Pages

31 July, 2026

[Review buku] Seni merayu Tuhan

Judul: Seni merayu Tuhan
Penulis: Husein Ja'far Al Hadar
Penerbit: Mizan
Dimensi: 228 hal, cetakan XVI Februari 2025
ISBN: 9786024412555

Pada dasarnya, kita dimasukkan ke surga bukan sebab banyaknya pahala yang kita peroleh, melainkan rahmat Tuhan. Oleh sebab itu, kita harus bisa merayu Tuhan agar Dia mau memberikan rahmatnya pada kita. Buku ini menjelaskan bagaimana dan cara apa saja yang bisa dilakukan dalam rangka merayuNya. Dibagi menjadi 4 bab: beragama dengan cinta (merayu bukan mendikte), beragama dengan keberagaman (memberi solusi bukan menghakimi), beragama dengan akhlak (mengajak bukan mengejek), dan beragama dengan tulus (ikhlas bukan culas).

Bagi saya, gaya bahasanya memang ringan dan mudah, sehingga bisa saya selesaikan dalam waktu 4 jam. Hal yang dibahas pun familier. Hanya yang saya notice adalah, sosok yang banyak disebut penulis di buku ini adalah cicit Rasulullah seperti Ali Zainal Abidin, Muhammad Al Baqir, dan habib-habib lainnya. Apa sebab penulisnya juga habib ya, jadi kekhasannya ya para habaib juga hehe. Font, layout, beberapa tipografi dan ilustrasi juga membuat tampilan buku ini bagus.

Cocok dibaca bagi yang suka islam populer dengan bahasa ringan, humoris dan dakwah pada kaum muda (milenial).

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

[Review buku] Kereta Semar Lembu

Judul: Kereta Semar Lembu
Penulis: Zaky Yamani
Penerbit: GPU
Dimensi: 320 hal, cetakan pertama 2022, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020664637

Lembu lahir pada tahun rel kereta api pertama di Jawa dibuat di Kemijen. Tahun 1865 dengan budaya ronggeng dan bunuh membunuh akibat rebutan pelacur begitu biasa. Bersamanya, ada sebuah kerincing yang menempel saat ia lahir. Penanda serta pengutuk agar ia tidak bisa keluar atau jauh dari rel kereta api. Seratus tahun, Lembu hidup sebagai manusia, menyusuri rel kereta di Jawa, melihat pergantian zaman dari Belanda, Jepang, kemerdekaan, hingga komunis menguasai Indonesia. Lima puluh tahun ia gentayangan sebagai hantu sebab kematiannya yang mengerikan akibat siksaan serta penguburan yang tak layak. Hingga tiba masanya ia dijemput oleh kereta Sang Dalang. Sebelum pergi, ia ceritakan kembali hidupnya sebagai manusia dan hantu selama 150 tahun. Apa saja yang ia saksikan serta perjalanan hidupnya yang magis.

Awal membaca mengingatkan saya pada buku Cantik Itu Luka sebab terbangun dari kubur. Lalu saat flashback masa kelahiran dan kehidupan manusia, unsur fantasi dan magisnya dengan poros stasiun membuat saya kian tertarik. Apalagi saat tokoh-tokoh yang bersinggungan dan kelak mengukir sejarah negeri berdialog dengan Lembu. Bagi yang suka baca his-fic, pasti akan familier dengan orang, tempat, serta situasi di tahun yang dijelaskan di sini. Meski begitu, dengan aspek magisnya buku ini menawarkan sudut pandang baru dengan PoV Lembu yang bisa melihat dunia arwah dan dijaga para punakawan. Keunikan itu yang membuat saya merasa pantas saja karya ini diganjar juara 1 oleh DKJ. Hanya saja, memang karya sejenis ini ada unsur vulgarnya meski bahasanya sudah diperhalus. Itulah yang membuat saya agak tak nyaman saat membaca, ditambah keyakinan yang berbeda tentang reinkarnasi.

Cocok dibaca bagi yang suka surealis, fiksi sejarah, serta kisah 4 punakawan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

27 July, 2026

[Review buku] Komik ga jelas 3

Judul: Komik ga jelas 3
Penulis: Jasmine H. Surkatty
Penerbit: Elex Media Komputindo
Dimensi: 164 hal, cetakan pertama Mei 2018, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020485515

Menemukan jilid ketiga dari seri komik ga jelas di ipusnas. Padahal nyarinya komik detective conan. Memang ketidakjelasan yang menuntunku membaca kembali lanjutan comedy ga jelas ini haha. Mirip volume 2, ada teka-teki yang ga jelas dan garing (maksa ketawa), lalu tokoh budi, bro, dan kali ini PoV Susi yang disukai Budi. Elemen barunya ada kisah astronot Indonesia yang menjelang ending jadi tautan penasaran untuk volume keempatnya.

