Pages

16 August, 2026

[Review buku] The duke and I


Judul: The Duke and I
Penulis: Julia Quinn
Penerbit: GPU
Dimensi: 464 hal, cetakan pertama Januari 2010, edisi digital ipusnas
ISBN: 9789792252149

Sebelum memutuskan membaca buku ini, justru saya sudah menamatkan 4 season series Bridgerton. Sebab penasaran kisah selanjutnya yakni E, F, G, dan H (penamaan khas Bridgerton) maka saya memutuskan membaca bukunya full sembari berharap season 5 segera rilis.

Di buku pertama ini, sesuai season 1. Yakni berpusat pada Daphne dan Simon. Bagaimana mereka berdialog dan membuat strategi agar Daphne dilirik serius oleh para pelamar untuk dijadikan istri, bukan sekadar sahabat menyenangkan, serta Simon aman dari para ibu ambisius yang menawarkan putri-putri mereka untuk dijadikan istri. Awalnya semua tampak sempurna dan win-win solution. Tanpa mereka berdua sadari, cinta perlahan tumbuh dan mereka makin nyaman satu sama lain. Namun, untuk pernikahan apakah benar akan terwujud, sementara Simon memiliki sumpah mati tidak akan menikah akibat penelantaran ayahnya?

Kukira akan bosan dan banyak skip sebab sudah nonton duluan, ternyata justru visualisasi filmnya membantuku membayangkan tiap karakter, adegan, hingga latar lebih kuat dan dialognya lebih menarik. Sedikit perbedaan di film yang kutahu terkait jumlah anak mereka dan jumlah anak Fetherington.

Cocok dibaca bagi yang suka fiksi genre romance historis kerajaan (masa Raja George & Ratu Charlotte) dan penasaran kisah anak-anak Bridgerton.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

13 August, 2026

[Review buku] Teka-teki gambar aneh


Judul: Teka-teki gambar aneh
Penulis: Uketsu
Penerbit: GPU
Dimensi: 312 hal, cetakan keenam Mei 2026
ISBN: 9786020687209

Berawal dari 5 gambar yang ditemukan di sebuah blog, Kurihara menemukan kejanggalan dan teka-teki berupa pesan tersembunyi dari wanita yang menggambar. Ternyata keingintahuan itu menuntunnya pada kenyataan mengerikan. Gambar yang dibuat seorang anak kecil pada Hari Ibu dan gambar yang dibuat seorang korban pembunuhan pada saat-saat terakhirnya memiliki hubungan takdir yang berkelindan serta menjadi kunci pemecah kasus pembunuhan yang hampir kadaluarsa.

Page turner abis! Niatnya cuma baca selingan karena lagi baca non fiksi yang serius. Ambil buku ini dan ga bisa berhenti sampai tamat! Cukup 3 jam. Saran jangan baca pas malam atau menjelang tidur sih. Terbayang terus gambar pertama hasil analisis psikolog dan merinding. Apalagi saat lihat gambar pohonnya, saya teringat macam² tafsir tes baum (gambar pohon) yang pernah saya baca. Jadi sebelum dijelaskan, saya udah merinding duluan.

Meski seru banget, tapi saya tidak kasih 5 bintang sebab agak janggal dengan Kurihara yang terobsesi mengetahui kasus dari blog. Berawal dari kecurigaan akan gambar, tapi sampai nyambung ke kasus, kok bisa? Padahal ga disebut tentang Takeshi, Naomi, dan Yuta, hubungan tidak langsung, tapi dari mana dia tahu mereka? Itu aja sih plot hole yang kurasakan. Selebihnya oke banget nih buku, makin kece dibanding buku pertamanya (Teka-teki rumah aneh). Jadi penasaran mau baca buku ketiganya, tapi belum diterjemahkan. Apa baca english versionnya dulu? Hmm...

Cocok dibaca bagi yang suka fiksi genre CTM, teka-teki, dan menganalisis psikologi dari gambar.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

10 August, 2026

[Review buku] Natisha


Judul: Natisha
Penulis: Khrisna Pabichara
Penerbit: Javanica
Dimensi: 423 hal, cetakan pertama Mei 2016
ISBN: 9786026799128

Maret 1998, saat Indonesia krisis moneter, Tutu juga mengalami krisis dalam hidupnya. Calon mempelainya, Natisha, diguna-guna dan diculik sahabatnya sendiri, Rangka, yang menganut ilmu parakang. Sebuah ilmu hitam kuno yang membuat penganutnya bisa menghilang, kebal senjata, kaya dan awet muda. Untuk menyempurnakan ilmu itu, Rangka membutuhkan 4 perempuan: 2 pernah melahirkan (kedua istrinya) dan 2 masih perawan (Natisha dan Laila yang ia culik). Tabiat perempuan itu pun harus sesuai 4 unsur alam: air, tanah, api, dan angin. Keistimewaan darah leluhur Tutu dan kelahirannya yang sungsang membuat ia mendapat penglihatan serta bisa memecahkan kode rahasia di lontarak kuno. Ia berpacu dengan waktu, terutama setelah 2 mayat istri Rangka ditemukan. Apakah Natisha selanjutnya? Bisakah Tutu menyelamatkan dan menikahi Natisha?

Awal membaca butuh waktu lama bagiku larut dan memahami konteks. Sebab alurnya maju mundur dan tidak langsung ke titik masalah bahwa Natisha diculik, tapi malah dikabarkan silariang (kawin lari). Apalagi yang banyak dibahas justru kenangan Tutu dan Rangka, porsi Natisha sedikit sekali. Membuat saya bingung mengapa yang menjadi judul malah ga dibahas detail? Baru saat jelas tujuan Rangka untuk ritual Parakang, cerita menjadi menarik. Sejarah serta budaya seperti perbedaan kelas Karaeng, Daeng, dan Aga membuat saya jadi paham betapa istimewanya pernikahan Tutu-Natisha. Banyak hal yang baru saya pahami tentang budaya di Sulawesi. Menariknya pula, naskah ini butuh 11 tahun menjadi buku dan 2 bulan untuk diterbitkan setelah dibaweli istri penulis hehe.

Cocok dibaca bagi yang suka fiksi genre CTM khas Nusantara, khususnya budaya dan tradisi Sulawei.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

08 August, 2026

[Review buku] Mati, bertahun yang lalu


Judul: Mati, bertahun yang lalu
Penulis: Soe Tjen Marching
Penerbit: GPU
Dimensi: 153 hal, cetakan pertama Oktober 2010
ISBN: 9786020611198

Seorang karyawan klinik bedah plastik tiba-tiba mati di meja kerjanya. Namun, jiwanya masih kembali ke kehidupan. Berkali ia berusaha mati yang sesungguhnya, namun justru ia menemukan beragam kenyataan mengejutkan tentang hidup dan orang-orang di sekitarnya. Apa yang sebenarnya terjadi padanya?

Lebih kurang begitu blurb novel ini. Memikat penggemar CTM sepertiku. Ditambah karya penulis berjudul "Dari dalam kubur" sedang viral saat ini. Maka, saat kutemukan nama penulis di ipusnas, kucoba baca dulu karya sebelumnya agar terbayang gaya penulisan di karya barunya itu. Awalnya aku suka dengan humor satir penulis terhadap situasi dan kondisi sekitar tokoh utama. Lalu perlahan, bergeser kisah ke beberapa kehidupan tokoh lain: Eneas, Ayah, Ibu, Sara, dan Rahma. Mulai agak membingungkan, PoV siapa dan sebenarnya siapakah tokoh "aku" ini? Bagaimana kronologi kematiannya sebenarnya?

Ditambah makin dalam pertanyaan-pertanyaan filosofis tentang hidup dan mati, tidak seperti ajaran agama umumnya. Gongnya, ada pernyataan bahwa bidadari adalah budak seks di surga (h. 56). Rasanya aku makin tak nyaman. Ya, bagus untuk mempertanyakan eksistensi kita di dunia ini, tapi bila melabrak batas-batas (seperti norma agama, dll) rasanya hanya akan berputar di keterbatasan akal. So, bagiku ini novel yang harus hati-hati dibacanya, tidak untuk semua umur.

