM sepertiku. Ditambah karya penulis berjudul "Dari dalam kubur" sedang viral saat ini. Maka, saat kutemukan nama penulis di ipusnas, kucoba baca dulu karya sebelumnya agar terbayang gaya penulisan di karya barunya itu. Awalnya aku suka dengan humor satir penulis terhadap situasi dan kondisi sekitar tokoh utama. Lalu perlahan, bergeser kisah ke beberapa kehidupan tokoh lain: Eneas, Ayah, Ibu, Sara, dan Rahma. Mulai agak membingungkan, PoV siapa dan sebenarnya siapakah tokoh "aku" ini? Bagaimana kronologi kematiannya sebenarnya?
Ditambah makin dalam pertanyaan-pertanyaan filosofis tentang hidup dan mati, tidak seperti ajaran agama umumnya. Gongnya, ada pernyataan bahwa bidadari adalah budak seks di surga (h. 56). Rasanya aku makin tak nyaman. Ya, bagus untuk mempertanyakan eksistensi kita di dunia ini, tapi bila melabrak batas-batas (seperti norma agama, dll) rasanya hanya akan berputar di keterbatasan akal. So, bagiku ini novel yang harus hati-hati dibacanya, tidak untuk semua umur.
Cocok dibaca bagi yang suka berpikir filosofis tentang hidup dan mati, gaya surealis serta satire terhadap beragam hal.
Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.
Meta morfillah
#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku
No comments:
Post a Comment