Cocok dibaca bagi yang lagi reading slump atau butuh bacaan ringan.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

25 July, 2026

[Review buku] Stories for rainy days



Judul: Stories for rainy days
Penulis: Naela Ali
Penerbit: POP
Dimensi: 198 hal, cetakan pertama Mei 2016, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786024240608

Tiga puluh lima short stories dengan ilustrasi dan jumlah kata yang variatif. Tema utamanya kali ini adalah past, present, and possibilities of future. Dituliskan dalam bahasa inggris yang mudah dimengerti, kisah-kisah ini memang cocok sekali dibaca saat hujan. Memberi kehangatan, memanggil kenangan dan membuat sendu dengan refleksi. 

Saya suka dengan konsep dan bahasanya yang mengajak belajar lagi dalam bahasa inggris. Namun, sebab saya sudah membaca buku keduanya, di buku pertama ini saya merasa diksinya tidak sekuat buku kedua. Juga ilustrasinya, entah mengapa lebih berkesan yang kedua. Mungkin sebab penulis lebih matang dan banyak perbaikan dari buku pertama ini.

Cocok dibaca bagi yang suka bacaan dalam bahasa inggris easy dan puitis, dilengkapi ilustrasi, romance-kontemplasi, dan tipis (<200 halaman).

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

24 July, 2026

[Review buku] Ferris wheel at night



Judul: Ferris wheel at night
Penulis: Minato kanae
Penerbit: Haru
Dimensi: 428 hal, cetakan pertama September 2021
ISBN: 9786237351801

Keluarga Takahasi merupakan sosok keluarga yang terlihat sempurna. Rumahnya besar, bergaya keren, suami istri tak pernah bertengkar, anak-anaknya pintar dan rupawan, amat cocok dengan lingkungan elit Bukit Hibari. Hingga suatu malam, sang ayah mati akibat dipukul oleh sang istri. Anak-anaknya sedang tak di rumah. Para tetangga yang sempat mendengar suara jeritan Shinji dan ibunya kaget. Bila ada pembunuhan, lebih cocok terjadi di keluarga Endo, tetangga mereka yang sering ribut. Apa kebenaran yang menjadi motif sang ibu membunuh sang ayah? Bagaimana status anak-anak mereka, anak korban pembunuhan atau anak pembunuh? Apa peran tetangga setelah kasus terjadi?

Buku ketiga karya penulis yang kubaca ini menawarkan sudut pandang berbeda dari buku-buku sebelumnya. Hal menarik pertama adalah, tidak adanya penjelasan dari pelaku dan korban. Sehingga sampai ending, kita tetap tidak tahu apa perasaan dan motif sesungguhnya. Lalu, kejadian di sebuah keluarga di perumahan elit ini justru digambarkan dari sudut pandang 2 keluarga tetangga terdekatnya. Seperti sebuah sindiran akan hubungan sosial para tetangga di sebuah lingkungan. Seakan menyatakan bahwa pembunuhan itu bisa dicegah, bila tetangganya tidak berasumsi dan mau sedikit peduli. Meski di zaman sekarang ini, kita juga bingung dengan batasan bertetangga yang baik dan terlalu ikut campur itu seperti apa. Sosok Kojima cukup mewakili ironi itu. Terakhir, dari judul dan covernya kali ini lebih deep bagi saya. Sebab ternyata jawaban makna judul yang dipilih justru ada di paragraf terakhir ending buku ini. Tak terduga!

Cocok untuk penyuka genre CTM dan kritik sosial tentang peran dan batasan tetangga di perumahan elit.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

21 July, 2026

[Review buku] Imprisonment



Judul: Imprisonment
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 276 hal, cetakan pertama Desember 2023
ISBN: 9786235467191

Yukie kewalahan menjalani peran sebagai perawat, istri, dan ibu. Ia memutuskan resign di malam natal. Hari terakhir ia bekerja, mengambil sif malam, dan menitipkan Maiko, anaknya pada sang suami yang juga tenaga medis dan sedang mengambil cuti. Tetapi firasat buruk menghampirinya saat sang suami tidak membalas pesan atau mengangkat telepon. Padahal ia ingin meninggalkan kesan baik sebelum resign, tapi pikirannya malah tidak tenang. Sebenarnya apa yang dilakukan suaminya?