Cocok dibaca bagi yang suka berpikir filosofis tentang hidup dan mati, gaya surealis serta satire terhadap beragam hal.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

04 August, 2026

[Review buku] Bedebah di ujung tanduk

Judul: Bedebah di ujung tanduk
Penulis: Tere Liye
Penerbit: SabakGrip
Dimensi: 415 hal, cetakan pertama Oktober 2021
ISBN: 9786239726218

Thomas baru saja menyelesaikan transaksi kawasan yang mengandung plutonium di Bhutan. Ia tidak menyangka bahwa kawasan itu keramat sebab milik Teratai Emas sang penguasa jalur sutra dan kekuatan shadow economy lama. Ia dan pembelinya, J. J. Costello pun menjadi incaran Roh Drukpa XX. Bersama Bujang, Salonga, dan Junior mereka melawan dan bertahan. Hingga bantuan datang dari Ayako, Yuki, Kiko, dan White membuat mereka sadar siapa lawan kali ini. Sejarah yang luput membuat hidup mereka kini di ujung tanduk. Bisakah mereka selamat dari pembalasan Roh Drukpa dan Teratai Emas?

Awal membaca buku ini sungguh berbeda dengan serial aksi sebelumnya. Ketegangan intens serta aksi sejak awal sudah langsung klimaks. Baru agak mereda setelah mereka bertemu Roh Drukpa dan menantang 3 pertandingan. Biasanya, kalau sudah seseru itu, buku akan habis saya baca tidak sampai sehari. Tapi kali ini justru saya agak lama sebab saya tertarik dengan latar tempatnya. Sembari membaca, saya mencari tahu kondisi negara Bhutan yang terkenal sebagai negeri seribu benteng, bentuk dzong, serta pakaian khas mereka. Sungguh menarik dan membuat ingin travelling ke sana. 

Untuk karakter di buku ini, meski Thomas jadi inti konflik, semua terdeskripsi dengan baik. Malah membuat saya jatuh hati pada nilai² dan kehormatan petarung yang para bedebah ini pegang. Padahal bedebah, tapi masih terhormat karena memegang janji dan sadar diri bahwa mereka tidak suci. Semua memiliki kehebatan dan pertumbuhan maksimal, dan saya paling suka kekuatan Ayako dan kisahnya. Meski di ending ada harapan ia tetap hidup. Ya, seperti biasa, penulis membuat ending tanggung untuk berlanjut ke novel berikutnya: TANAH PARA BANDIT. Entah akan selesai di buku keberapa haha.

Cocok dibaca bagi yang suka serial aksi, terutama yang mengikuti kisah Bujang dan Thomas.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

31 July, 2026

[Review buku] Seni merayu Tuhan

Judul: Seni merayu Tuhan
Penulis: Husein Ja'far Al Hadar
Penerbit: Mizan
Dimensi: 228 hal, cetakan XVI Februari 2025
ISBN: 9786024412555

Pada dasarnya, kita dimasukkan ke surga bukan sebab banyaknya pahala yang kita peroleh, melainkan rahmat Tuhan. Oleh sebab itu, kita harus bisa merayu Tuhan agar Dia mau memberikan rahmatnya pada kita. Buku ini menjelaskan bagaimana dan cara apa saja yang bisa dilakukan dalam rangka merayuNya. Dibagi menjadi 4 bab: beragama dengan cinta (merayu bukan mendikte), beragama dengan keberagaman (memberi solusi bukan menghakimi), beragama dengan akhlak (mengajak bukan mengejek), dan beragama dengan tulus (ikhlas bukan culas).

Bagi saya, gaya bahasanya memang ringan dan mudah, sehingga bisa saya selesaikan dalam waktu 4 jam. Hal yang dibahas pun familier. Hanya yang saya notice adalah, sosok yang banyak disebut penulis di buku ini adalah cicit Rasulullah seperti Ali Zainal Abidin, Muhammad Al Baqir, dan habib-habib lainnya. Apa sebab penulisnya juga habib ya, jadi kekhasannya ya para habaib juga hehe. Font, layout, beberapa tipografi dan ilustrasi juga membuat tampilan buku ini bagus.

Cocok dibaca bagi yang suka islam populer dengan bahasa ringan, humoris dan dakwah pada kaum muda (milenial).

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

[Review buku] Kereta Semar Lembu

Judul: Kereta Semar Lembu
Penulis: Zaky Yamani
Penerbit: GPU
Dimensi: 320 hal, cetakan pertama 2022, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020664637

Lembu lahir pada tahun rel kereta api pertama di Jawa dibuat di Kemijen. Tahun 1865 dengan budaya ronggeng dan bunuh membunuh akibat rebutan pelacur begitu biasa. Bersamanya, ada sebuah kerincing yang menempel saat ia lahir. Penanda serta pengutuk agar ia tidak bisa keluar atau jauh dari rel kereta api. Seratus tahun, Lembu hidup sebagai manusia, menyusuri rel kereta di Jawa, melihat pergantian zaman dari Belanda, Jepang, kemerdekaan, hingga komunis menguasai Indonesia. Lima puluh tahun ia gentayangan sebagai hantu sebab kematiannya yang mengerikan akibat siksaan serta penguburan yang tak layak. Hingga tiba masanya ia dijemput oleh kereta Sang Dalang. Sebelum pergi, ia ceritakan kembali hidupnya sebagai manusia dan hantu selama 150 tahun. Apa saja yang ia saksikan serta perjalanan hidupnya yang magis.

Awal membaca mengingatkan saya pada buku Cantik Itu Luka sebab terbangun dari kubur. Lalu saat flashback masa kelahiran dan kehidupan manusia, unsur fantasi dan magisnya dengan poros stasiun membuat saya kian tertarik. Apalagi saat tokoh-tokoh yang bersinggungan dan kelak mengukir sejarah negeri berdialog dengan Lembu. Bagi yang suka baca his-fic, pasti akan familier dengan orang, tempat, serta situasi di tahun yang dijelaskan di sini. Meski begitu, dengan aspek magisnya buku ini menawarkan sudut pandang baru dengan PoV Lembu yang bisa melihat dunia arwah dan dijaga para punakawan. Keunikan itu yang membuat saya merasa pantas saja karya ini diganjar juara 1 oleh DKJ. Hanya saja, memang karya sejenis ini ada unsur vulgarnya meski bahasanya sudah diperhalus. Itulah yang membuat saya agak tak nyaman saat membaca, ditambah keyakinan yang berbeda tentang reinkarnasi.

Cocok dibaca bagi yang suka surealis, fiksi sejarah, serta kisah 4 punakawan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

27 July, 2026

[Review buku] Komik ga jelas 3

Judul: Komik ga jelas 3
Penulis: Jasmine H. Surkatty
Penerbit: Elex Media Komputindo
Dimensi: 164 hal, cetakan pertama Mei 2018, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020485515

Menemukan jilid ketiga dari seri komik ga jelas di ipusnas. Padahal nyarinya komik detective conan. Memang ketidakjelasan yang menuntunku membaca kembali lanjutan comedy ga jelas ini haha. Mirip volume 2, ada teka-teki yang ga jelas dan garing (maksa ketawa), lalu tokoh budi, bro, dan kali ini PoV Susi yang disukai Budi. Elemen barunya ada kisah astronot Indonesia yang menjelang ending jadi tautan penasaran untuk volume keempatnya.

Cocok dibaca bagi yang lagi reading slump atau butuh bacaan ringan.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

25 July, 2026

[Review buku] Stories for rainy days



Judul: Stories for rainy days
Penulis: Naela Ali
Penerbit: POP
Dimensi: 198 hal, cetakan pertama Mei 2016, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786024240608

Tiga puluh lima short stories dengan ilustrasi dan jumlah kata yang variatif. Tema utamanya kali ini adalah past, present, and possibilities of future. Dituliskan dalam bahasa inggris yang mudah dimengerti, kisah-kisah ini memang cocok sekali dibaca saat hujan. Memberi kehangatan, memanggil kenangan dan membuat sendu dengan refleksi. 

Saya suka dengan konsep dan bahasanya yang mengajak belajar lagi dalam bahasa inggris. Namun, sebab saya sudah membaca buku keduanya, di buku pertama ini saya merasa diksinya tidak sekuat buku kedua. Juga ilustrasinya, entah mengapa lebih berkesan yang kedua. Mungkin sebab penulis lebih matang dan banyak perbaikan dari buku pertama ini.

Cocok dibaca bagi yang suka bacaan dalam bahasa inggris easy dan puitis, dilengkapi ilustrasi, romance-kontemplasi, dan tipis (<200 halaman).

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

24 July, 2026

[Review buku] Ferris wheel at night



Judul: Ferris wheel at night
Penulis: Minato kanae
Penerbit: Haru
Dimensi: 428 hal, cetakan pertama September 2021
ISBN: 9786237351801

Keluarga Takahasi merupakan sosok keluarga yang terlihat sempurna. Rumahnya besar, bergaya keren, suami istri tak pernah bertengkar, anak-anaknya pintar dan rupawan, amat cocok dengan lingkungan elit Bukit Hibari. Hingga suatu malam, sang ayah mati akibat dipukul oleh sang istri. Anak-anaknya sedang tak di rumah. Para tetangga yang sempat mendengar suara jeritan Shinji dan ibunya kaget. Bila ada pembunuhan, lebih cocok terjadi di keluarga Endo, tetangga mereka yang sering ribut. Apa kebenaran yang menjadi motif sang ibu membunuh sang ayah? Bagaimana status anak-anak mereka, anak korban pembunuhan atau anak pembunuh? Apa peran tetangga setelah kasus terjadi?

