Pages

08 May, 2026

[Review buku] Girls in the dark

Judul: Girls in the dark
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 288 hlm, cetakan kedua puluh satu November 2025
ISBN: 9786025297281

Kematian Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi meninggalkan pertanyaan besar. Sebab ada setangkai bunga lily di tangannya, seakan itu adalah dying message. Apakah ia mati bunuh diri atau dibunuh? Gosip pun beredar bahwa pelakunya ada di antara 6 anggota klub. Sepekan setelahnya, pertemuan wajib dengan ritual tahunan yang menjadi tradisi klub mengenang Itsumi melalui cerita pendek yang dibuat masing-masing anggota. Mengejutkannya, naskah mereka saling menjelaskan dan menunjuk nama seorang pelaku. Juga interpretasi berbeda akan arti bunga lily yang dipegang Itsumi. Siapakah pelaku sebenarnya? Manakah naskah yang benar?

Sepanjang membaca, menarik sekali diajak menyelami PoV enam gadis. Meski ada pertentangan, tapi ada pula persamaan terhadap sebuah kejadian. Di situlah clue, motif, dan kepalsuan terendus. Plot twistnya ada di ending, naskah yang dibacakan Sayuri, ketua klub baru dan kenyataan selama tradisi Yami-nabe berlangsung. Hati² mual sih, baiknya jangan makan saat baca buku ini haha.

Meski begitu, saya masih merasakan keanehan Sayuri dan memikirkan apa yang terjadi setelahnya. Sebab kelogisan berkata, tak segampang itu melenyapkan nyawa beserta konsekuensinya. Sayangnya cerita hanya berakhir di sana. Entah kelanjutan sekolah dan para gadis klub sastra.

Cocok dibaca bagi yang suka thriller, iyamisu, dan misteri pembunuhan di SMA Putri.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

07 May, 2026

[Review buku] The perfect husband

Judul: The perfect husband
Penulis: Indah Riyana
Penerbit: Romancious
Dimensi: 576 hlm, cetakan kedua 2016
ISBN: 9786026922311

Ayla tak menyangka ayahnya masih menganut nilai konservatif seperti perjodohan. Meski calon suami yang dipilihkan oke, tapi Ayla ingin menikah karena cinta bukan paksaan. Usia 25 tahun, ia terpaksa mengiyakan lamaran Arsen, sebab kebrengsekan pacarnya yang ternyata suami orang. Tanpa peduli sedikit pun tentang Arsen, ia melanjutkan hidupnya seperti belum menikah saja, hanya pindah rumah. Bahkan ia tidak tahu pekerjaan dan aktivitas Arsen. Semua ia ketahui belakangan dan dari orang lain. Di saat terlambat, benih cintanya pada Arsen baru tumbuh. Bisakah ia mendapatkan hati Arsen setelah ia sakiti berulang kali?

Setelah beberapa kali baca genre iyamisu, lalu saya selingi baca buku roman macam ini, rasanya memang jomplang sih. Datar dan mudah terbaca arahnya. Namun berkat keimutan ukuran buku dan pemilihan jenis font yang tidak bikin ngantuk, tetap bisa saya selesaikan sehari. Jujur saja, ada beberapa part yang bagi saya kurang masuk akal, sebab gak gitu amat sih kehidupan pernikahan dan plin plan karkter Ayla serta Arsennya. Sampai saya berkesimpulan entah penulisnya belum menikah atau memang genre roman di wattpad ya 11-12, gak jauh dari perjodohan, dll. Konfliknya kurang tajam dan endingnya kurang klimaks sih, padahal ada beberapa part yang saya rasa akan seru kalau skenarionya beda. Hehe, tapi tetap happy ending is a must kayaknya di wattpad gini ya.