Di antara karya penulis yang sudah saya baca, buku ini termasuk yang B aja. Plot twistnya ada menjelang ending, tapi tidak terlalu seru, sebab seperti dua kebetulan bertumpuk. Meski demikian, saya tetap suka cara bercerita penulis yang kali ini menyuarakan isi hati wanita pekerja yang lelah harus menjadi tenaga medis profesional yang merawat banyak orang, ibu yang selalu hadir saat anaknya membutuhkan, serta istri yang ketumpuan segala tanggung jawab di sistem patriarki. Dialog di halaman 26-27 pun saya alami dalam kehidupan nyata. Kadang terlalu banyak mental load yang dihadapi istri dan ibu. Bantuan 'memikirkan menu makan' atau 'reminder jadwal sepekan' amat sangat berarti dan mengurangi kelelahan. Sebab dari pikiran itu, akibatnya bisa ke lelah mental, lelah fisik, hingga libido turun dan mengakibatkan sexless. Pada akhirnya, lagi-lagi perempuan yang disalahkan bila ada masalah dalam rumah tangganya.

Cocok untuk penggemar Akiyoshi, penyuka genre CTM dan yang ingin tahu dinamika pekerjaan tenaga medis (utamanya perawat).

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

17 July, 2026

[Review buku] Silence



Judul: Silence
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 326 hal, cetakan keempat Juli 2022
ISBN: 9786237351986

Miyuki yang besar di pulau terpencil dengan salju banyak tiap tahunnya, bermimpi menjadi idola di Tokyo. Sayangnya, kesempatan emas saat kecil yang ditentang orangtuanya tidak terulang dua kali. Mimpi yang gagal namun tetap menjadikannya ingin tinggal di Tokyo melebihi apa pun. Sayangnya, saat ia mengajak Toshiaki untuk menikah sekaligus pulang kampung, ia merasa dewa Simatama penjaga pulau tidak mengizinkannya pergi dari sana. Niat jahat Toshiaki pun terbongkar dan alasan kembali ke Tokyo sudah tidak ada. Miyuki hidup bahagia dan menikah dengan Tatsuya. Hingga ia menemukan sebuah rahasia bagaimana Simatama melindungi para penduduk pulau.

Turning point cluenya adalah saat jas pinjaman bernama Suzuki dikenali oleh Tomoko. Merinding dan mulai tertebak plot twist tapi tetap menyangkal. Saat kebenaran terkuak, apalagi dialog Miyuki dan ibu mertuanya di akhir membuat saya ngeri, sih. Seperti ada hukum kuat di pulau itu yang saling menjaga entah apa pun caranya. Dan yang dijaga hanya bisa berterima kasih meski kenyataannya berlumur darah. Bisa tenang gak sih hidup yang seperti itu? Judul silence sendiri menyiratkan kerjasama penduduk yang solid tanpa banyak kata didukung salju yang meredam segala suara. 

Cocok untuk penggemar Akiyoshi, penyuka genre CTM dan kehidupan warga desa di pulau terpencil.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

16 July, 2026

[Review buku] The dead returns



Judul: The dead returns
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 248 hal, cetakan kesembilan Maret 2019
ISBN: 9786025385803

Koyama Nobuo terbangun dalam tubuh Takahashi Shinji yang rupawan, setelah ia didorong jatuh dari sebuah tebing. Kesempatan hidup tak terduga, ia manfaatkan untuk mencari tahu siapa pelaku yang membunuhnya. Meski harus berpura-pura menjalani hidup sebagai Shinji yang berbeda 180° kepribadiannya, ia kembali ke sekolah lamanya. Ada 35 orang tersangka, teman sekelasnya di kelas 2A. Berhasilkah ia menemukan pembunuhnya? Bisakah ia kembali sebagai Nobuo?

Salah satu cara efektif bagi saya mengatasi reading slump memang dengan bacaan CTM. Satu buku sehari amatlah mudah, apalagi penulisnya macam Akiyoshi-sensei. Tak diragukan lagi. Meski kali ini saya terkejut, sebab sungguh ada horornya. Biasanya tulisan sensei itu logis dan bisa dijelaskan dengan akal, kali ini beda. Dengan ragam twist, keraguan akan tebakan pelaku, dan ending yang membuat haru bahkan hati hangat meski tidak logis dengan efek hantunya, saya tetap terhibur dan mendapat insight tentang kehidupan anak SMA di Jepang. Konflik yang mungkin terlihat kecil bagi orang dewasa, ternyata berat bagi mereka.