Buku ketiga karya penulis yang kubaca ini menawarkan sudut pandang berbeda dari buku-buku sebelumnya. Hal menarik pertama adalah, tidak adanya penjelasan dari pelaku dan korban. Sehingga sampai ending, kita tetap tidak tahu apa perasaan dan motif sesungguhnya. Lalu, kejadian di sebuah keluarga di perumahan elit ini justru digambarkan dari sudut pandang 2 keluarga tetangga terdekatnya. Seperti sebuah sindiran akan hubungan sosial para tetangga di sebuah lingkungan. Seakan menyatakan bahwa pembunuhan itu bisa dicegah, bila tetangganya tidak berasumsi dan mau sedikit peduli. Meski di zaman sekarang ini, kita juga bingung dengan batasan bertetangga yang baik dan terlalu ikut campur itu seperti apa. Sosok Kojima cukup mewakili ironi itu. Terakhir, dari judul dan covernya kali ini lebih deep bagi saya. Sebab ternyata jawaban makna judul yang dipilih justru ada di paragraf terakhir ending buku ini. Tak terduga!

Cocok untuk penyuka genre CTM dan kritik sosial tentang peran dan batasan tetangga di perumahan elit.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

21 July, 2026

[Review buku] Imprisonment



Judul: Imprisonment
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 276 hal, cetakan pertama Desember 2023
ISBN: 9786235467191

Yukie kewalahan menjalani peran sebagai perawat, istri, dan ibu. Ia memutuskan resign di malam natal. Hari terakhir ia bekerja, mengambil sif malam, dan menitipkan Maiko, anaknya pada sang suami yang juga tenaga medis dan sedang mengambil cuti. Tetapi firasat buruk menghampirinya saat sang suami tidak membalas pesan atau mengangkat telepon. Padahal ia ingin meninggalkan kesan baik sebelum resign, tapi pikirannya malah tidak tenang. Sebenarnya apa yang dilakukan suaminya?

Di antara karya penulis yang sudah saya baca, buku ini termasuk yang B aja. Plot twistnya ada menjelang ending, tapi tidak terlalu seru, sebab seperti dua kebetulan bertumpuk. Meski demikian, saya tetap suka cara bercerita penulis yang kali ini menyuarakan isi hati wanita pekerja yang lelah harus menjadi tenaga medis profesional yang merawat banyak orang, ibu yang selalu hadir saat anaknya membutuhkan, serta istri yang ketumpuan segala tanggung jawab di sistem patriarki. Dialog di halaman 26-27 pun saya alami dalam kehidupan nyata. Kadang terlalu banyak mental load yang dihadapi istri dan ibu. Bantuan 'memikirkan menu makan' atau 'reminder jadwal sepekan' amat sangat berarti dan mengurangi kelelahan. Sebab dari pikiran itu, akibatnya bisa ke lelah mental, lelah fisik, hingga libido turun dan mengakibatkan sexless. Pada akhirnya, lagi-lagi perempuan yang disalahkan bila ada masalah dalam rumah tangganya.

Cocok untuk penggemar Akiyoshi, penyuka genre CTM dan yang ingin tahu dinamika pekerjaan tenaga medis (utamanya perawat).

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

17 July, 2026

[Review buku] Silence



Judul: Silence
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 326 hal, cetakan keempat Juli 2022
ISBN: 9786237351986

Miyuki yang besar di pulau terpencil dengan salju banyak tiap tahunnya, bermimpi menjadi idola di Tokyo. Sayangnya, kesempatan emas saat kecil yang ditentang orangtuanya tidak terulang dua kali. Mimpi yang gagal namun tetap menjadikannya ingin tinggal di Tokyo melebihi apa pun. Sayangnya, saat ia mengajak Toshiaki untuk menikah sekaligus pulang kampung, ia merasa dewa Simatama penjaga pulau tidak mengizinkannya pergi dari sana. Niat jahat Toshiaki pun terbongkar dan alasan kembali ke Tokyo sudah tidak ada. Miyuki hidup bahagia dan menikah dengan Tatsuya. Hingga ia menemukan sebuah rahasia bagaimana Simatama melindungi para penduduk pulau.

Turning point cluenya adalah saat jas pinjaman bernama Suzuki dikenali oleh Tomoko. Merinding dan mulai tertebak plot twist tapi tetap menyangkal. Saat kebenaran terkuak, apalagi dialog Miyuki dan ibu mertuanya di akhir membuat saya ngeri, sih. Seperti ada hukum kuat di pulau itu yang saling menjaga entah apa pun caranya. Dan yang dijaga hanya bisa berterima kasih meski kenyataannya berlumur darah. Bisa tenang gak sih hidup yang seperti itu? Judul silence sendiri menyiratkan kerjasama penduduk yang solid tanpa banyak kata didukung salju yang meredam segala suara. 

Cocok untuk penggemar Akiyoshi, penyuka genre CTM dan kehidupan warga desa di pulau terpencil.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

16 July, 2026

[Review buku] The dead returns



Judul: The dead returns
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 248 hal, cetakan kesembilan Maret 2019
ISBN: 9786025385803

Koyama Nobuo terbangun dalam tubuh Takahashi Shinji yang rupawan, setelah ia didorong jatuh dari sebuah tebing. Kesempatan hidup tak terduga, ia manfaatkan untuk mencari tahu siapa pelaku yang membunuhnya. Meski harus berpura-pura menjalani hidup sebagai Shinji yang berbeda 180° kepribadiannya, ia kembali ke sekolah lamanya. Ada 35 orang tersangka, teman sekelasnya di kelas 2A. Berhasilkah ia menemukan pembunuhnya? Bisakah ia kembali sebagai Nobuo?

Salah satu cara efektif bagi saya mengatasi reading slump memang dengan bacaan CTM. Satu buku sehari amatlah mudah, apalagi penulisnya macam Akiyoshi-sensei. Tak diragukan lagi. Meski kali ini saya terkejut, sebab sungguh ada horornya. Biasanya tulisan sensei itu logis dan bisa dijelaskan dengan akal, kali ini beda. Dengan ragam twist, keraguan akan tebakan pelaku, dan ending yang membuat haru bahkan hati hangat meski tidak logis dengan efek hantunya, saya tetap terhibur dan mendapat insight tentang kehidupan anak SMA di Jepang. Konflik yang mungkin terlihat kecil bagi orang dewasa, ternyata berat bagi mereka.

Cocok untuk penggemar Akiyoshi, penyuka genre CTM dan horor.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

15 July, 2026

[Review buku] Seporsi mie ayam sebelum mati



Judul: Seporsi mie ayam sebelum mati
Penulis: Brian Khrisna
Penerbit: Grasindo0,
Dimensi: 216 hal, cetakan ketiga puluh empat Juni 2025
ISBN: 9786020531328

Ale yang bertubuh tinggi 189 cm, berat 138 kg, berkulit hitam, dan memiliki masalah bau badan ingin mengakhiri hidupnya 24 jam ke depan. Ia sudah lelah bertahan tanpa dihargai, dipaksa kuat dan tidak boleh menangis, serta dianggap tidak berguna apalagi menarik. Depresi akut yang dideritanya ternyata terjadi sejak ia kecil dan berasal dari orangtuanya sendiri yang hingga kini pun tidak pernah meminta maaf padanya. Namun 5 menit sebelum memutuskan bunuh diri, Ale ingin memakan mie ayam langganannya dan ia merasa itu hak yang harus dipenuhi sebelum meninggalkan dunia yang jahat ini. Perjalanan menemukan mie ayam itu membuatnya berkenalan dengan Murad, Mami Louisse, Ibu Murni, Pak Uju, dan Pak Jipren yang membuatnya mengubah sudut pandang tentang hidup. Sebulan dari keputusan bunuh dirinya, ia menemukan makna baru. Apa makna yang ia dapat dalam sebulan itu? Akankah ia tetap bunuh diri atau bertahan hidup?

Bagi saya, penyintas depresi 2 bulan, membaca ini cukup trigger mengingat masa-masa kelam saat depresi. Terutama dialog Ale dengan Pak Jipren di halaman 190-191. Saya merasakan kemuakan itu, ketika orang sekitar menyuruh kita sabar, mengambil hikmah, berdoa dan beribadah ketika sedang down. Untungnya saya memilih berobat ke psikiater, sebab bukan ruhani yang sakit, tapi mental. Itu juga bagian ikhtiar dari doa. Empati pada Ale jadi personal bagi saya. Fakta menarik lainnya, penulis menyambungkan persinggungan hidup Ale dengan beberapa tokoh di bukunya yang lain, seperti Juleha di "Sisi tergelap surga" dan "Bandung menjelang pagi". Meski terasa agak bertumpuk keajaiban peristiwa dalam hidup Ale, dari action hingga slice of life, tapi endingnya masih realistis dan tidak terkesan happily ever after.

Cocok untuk kamu yang ingin tahu gambaran depresi akut serta novel inspiratif dalam memaknai hidup yang tidak melulu bahagia.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

13 July, 2026

[Review buku] The woman in cabin 10



Judul: The woman in cabin 10
Penulis: Ruth Ware
Penerbit: Noura books
Dimensi: 473 hal, cetakan pertama 2016, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786023852840

Laura Blacklock (Lo) kira dirinya beruntung menggantikan Rowan untuk liputan di kapal pesiar mewah: Aurora. Sayangnya, kejadian pembobolan rumahnya sebelum keberangkatan menyebabkan ia sulit tidur dan panic attacknya kambuh. Interaksinya dengan wanita di kabin 10 untuk meminjam maskara dan kesaksiannya mendengar bunyi ceburan disertai noda darah di kabin itu, membuat ia diragukan. Sebab kabin itu kosong dan ia cukup mabuk saat menyatakan kesaksiannya. Namun, insting Lo begitu yakin, bahwa wanita itu dibunuh. Namun siapa sebenarnya wanita itu? Mengapa tidak ada yang tahu identitasnya? Staff dan para tamu pun tidak ada yang mengenali, apakah memang ia berkhayal ataukah ada yang menutupi kejadian itu? Apa motifnya?

Ini buku ketiga karya penulis yang saya baca, dan saya suka sekali. Bagi kamu, penggemar Agatha Christie, pasti akan merasa deja vu dan terobati kangennya dengan gaya penulisan di buku ini. Bahkan nickname MissJaneMarple menjurus ke salah satu tokoh terkenal karya Agatha. Dengan lokasi kapal pesiar mewah di tengah lautan, lepas dari hukum dan kemudahan menghilangkan seseorang dengan menceburkannya di laut, Lo menemukan banyak rintangan. Tapi perjuangannya meski diragukan akan membuat kita jatuh hati. Belum lagi saat mengupas alibi dan melihat cela di tiap tokoh, membuat kita akan terombang-ambing menebak siapa pelaku dan apa alasannya.

Cocok untuk kamu yang suka genre CTM dan gaya klasik agatha christie.

Saya apresiasi 4,5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

08 July, 2026

[Review buku] Fallen petals



Judul: Fallen petals
Penulis: Pandu Firmansyah
Penerbit: Haru
Dimensi: 224 hal, cetakan pertama Desember 2025
ISBN: 9786235467412

Penemuan kepala lelaki yang dimakan anjing di Tyrol, Austria membawa penyelidikan polisi ke sebuah rumah berjarak 1,5 km. Keadaan penghuni rumah sungguh mengenaskan dan membuka cerita menyedihkan yang berawal dari pengkhianatan. Empat suara bercerita dari sudut pandang mereka: Camellia (istri), Jeorg (sahabat), Pillar (suami), dan Mattia (editor). Bagaimana sesungguhnya kronologi kejadian? Siapa yang bersalah? Adakah fakta yang disembunyikan?

Dari awal buku ini menarik perhatian dengan klimaks yang dicetak di halaman gelap. Makin ngeri ketika mendengar penuturan Camelia dalam jurnalnya, Jeorg dalam pengakuannya kepada Romo, Pillar dan Mattia dengan sudut pandangnya. Alur yang awalnya mundur, menjadi maju mundur sebab ada bias ingatan di penuturan beberapa tokoh, sehingga kejadian yang sebenarnya tertutupi, hingga mengubah siapa pelaku dan siapa korban. Clue terakhir tentang luka keloid Camelia sungguh mengubah arah dan ending. Tapi terprediksi. Hanya saja yang menjadi plot hole bagi saya justru kebenaran yang diketahui Thomas yang menginspirasinya. Seingat saya hanya jurnal dan catatan yang tersisa, pengakuan Jeorg, Pilar, dan Mattia tidak ada yang bisa mendengar sebab mereka semua sudah mati. Jika begitu, harusnya Thomas tidak tahu kronologi sesungguhnya yang menjadi alasan terbunuhnya Mattia. Bagaimana bisa ia terinspirasi?

Btw, ilustratornya iseng juga sih. Gambarnya ngagetin meski cuma 1 halaman haha. Untung gak baca malam-malam.

Cocok untuk kamu yang suka genre CTM, khususnya iyamisu dan dark pshycology.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku 

06 July, 2026

[Review buku] One by one



Judul: One by one
Penulis: Ruth Ware
Penerbit: Noura
Dimensi: 90 bab epub, cetakan pertama Februari 2023, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786232423787

Di ketinggian Pegunungan Alpen yang bersalju, tim inti perusahaan Snooper yang bergerak di bidang musik mengadakan retret. Perjalanan untuk ber-ski perlahan berubah menjadi tragedi sebab pemicu rapat singkat yang diadakan Eva terkait buyout. Seseorang tampak tidak senang, hingga memilih menghabisi satu per satu yang mendesaknya. Dimulai dari kehilangan Eva, pembunuhan Eliot dan Ani, longsor salju membuat mereka terperangkap. Tersisa Topher, Rik, Carl, Miranda, Tiger, Inigo, dan Liz dari tim Snooper. Sementara penjaga Chalet hanya ada Danny dan Erin. Dalam kegelapan akibat listrik mati dan air membeku, mereka saling mencurigai. Siapa pembunuhnya? Apa motifnya? Yang paling mengerikan, siapa selanjutnya?

Buku kedua karya penulis yang kubaca, dan kali ini jauh lebih thriller. Meski hanya dari PoV Erin dan Liz yang bergantian, kesatuan cerita benar-benar seperti film menegangkan yang dikupas perlahan. Alur maju mundur dengan kilasan kejadian dan rahasia yang ditutupi beberapa tokoh, membuat prediksiku akan identitas pelaku pun goyah dan berganti-ganti. Meski pada akhirnya, clue terbesar ada di 2 PoV tersebut, seakan mewakili orang di dalam sistem Snoope dan orang di luar sistem. Situasi yang dibangun mencekam dan detail membuat ketagihan dan page turner. Juga deskripsi perusahaan rintisan yang mendekati Spotify, merupakan ide menarik dan seru. Sayangnya di ending, menurutku kurang klimaks. Atau memang sengaja antiklimaks? Serta sikap Liz terhadap keluarganya menyisakan pertanyaan. Ada indikasi kejahatan pertamanya terkait orangtua, tapi tidak dijelaskan. Itulah yang membuat saya tidak memberi 5 bintang.

Cocok untuk kamu yang suka genre CTM dan penyuka karya Ruth Ware.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

@metamorfillah X @temanipusnas

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku 

03 July, 2026

[Review buku] Perempuan bersampur merah



Judul: Perempuan bersampur merah
Penulis: Intan Andaru
Penerbit: GPU
Dimensi: 216 hal, cetakan pertama 2019, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020621951

Sejak tragedi pembunuhan Bapaknya yang dituduh dukun santet tahun 1998, Sari menjalani hidup dengan menyimpan banyak tanya dan daftar nama. Ia meminta tolong pada sahabatnya, Ahmad dan Rama untuk mengumpulkan informasi orang-orang yang ada di daftar itu. Waktu berlalu, kesedihan akan kehilangan Bapak mengantarkan Sari menjadi penari gandrung. Ragam hal mistis terkait tradisi gandrung ia pelajari dari Mak Rebyak dan Mbak Nena. Seperti keistimewaan sampur merah yang dimilikinya dari Mbak Nena. Namun pertanyaan seumur hidupnya tentang Bapak baru terjawab saat ia ingin memulai hidup bersama Rama. Alasan tidak adil yang terjadi bersamaan di penjuru negeri, hanya sebab hasutan iri seseorang adalah penyebab Bapaknya yang baik dibunuh. Semua kembali pada tahun 1998 kelam itu. Siapakah penghasutnya? Apa alasan Bapaknya dibunuh? Mengapa tahun 1998 begitu kelam di Banyuwangi dan negeri ini?