Cocok untuk penggemar Akiyoshi, penyuka genre CTM dan horor.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

15 July, 2026

[Review buku] Seporsi mie ayam sebelum mati



Judul: Seporsi mie ayam sebelum mati
Penulis: Brian Khrisna
Penerbit: Grasindo0,
Dimensi: 216 hal, cetakan ketiga puluh empat Juni 2025
ISBN: 9786020531328

Ale yang bertubuh tinggi 189 cm, berat 138 kg, berkulit hitam, dan memiliki masalah bau badan ingin mengakhiri hidupnya 24 jam ke depan. Ia sudah lelah bertahan tanpa dihargai, dipaksa kuat dan tidak boleh menangis, serta dianggap tidak berguna apalagi menarik. Depresi akut yang dideritanya ternyata terjadi sejak ia kecil dan berasal dari orangtuanya sendiri yang hingga kini pun tidak pernah meminta maaf padanya. Namun 5 menit sebelum memutuskan bunuh diri, Ale ingin memakan mie ayam langganannya dan ia merasa itu hak yang harus dipenuhi sebelum meninggalkan dunia yang jahat ini. Perjalanan menemukan mie ayam itu membuatnya berkenalan dengan Murad, Mami Louisse, Ibu Murni, Pak Uju, dan Pak Jipren yang membuatnya mengubah sudut pandang tentang hidup. Sebulan dari keputusan bunuh dirinya, ia menemukan makna baru. Apa makna yang ia dapat dalam sebulan itu? Akankah ia tetap bunuh diri atau bertahan hidup?

Bagi saya, penyintas depresi 2 bulan, membaca ini cukup trigger mengingat masa-masa kelam saat depresi. Terutama dialog Ale dengan Pak Jipren di halaman 190-191. Saya merasakan kemuakan itu, ketika orang sekitar menyuruh kita sabar, mengambil hikmah, berdoa dan beribadah ketika sedang down. Untungnya saya memilih berobat ke psikiater, sebab bukan ruhani yang sakit, tapi mental. Itu juga bagian ikhtiar dari doa. Empati pada Ale jadi personal bagi saya. Fakta menarik lainnya, penulis menyambungkan persinggungan hidup Ale dengan beberapa tokoh di bukunya yang lain, seperti Juleha di "Sisi tergelap surga" dan "Bandung menjelang pagi". Meski terasa agak bertumpuk keajaiban peristiwa dalam hidup Ale, dari action hingga slice of life, tapi endingnya masih realistis dan tidak terkesan happily ever after.

Cocok untuk kamu yang ingin tahu gambaran depresi akut serta novel inspiratif dalam memaknai hidup yang tidak melulu bahagia.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

13 July, 2026

[Review buku] The woman in cabin 10



Judul: The woman in cabin 10
Penulis: Ruth Ware
Penerbit: Noura books
Dimensi: 473 hal, cetakan pertama 2016, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786023852840

Laura Blacklock (Lo) kira dirinya beruntung menggantikan Rowan untuk liputan di kapal pesiar mewah: Aurora. Sayangnya, kejadian pembobolan rumahnya sebelum keberangkatan menyebabkan ia sulit tidur dan panic attacknya kambuh. Interaksinya dengan wanita di kabin 10 untuk meminjam maskara dan kesaksiannya mendengar bunyi ceburan disertai noda darah di kabin itu, membuat ia diragukan. Sebab kabin itu kosong dan ia cukup mabuk saat menyatakan kesaksiannya. Namun, insting Lo begitu yakin, bahwa wanita itu dibunuh. Namun siapa sebenarnya wanita itu? Mengapa tidak ada yang tahu identitasnya? Staff dan para tamu pun tidak ada yang mengenali, apakah memang ia berkhayal ataukah ada yang menutupi kejadian itu? Apa motifnya?

Ini buku ketiga karya penulis yang saya baca, dan saya suka sekali. Bagi kamu, penggemar Agatha Christie, pasti akan merasa deja vu dan terobati kangennya dengan gaya penulisan di buku ini. Bahkan nickname MissJaneMarple menjurus ke salah satu tokoh terkenal karya Agatha. Dengan lokasi kapal pesiar mewah di tengah lautan, lepas dari hukum dan kemudahan menghilangkan seseorang dengan menceburkannya di laut, Lo menemukan banyak rintangan. Tapi perjuangannya meski diragukan akan membuat kita jatuh hati. Belum lagi saat mengupas alibi dan melihat cela di tiap tokoh, membuat kita akan terombang-ambing menebak siapa pelaku dan apa alasannya.

Cocok untuk kamu yang suka genre CTM dan gaya klasik agatha christie.

Saya apresiasi 4,5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku

Text Widget