Alur maju mundur dengan bahasa yang sederhana dan terasa akrab dengan jawa khas banyuwangi membuat buku ini tidak membosankan. Bahkan beberapa tradisi yang mulai terlupakan, dijelaskan melalui alur hidup tokoh utama. Seperti puasa hari weton (lahir), ganti nama sebab sakit-sakitan, dan hitung-hitungan ala Jawa. Dibalut isu sosial di pedesaan serta politik yang memanas di tahun 1998, menjelaskan pula dampaknya pada kesenian, utamanya tari gandrung. Kesedihan Sari dan ketegaran ibunya membuat cerita menjadi istimewa. Mereka yang bertahan meski tersakiti di tanah kelahiran, mencoba berdamai meski peluang keberhasilan saat pindah terbuka lebar, menjadi bentuk cinta dan benci pada hal yang melekat (rumah, tanah, sejarah). Saya suka cara penulis mendeskripsikan budaya/tradisi yang detail dengan bahasa sederhana sehingga tertarik membaca karya penulis lainnya.

Cocok untuk kamu yang suka romance dengan isu lokal dan sosial sejarah tentang negeri ini.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

@metamorfillah X @temanipusnas

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

30 June, 2026

[Review buku] In a dark, dark wood



Judul: In a dark, dark wood
Penulis: Ruth Ware
Penerbit: Bentang
Dimensi: 422 hal (36 bab epub), cetakan pertama November 2016, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786022912439

Undangan pesta bujang Clare untuk Nora terasa janggal, mengingat hubungan mereka yang terhenti begitu saja 10 tahun lalu. Namun bersama Nina, teman SMAnya, Nora memenuhi undangan tersebut. Selain mereka, ada Flo, yang menggagas acara dan tempat pesta; Tom, teman aktor Clare; dan Melanie, teman kuliah Clare dan Flo yang baru saja memiliki anak berusia 6 bulan. Kepribadian mereka semua terasa aneh dengan Clare yang Nora kenal. Hingga menimbulkan pertanyaan, seperti apa Clare yang sebenarnya? Kejutan lain bagi Nora yaitu Clare akan menikah dengan James, mantan pacar satu-satunya, serta ia tidak diundang ke pernikahan mereka. Sayang, pesta berubah menjadi tragedi saat James mati tertembak. Benarkah itu sebuah ketidaksengajaan atau upaya pembunuhan terencana yang melibatkan dendam?

Dengan alur maju mundur, penulis mengupas detail hubungan masa lalu hingga membangun karakter dan konflik.  Isu persahabatan yang tulus dan berkedok halus pun menjadi utama di sini. Sebagaimana ibu Nora dan Bruce, pacar Tom, yang memiliki intuisi tentang kepribadian asli seseorang. Juga ada isu LGBT yang digambarkan antara hubungan Tom dan Bruce, serta Nina dan Jess. Pelajaran utama yang saya ambil dari kisah ini adalah tentang penyelesaian hubungan. Seburuk apa pun, sebaiknya selesaikan dengan bicara dan tatap muka langsung agar kedua belah pihak merasa semua selesai di sana dan bisa melanjutkan hidupnya tanpa bayang-bayang masa lalu.

Bagi saya, detail cerita justru membuat alur menjadi lambat dan agak membosankan. Saat membaca, saya kembali teringat novel sejenis karya dalam negeri yang berjudul "Reset" nya L. Zet, serta film "Hangout" Raditya Dika. Mirip seperti itu, konsep terjebak di hutan, pembalasan dendam, persahabatan yang tidak tulus, hanya saja kulturnya berbeda.

Cocok untuk kamu yang suka genre CTM, slow pace yang detail, twist berlapis.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

@metamorfillah X @temanipusnas

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

27 June, 2026

[Review buku] Ayah, ini arahnya ke mana, ya?



Judul: Ayah, ini arahnya ke mana, ya?
Penulis: Khoirul Trian
Penerbit: Gradien mediatama
Dimensi: 164 hal, cetakan keempat belas Januari 2026
ISBN: 9786022083795

Buku tipis, yang hampir seluruh halamannya membuatku menangis! Gak nyangka, kata-kata sederhana, to the point, pendek, bisa se-jleb-jleb itu untukku. Meski PoVnya dari penulis lelaki, tapi relate banget bagiku sebagai anak perempuan yang ditinggal meninggal ayah di usia 11 tahun. Permainan font, ilustrasi, warna, makin menguatkan rasa dan gong di akhir dengan surat dari ayah di hari-hari yang paling kubutuhkan kehadirannya (hari kematiannya, hari pernikahan, dan hari ketika memiliki anak).

After effectnya lama dan membekas sangat. Buku yang harus ada di lemari bukuku dan bisa kubaca berulang kalau kangen Bapak. Sayangnya, saat aku bersimbah air mata, kuminta temanku yang hubungannya dengan sang ayah buruk membaca buku ini, dia datar banget. Jadi memang akan ketrigger kalau hubunganmu dengan ayah baik. Kalau tidak, sepertinya tidak menarik bahkan jadi DNF.

Aku jadi penasaran dengan karya lain dari penulis ini. Ada rekomendasi judul berikutnya yang harus kubaca?

Cocok untuk kamu yang lagi reading slump, memiliki hubungan baik dengan ayah, kehilangan ayah, serta rindu ayah.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

26 June, 2026

[Review buku] Rute



Judul: Rute 
Penulis: Ummu Izzi
Penerbit: Rumah Imaji
Dimensi: 248 hal, cetakan kedua Oktober 2024
ISBN: 9786236182413

"Jika aku wafat, kuburkan aku di mana aku diwafatkan."

Pesan tak biasa dari suaminya, Mas Faqih, seakan menjadi petunjuk bahwa rute terakhirnya akan segera tiba. Meski ada ragam pertanda, tapi saat mengalaminya, tetap saja ia luput membaca pertanda itu. Kini, hanya kenangan perjalanan cinta mereka yang tergambar sepanjang mengantarkan suami tercinta ke tempat peristirahatan terakhir. Ummi harus kuat demi keempat anaknya, terutama Mayza yang belum genap 10 tahun dan berat merasakan kehilangan Abinya. Untuk itu terciptalah buku ini, berdasarkan kisah nyata penulis untuk menguatkan diri sebab ditinggal meninggal kekasih hati.

Tidak menyangka, saya akan bersimbah air mata menyelesaikan buku ini. Cukup mentrigger diri saya akan kehilangan Bapak di usia 11 tahun. Saya merasa relate dengan tokoh Mayza dan seakan diajak melihat usaha Mama saya sepeninggal almarhum Bapak, yang hingga kini tidak terucap betapa beratnya hal itu. Yang saya tahu, malam-malam Mama hanya sering menangis terutama saat tahajjud. Kini setelah saya menjadi istri dan ibu, membayangkan ditinggal kekasih hati ternyata bisa menyesakkan dada.

Saya suka dengan alur maju mundur dan gaya bercerita penulis yang sederhana, agak puitis, dan memakai penguat Al Quran dan Hadits yang tidak berlebihan atau terasa menggurui. Hanya saja yang saya sayangkan adalah pada tampilan fisik seperti cover, pemilihan jenis font, serta editingnya. Dari cover, saya tidak tertarik sebab sederhana dan saya tidak mengenal figur yang di foto. Pemilihan jenis font, baiknya jangan yang berkait, jujur itu menimbulkan efek ngantuk. Paling mengganggu adalah editing dasar seperti penulisan huruf kapital setelah tanda titik. Banyak sekali kesalahan di bagian itu. Saya bayangkan bila buku ini digarap dengan baik terutama dilayout dan edit kece, pasti keren!

Cocok untuk aktivis dakwah dan kalian yang ingin tahu gambaran pernikahan islami.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

22 June, 2026

[Review buku] Zenitendo 7



Judul: Zenitendo 7
Penulis: Reiko Hiroshima
Penerbit: Pop
Dimensi: 167 hal, cetakan pertama Januari 2025
ISBN: 9786231343185

Duel antara jajanan dari Zenitendo dan Tatarimedo dilaksanakan. Melalui Kaido, Yodomi menitipkan beberapa jajanan pada Beniko. Para pengunjung dihadapkan pada 2 pilihan: jajanan Zenitendo atau Tatarimedo, tanpa tahu duel tersebut. Tentu semuanya memiliki konsekuensi. Ada 6 jenis jajanan kali ini yang dipilih para pengunjung: kubah impian, roti kering tertawa terakhir, biskuit mentega pemburu, cokelat koki, pir ramah tamah, permen kayu manis tamak lapar. Siapakah yang akan menang? Apa konsekuensi duel itu terhadap Beniko dan Zenitendo?

Meski pembaca dewasa, saya bisa berkaca banyak pada 6 kisah pengunjung Zenitendo. Seperti berhati-hati pada impian yang mengaburkan realitas, proses menikmati menang-kalah dalam hidup, keahlian yang digunakan untuk menolong orang, mengubah sifat sebelum mengubah hasil, menerima kekurangan diri dan berfokus pada kelebihan, serta tidak memaksakan keinginan pada orang lain. Semua itu pemahaman yang saya dapat secara berurut dari jenis jajanan yang saya sebutkan sebelumnya.

Epilognya menjelaskan alasan Yodomi membenci Beniko dan Zenitendo sebab alasan kecil 30 tahun lalu, yang sebenarnya mirip kisah Coklat Iblis. Sifatnya yang jelek, bukan keahlian/kehebatan jajanannya. Sayang, ia tidak menyadarinya. Kali ini juga ada bonus gambar lucu dari buku harian si kucing, Sumimaru.

Cocok untuk anak-anak dan dewasa yang menyukai genre fantasi, bacaan ringan dan menghibur, disertai pelajaran moral yang baik.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

20 June, 2026

[Review buku] Memory of glass



Judul: Memory of glass
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 360 hal, cetakan keempat April 2022
ISBN: 9786237351214

Mayuko melaporkan dirinya membunuh Gouda, namun ia yang mengalami gangguan ingatan segera melupakannya saat polisi datang menangkapnya. Motif dan bukti berasal dari Mitsuharu, suaminya dan catatan di email/tulisan Mayuko. Bagaimana menentukan hukuman bila pelaku pembunuhan tidak bisa merekonstruksi dan kadang mengingkari pengakuannya? Meski bukti di TKP cukup kuat, tapi tidak ada saksi. Hanya Mayuko yang bisa menjawab pertanyaan, benarkah ia seorang pembunuh dan bagaimana ia merencanakan pembunuhan dengan ingatannya yang rapuh seperti kaca (hanya bertahan 10-20 menit)?

Dari karya penulis yang sudah saya baca, kali ini amat relate dengan keseharian. Terutama topik menjadi caregiver orangtua atau birrul walidain dalam Islam. Meski budaya patriarki di Jepang masih kental, tapi melalui sosok Yuka, mewakili perasaan anak wanita yang diamanahi dan dianggap "sudah seharusnya" merawat orangtua. Ditambah keadaan demensia/gangguan ingatan yang menyulitkan perawat. Dari hubungan suami istri Mitsuharu-Mayuko, 20 tahun kebersamaan membuktikan tekad yang berawal dari rasa bersalah mampu melahirkan cinta sejati berwujud pengorbanan. Sempat mengingatkan saya pada film 50 first dates yang dibintangi Drew Barrymore dan Adam Sandler. Sungguh romantis yang membuat haru dan agak tragis. Tergantung sisi mana kamu mau melihatnya.

PoV Mayuko membuat saya memahami betapa berat dan tidak menyenangkannya mengalami gangguan ingatan. Semua terasa bagai tidak pernah memiliki ingatan. Perjuangan besar dari sisi mereka. Alur maju mundur dan klimaks yang digunakan membuat twist di ending terasa smooth dan malah membuat trenyuh.

Cocok untuk yang suka CTM (Crime, Thriller, Mystery), kisah merawat orangtua atau pasangan dengan gangguan ingatan dan penggemar Akiyoshi Rikako.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

18 June, 2026

[Review buku] Kios pasar sore



Judul: Kios pasar sore (dan cerita orang-orang biasa lainnya)
Penulis: Reda Gaudiamo
Penerbit: Shira Media
Dimensi: 126 hal, cetakan XXIV Desember 2025
ISBN: 9786238678235

Sungguh cerita dari orang-orang biasa yang amat dekat dengan keseharian kita. Ada 31 cerita dengan panjang kata berbeda, tema berbeda, ending terbuka yang bebas diinterpretasikan. Sesederhana itu. Di antara cerita-cerita itu yang paling membekas bagi saya salah satunya tentu judul buku ini: Kios pasar sore, yang berkali kebakaran tapi warung kopi Koh Lauw selalu selamat. Selain unik pesannya, saya juga nostalgia dengan almarhum Bapak yang suka mengajak saya membeli kopi giling di Tanah Abang. Saat membaca, saya seperti merasakan lagi aroma kopi-kopi di tabung kaca besar dari beragam daerah itu.

Sementara dari cerita yang agak bikin shock di ending atau gemas, saya suka cerita berjudul Kawin (baca ini ngakak sih saya), Taruni (duh pengin jitak deh!), dan Penulis baru (hiii... Seraam). Memang kualitas penulis membuat saya iri, bisa mengolah cerita biasa menjadi terasa luar biasa. Tanpa ekspektasi berlebih. Namun sebab bukan genre favorit saya dan tidak ada konflik atau twist tajam yang saya suka, saya tidak apresiasi sempurna. Sederhana saja.

Cocok untuk yang suka slice of life, reading slump, dan kumpulan cerita pendek.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

16 June, 2026

[Review buku] 0 mdpl



Judul: 0 mdpl
Penulis: Nurwina Sari
Penerbit: Romancious
Dimensi: 300 hal, cetakan ketiga November 2025
ISBN: 9786233103190

3726 mdpl yang berakhir tidak sesuai harapan Rangga Raja, mempertemukannya dengan Nina yang menyukai 0 mdpl. Ada pula sahabat lama yang menyimpan rasa, Nadia Sahara. Namun ternyata porsi Andini masih utama di pikiran Rangga. Melupakan sesulit itu. Akankah kehadiran Nina dan Nadia membuat Rangga berhasil melangkah dan menemukan dengan siapa ia akan selamanya?

Buku sekuel ini jauh lebih menarik dibanding buku pertamanya. Sebab kisah kehilangan, patah hati, berjuang move on hingga persahabatan amat relate dan diksinya pas banget mengaduk hati. Tidak berlebihan, tapi jleb dan membuat saya banyak merenung hingga banyak quote saya bagikan. Hanya saja memang secara alur akan lama berpusat di move onnya Rangga dan menjelang ending kembali terasa seperti memaksakan selesai dengan alasan sepele yang dibesar-besarkan. Menurut saya harusnya porsi Andini sudah saja, tapi seakan ingin memberi twist dimasukkanlah konflik hubungan dengan Bintang yang rasanya kurang pas. Itu saja yang kurang saya suka dari novel ini.

Sepertinya memang kekuatan penulis pada narasi, deskripsi, dan diksi puitis. Bukan pada konflik, twist, atau ending. 

Cocok untuk penggemar romance, diksi puitis, laut, senja, dan Rangga Raja.

Saya apresiasi 4,5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

11 June, 2026

[Review buku] Lies hidden in my backyard



Judul: Lies hidden in my backyard
Penulis: Kim jin yeong
Penerbit: Noura books
Dimensi: 17 bab, cetakan 1 April 2022, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786232423244

Kim Joo Ran menemukan jari tangan terkubur di taman belakang rumahnya. Beberapa hari sebelumnya pun ia sering mendengar suara-suara yang harusnya tak ada. Lalu saat ia melaporkan hal itu pada suaminya, ia hanya dibilang mengalami delusi akibat shock kehilangan kakak perempuannya dengan cara yang tragis. Ia yang bertekad mencari kebenaran, malah bingung sendiri membedakan delusi dan kehidupan nyata. Hingga ia bertemu Sang Eun yang suaminya mati di malam pertemuan dengan suami Joo Ran. Instingnya mengatakan ada hal yang aneh dan tak benar. Saat delusinya dianggap makin parah dan dianggap pasien sakit jiwa, Joo Ran berusaha mencari bukti dan meluruskan fakta. Apakah sebenarnya yang terjadi? Berhasilkah ia menemukan kebenaran?

Membaca 17 bab dengan kronologi progresif tanggal (9 april 2016- 3 juni 2016) di ipusnas berformat ebook, cukup menyebalkan. Lebih enak bentuk pdf, bernomor halaman, dan scroll ke samping daripada ke bawah. Tapi ceritanya memang menarik, sebab membuat saya bertanya siapa sebenarnya yang jahat? Apa motifnya? Kebenaran apa yang ditutupi?

Saya salut dengan tokoh Joo Ran yang memercayai instingnya meski kadang ia meragukan dirinya sendiri sebab sekitarnya pun menganggap ia tidak normal. Kompleksitas karakter serta konflik yang dialami Joo Ran (sekilas terlihat bahagia, memiliki segalanya) dan Sang Eun (sekilas menyedihkan, ingin memiliki apa yang tak mungkin) saling melengkapi bahwa tidak ada hidup yang sempurna. Tiap orang memiliki kemalangannya masing-masing.

Cocok untuk penggemar misteri dan thriller psikologi.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

@metamorfillah X @temanipusnas

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

09 June, 2026

[Review buku] Sebelas



Judul: Sebelas
Penulis: Tere liye
Penerbit: Sabakgrip
Dimensi: 442 hal, cetakan 1 Mei 2025
ISBN: 9786347046024

The Legendary Paul, pemain sepak bola terhebat yang menghilang 20 tahun ternyata ada di Bali. Luntang-lantung sebab marah pada takdir dan membenci sepak bola. Namun misteri takdir mempertemukannya dengan masa lalu dan tantangan membentuk tim sepak bola U17 selama 6 bulan untuk bertanding di Madrid melawan liga dunia. Hal yang tampak mustahil, tapi jalannya begitu mudah. Didukung Pak Hartawan, Pak Made, Uda Hendra, Isabella, dan lainnya, pencarian sebelas pemain untuk dream team pun dimulai. Mulai dari Papua di Timur hingga ke Aceh di Barat, daerah konflik hingga restu orangtua, semua lika-liku itu menyatukan pemain hebat yang pernah dimiliki Indonesia. Bisakah Paul dan timnya membuktikan bahwa sepak bola Indonesia bisa berjaya di dunia, bila tidak disusupi korupsi dan strategi manajemen yang rapi?

Sebagian besar isi buku ini ada di upaya pencarian dan pengumpulan pemain inti. Dengan nama-nama lokal yang mewakili daerah serta karakter, penulis piawai menunjukkan kekayaan Indonesia dan geografisnya. Namun di antara semua karya penulis yang sudah saya baca, jujur saja novel ini tidak terlalu menarik sebab sudah banyak gaya tulisan buku-buku sebelumnya yang mewarnai. Aksi-aksi yang terjadi mengingatkan pada beberapa judul aksi, romance, hingga petualangan karya penulis sebelumnya. Hanya satu ciri khasnya: semua ini kritik untuk sepak bola Indonesia. Bahkan hiperbola seperti "mudahnya" alur menuju Madrid dan beragam kesuksesan yang diliput koran di ending seakan mewakili harapan penggemar timnas namun jadinya miris sebab seperti jauh sekali menuju liga dunia. Novel ini, terasa gaya Indianya sekali, macam film bollywood yang hiperbol tapi lucu.

Cocok untuk remaja 15+, suka komedi satir (menyindir pemerintah/PSSI), dan dunia sepak bola.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

05 June, 2026

[Review buku] Giselle



Judul: Giselle
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 400 hal, cetakan kelima Desember 2024
ISBN: 9786235467245

Setelah 15 tahun dilarang, kini repertoar Giselle justru akan ditampilkan memperingati 20 tahun Tokyo Grand Ballet berdiri. Semua bersemangat, terutama Kanon, Junko, Yukiko, dan Ranmaru. Seiring latihan berjalan, ada rumor bahwa hantu Mayumi, pemeran Giselle 15 tahun lalu muncul. Peristiwa aneh lain pun sering terjadi hingga menyebabkan kecelakaan Chouno, kematian Reina dan Kurebayashi. Bahkan kematian mereka pun mirip dengan kisah tokoh Giselle dan Hillarion.  Benarkah ini semua kutukan Mayumi? Apa yang sebenarnya terjadi 15 tahun lalu hingga Giselle tidak boleh ditampilkan?

Sungguh piawai penulis menjelaskan hal yang tidak biasa tentang dunia balet bagi saya yang awam. Perspektif baru dan minat saya tumbuh tentang balet sejak membaca buku ini. Tidak sesederhana penampakannya. Meski dari segi thriller/misterinya bagi saya kurang, tapi ending yang dihasilkan justru lebih membekas. Sebab terngiang beratnya rasa bersalah, ketakutan, mimpi-mimpi yang berbenturan dengan realitas, dan tentunya menerima perasaan menjadi manusia. Sedih akan pengkhianatan tapi juga senang akan keadilan pembersihan nama baik.

Cocok untuk yang suka thriller, misteri, dan ingin tahu dunia balet.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#FestivalBukuBerjalan2026
#bukuberjalanberkelanjutan
#JalaninBukumu

03 June, 2026

[Review buku] Slammed



Judul: Slammed
Penulis: Collin Hoover
Penerbit: GPU
Dimensi: 336 hal, cetakan pertama April 2013
ISBN: 9789792295184

Kematian mendadak sang ayah akibat serangan jantung mengubah banyak hal dalam hidup Layken. Tahun terakhir SMAnya mengharuskan ia pindah ke Michigan sebab sang ibu tidak mampu membiayai hidup di Texas. Seminggu setelah ulang tahunnya kedelapan belas, mereka memulai hidup di Michigan. Namun perjumpaannya dengan Will dan Caulder, adiknya, membuat Layken mulai menyukai kota itu. Hingga mereka bertemu di sekolah hari pertama. Status Will sebagai guru dan Layken sebagai murid mengancam karir yang menjadi penopang utama hidup Will. Hubungan mereka kandas, namun cinta mereka kuat. Melalui klub Slammed yang membacakan puisi buatan masing-masing setiap kamis malam, mereka saling bertukar perasaan terjujur. Hingga alasan pindah sesungguhnya ibu Layken terkuak, Will tidak lagi sekadar cinta pertama, tapi juga penguat hidup. Apakah yang dirahasiakan sang ibu? Bagaimana Layken menjalani tahun terakhir tanpa memikirkan Will?

Sering mendengar nama penulisnya, tapi belum tertarik membaca romance lagi. Hingga kebosanan mengantarkanku mengambil buku fisik bersegel di lemari ponakanku ini. Seperti yang diduga, memang lagi gak mood baca romance, apalagi dengan tokoh utama remaja SMA dan guru muda yang lagi kuliah. Jadi gak seseru itu, hingga part alasan sesungguhnya sang ibu dan persiapan yang dilakukan mulai menyentuh hati. Saya juga baca perjalanan penulis tentang karyanya ini, merupakan karya pertama yang ia 'paksa' terbitkan hingga membuka jalan melahirkan banyak karya berikutnya sebab karya ini jadi best seller. Wah, kurang cocok di saya ternyata cocok di banyak orang dan di tahun terbitnya.

Cocok untuk yang suka novel romance.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

30 May, 2026

[Review buku] Wingit



Judul: Wingit
Penulis: Sara Wijayanto
Penerbit: Elex media
Dimensi: 245 hal, cetakan pertama 2024, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786230021831

Disclaimer, genre ini not cup of my tea.

Saya membacanya sebab ditantang teman dan memang available banyak di ipusnas. Jadi meski bagus secara penuturan dan enak bacanya hingga selesai, tetap saja saya tidak memberi apresiasi besar sebab bukan genre kesukaan saya.

Tapi ini novel horor pertama yang saya baca dan selesai cepat sebab memang cukup seru. Banyak belajar dari kisah para hantu yang bergentayangan dan kilas balik hidupnya. Ada yang sebab bunuh diri, dibunuh orang yang dicintai, mati dengan cita-cita mulia, hingga hantu manipulatif seperti Ningsih. Penulis yang menjadi medium untuk melihat dan merasakan kisah sang hantu atau istilahnya kesurupan.

Selama membaca ini, tentu ada pergolakan antara keyakinan saya dan kisah yang dituturkan. Sehingga saya tidak berniat membaca genre horor ini selanjutnya. Ditambah ilustrasi menyeramkan, duh gak banget deh. Saya kaget dan ternyata hampir semua tokoh hantu dibuatkan ilustrasinya. Saya banyak skip sebab gak suka lihatnya haha. Jadi hati-hati kalau yang masih takutan ya!

Cocok untuk yang suka novel horor.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

29 May, 2026

[Review buku] As long as the lemon trees grow



Judul: As long as the lemon trees grow
Penulis: Zoulfa katouh
Penerbit: Mizan
Dimensi: 512 hal, edisi kedua, cetakan kedua Oktober 2025
ISBN: 9786024413903

Salama, gadis yang bermimpi menjadi apoteker dipaksa keadaan untuk serba bisa sebab keadaan Suriah yang mencekam. Ia yang awalnya menghafal obat-obatan kini harus bisa membedah, membebat luka, hingga mengoperasi tanpa anestesi. Sementara menolong banyak nyawa, ia pun mengalami trauma atas kehilangan Baba, Mama, dan Hamza kakaknya yang ditangkap oleh tentara militer. Bagi mereka jauh lebih baik mati daripada tertangkap dan disiksa. Ketakutan itu menjelma delusi bernama Khawf. Selama ini ia bertahan sebab ada Layla dan calon bayi Salama, hingga ia mengenal Kenan. Pemuda yang bervisi membebaskan Suriah tanpa gentar, mengenalkannya lagi pada beragam warna hidup. Bisakah mereka menjalani hidup dan cinta suci di tengah ketidakpastian kondisi negara? Kapankah Suriah akan merdeka dan kembali damai?

Awal membaca, jujur saja saya banyak berhenti karena sesak membayangkan kondisi Salama yang mewakilkan saudara muslim di negara konflik seperti Suriah, Palestina, dll. Meski fokusnya banyak di Salama-Layla-Kenan, tapi detail keseharian membuat sedikit paham perbedaan konflik Suriah dengan lainnya. Jadi teringat masa gelap Indonesia ketika militer kebablasan berkuasa, mungkin sedikit seperti itu. Hal paling menyentuh tentu saja, meski sedang trauma berat, ia tetap berusaha menjaga iman. Bikin saya nangis karena tahu rasanya gak mudah. Menjelang hijrah, twist utama terkuak, makinlah saya sedih. Tapi belajar banyak tentang perjuangan realistis tentang cinta tanah air dari Salama dan Kenan. Ilustrasi dan terjemahannya bagus. Pantas saja banyak pujian untuk karya ini, dan tentunya keberanian penulis dan orangtuanya untuk menerbitkan.

Cocok untuk yang ingin tahu tentang Suriah melalui fiksi, perjuangan pengungsi, cinta tanah air dan iman Islam.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

24 May, 2026

[Review buku] Everything becomes F



Judul: Everything becomes F
Penulis: Mori Hiroshi
Penerbit: Haru
Dimensi: 448 hal, cetakan pertama Maret 2025
ISBN: 9786235467351

Profesor Magata Shiki dicurigai sebagai pembunuh orangtuanya, hingga ia harus diisolasi di sebuah pusat riset berteknologi tinggi. Kecerdasan otaknya yang melampaui zaman, kekayaan keluarga, dan split personality yang dialaminya membuat perlakuan itu lazim padanya. Hingga 15 tahun berlalu, di malam saat Saikawa dan Nishinosono bertamu ke pusat riset itu, ruangan isolasi terbuka dan muncul sebuah robot dengan mayat wanita bergaun pengantin serta tangan dan kaki yang dimutilasi. Siapa pelakunya? Apa motifnya? Bagaimana caranya, padahal ruangan itu adalah ruang tertutup canggih yang mustahil diselundupi?

Jujur saja 95 halaman pertama (hingga awal chapter 3), alurnya terasa lambat dan lama orientasinya bagi saya. Hingga butuh waktu sepekan untuk bertahan melanjutkan. Tapi ketika robot mayat keluar dan teka-teki tersajikan, saya tidak bisa berhenti membaca dan selesailah buku ini dalam 3 jam. Bahkan saya sampai membaca ulang penuturan Michiru serta kasus pembunuhan orangtua Shiki untuk memastikan info sebenarnya. Ada ekspektasi sekuelnya macam Holmes ketemu Moriarty, tapi ga berharap banyak, sih pada Saikawa! After tastenya, saya malah berpendapat gila juga sih. Ketika kaya dan pintar tapi tak bertuhan, moral pun dipertanyakan.

Yang bikin aku takjub juga, novel ini rilis pertama di Jepang tahun 1996, sebelum ditranslate ke bahasa Maret 2025. Padahal isu yang dibicarakan kecanggihan zaman now banget! Wah, penulisnya pintar dan visioner sekali ya!

Cocok untuk yang suka thriller, misteri, dan teknologi tingkat tinggi milik orang kaya yang jenius.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

23 May, 2026

[Review buku] Book's kitchen



Judul: Book's kitchen
Penulis: Kim Jee-hye
Penerbit: GPU
Dimensi: 280 hal, cetakan keenam Mei 2025
ISBN: 9786020677286

Pernahkah kamu membaca buku yang alurnya slow, tiada konflik tajam, tapi meresap ke dalam hati lalu membekas hangat?

Seperti itulah gambaran perasaanku saat membaca buku ini. Bahkan aku tidak peduli dengan alasan Yu-jin sebagai pemilik "Soyang-ri book's kitchen" mendirikan usaha ini yang terlihat impulsif dan seperti sedang lari. Makin mendekati ending, aku malah berharap benar-benar ada book's kitchen seperti ini di dunia nyata. Bukan saja sebab fasilitas yang nyaman dan program menarik untuk pecinta buku dan pejuang literasi, tetapi juga memakai hati dan idealisme yang tetap berdasarkan realitas kehidupan sehari-hari. Hingga tamu yang tidak sengaja maupun niat mengunjunginya selalu mendapatkan pengalaman menarik dan mengenali diri lebih baik. Aaah, ingin sekali bertemu orang-orang dengan vibes seperti itu. Ingin berlama-lama jadi tamu di sana. Meski ada sedikit ekspektasi perkembangan hubungan Yu-jin dan Su-hyeok.

Cocok untuk yang suka slice of life, novel ringan dan heartwarming di tengah hidup yang sibuk.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

21 May, 2026

[Review buku] Trending topics of marriage life



Judul: Trending topics of marriage life
Penulis: Eva Nur Khofifah
Penerbit: Elex Media Komputindo
Dimensi: 9 bab, cetakan pertama 2022, edisi digital RBK
ISBN: 9786230031663

Buku ini ditulis dalam 9 bab, kebanyakan berasal dari kisah klien yang konseling ke penulis. Bab pertama membahas proses pernikahan ketika cinta berlabuh, bab dua tentang banyak perbedaan pria dan wanita yang bisa menjadi kekuatan atau konflik pernikahan, bab ketiga tentang problem pasutri dan problem solving dari berbagai perspektif, bab keempat tentang sumber masalah pasutri dan problem solvingnya, bab lima tentang dilema pasutri terhadap mertua/orangtua dan problem solvingnya, bab enam tentang dosa suami terhadap istri yang sering terlupa, bab tujuh tentang dosa istri terhadap suami yang jarang disadari, bab delapan tentang beragam ujian yang melanda suami istri, dan terakhir tentang together till jannah, tujuan utama buku ini yang dikemas dengan "you can buy a house but not home".

Membaca buku ini secara digital di RBK membuat saya perlu waktu lama. Sebab termasuk buku yang antri dan tidak bisa perpanjang segera, harus menunggu sepekan untuk bisa meminjam lagi. Meski bahasanya ringan dan hanya 3-5 halaman tiap topik, tapi banyaknya sub bab di tiap bab (rata² 8-10 sub) membuat saya perlu jeda sebelum beralih ke topik lain. Masih banyak saya temukan typo dalam buku ini, sehingga agak terganggu kenyamanan membaca.

Cocok untuk yang ingin memahami A-Z pernikahan dan motivasi Islami.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

15 May, 2026

[Review buku] I want to die but i want to eat tteokpokki



Judul: I want to die but i want to eat tteokpokki
Penulis: Baek Se Hee
Penerbit: Haru
Dimensi: 236 hal, cetakan kedua puluh tujuh Februari 2023, edisi digital RBK
ISBN: 9786237351030

Kadang kita merasa ingin mati, lalu saat mendengarkan suara hati, kita ingin makan tteokpokki. Suatu gambaran kontras akan beratnya hidup namun tetap bisa dinikmati dengan kebahagiaan kecil. Juga menggambarkan rumitnya perasaan orang yang depresi. Di hari-hari yang gelap, ia berusaha mencari motivasi hidup sesaat lagi dengan hal yang terlihat remeh. Padahal itu upaya besar agar tidak kehilangan ketertarikan yang normal pada aktivitas sehari-hari, mencegah produktivitas berkurang dan meminimalisir perasaan tidak layak. 

Begitulah isi buku ini yang ditulis seperti dialog antara psikiater dengan pasiennya. Pembaca dibuat serasa sedang pergi ke psikiater sungguhan. Buku yang memperlihatkan interaksi antara psikiater yang tidak sempurna dengan seorang pasien yang juga tidak sempurna. Namun, ini sama-sama membuat mereka bertumbuh. Karena pada akhirnya, tujuan manusia bukanlah menjadi sempurna, melainkan menjadi semakin baik dan bertumbuh.

Saya baca versi digital dan secara look sangat manis. Warna² pastel yang lembut serta highlight di beberapa tulisan membuat kita mudah menangkap pesan penulis. Namun beberapa terjemahan memang agak kaku dan terasa kurang di bagian kesimpulan. Ada buku keduanya, apakah di buku itu baru terselesaikan dengan apik? Saat membaca ini, saya pun sedang berjuang dan berobat ke psikiater untuk depresi. Jadi saya merasa dipahami dan memahami diri sendiri sejak membaca kata pengantar buku ini oleh dr. Jiemi.

Cocok untuk yang ingin memahami atau sedang depresi/dystimia/cemas, gambaran ke psikiater, dan self improvement.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

Text Widget