Cocok dibaca bagi yang suka romance dan gambaran kehidupan pernikahan dengan pilot.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

06 May, 2026

[Review buku] Pasien

Judul: Pasien
Penulis: Naomi Midori
Penerbit: Haru
Dimensi: 120 hlm, cetakan pertama Januari 2024
ISBN: 9786235467214

Sebuah tragedi mengenaskan menimpa keluarga beranggotakan 6 orang. Mereka mati dibunuh, bahkan ada yang dimutilasi. Pembunuhnya sendiri adalah kakak adik yang menjalin hubungan terlarang (incest) dan saling membunuh setelah membunuh 4 anggota keluarga lainnya. Diduga masalah perebutan harta waris. Hingga kasus itu ditutup oleh polisi, tidak ada yang tahu bahwa semua itu adalah rencana seseorang dan kedua kakak adik itu pun dibunuh oleh pelaku sebenarnya. Hanya pembunuh dan psikolognya saja yang tahu kebenaran itu.

Saya tak menyangka bahwa penulisnya dari Indonesia, sebab namanya jepang banget. Genrenya iyamisu pula. Tapi saat membaca memang unsur lokal seperti klenik sajen, dukun, dan adatnya terasa Indonesia sekali. Meski tipis dibanding novel sejenisnya, cerita mengalir begitu enak. Membuat kita tak ingin lepas dan segera menamatkannya. Twistnya memang bisa ditebak sedari awal bagi yang biasa baca thriller, sebab ada beberapa hal janggal yang menjadi clue. Hanya saja, tetap di ending membuat saya masih kebingungan tentang keaslian cerita, profesi asli pelaku, dan kisah asli si pasien. Agak merinding juga ketika baca catatan penulisnya bahwa kisah ini berdasarkan kisah nyata dari temannya.

Cocok dibaca bagi yang suka thriller psikologis, misteri, dan kesehatan mental.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

04 May, 2026

[Review buku] Jingga jenaka

Judul: Jingga jenaka
Penulis: Annisa Rizkiana Rahmasari
Penerbit: KPG
Dimensi: 118 hlm, cetakan pertama 2019, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786024811105

Kalau kamu lagi capek dan ingin baca hal yang ringan, hangat, serta memanjakan mata, buku ini cocok banget. Puisi-puisi yang ada di dalamnya mengingatkan kita pada masa kecil, ketika inspirasi begitu mudah didapat dalam keseharian, sederhana dan bebas berimajinasi. Ditambah pemilihan font yang lucu dan menambah kesan kanak-kanak, warna-warna pastel yang membuat kita berseru "Lucu, gemas!", dan ilustrasi komik 4 panel serta dongeng lepas yang menarik. Bisa kamu selesaikan dalam sekali duduk, tapi kalau aku sih agak lama. Sebab membayangkan masa kecil dulu hehe.

Cocok dibaca bagi yang suka buku berilustrasi, puisi sederhana, warna menggemaskan, dan lagi reading slump.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

03 May, 2026

[Review buku] Generasi Emas

Judul: Generasi emas
Penulis: Ahmad Rifa'i Rif'an
Penerbit: Quanta
Dimensi: 359 hlm, cetakan kedua Desember 2019
ISBN: 9786020497907

Bagi kamu yang pernah baca karya penulis, pasti setuju kalau gaya bahasanya ringan, tidak berpanjang kata, dan intinya mudah dipahami. Buku ini pun membawa vibes positif sepanjang membacanya. Ada 100 artikel pendek yang menjelaskan apa saja cara menjadi generasi unggul, berprestasi, dan berkontribusi dalam kebaikan. Motivasi islami yang bisa dipraktikkan bahkan oleh non muslim.

Artikel sepanjang 2-3 halaman yang kemudian ditutup dengan quote di tiap tulisan membuatnya bisa dibaca acak. Hanya saja saya menemukan banyak typo yang cukup mengganggu, padahal sudah cetakan kedua. Sepertinya penerbit perlu cek lagi naskah sebelum dicetak ulang.

Cocok dibaca bagi yang ingin positive vibes dan generasi emas yang Allah ridhai.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

[Review buku] Absolute Justice

Judul: Absolute Justice
Penulis: Akiyoshi Rikako
Penerbit: Haru
Dimensi: 268 hlm, cetakan kedua Juli 2018
ISBN: 9786025186011

Bila ada seorang pahlawan kebenaran, orang itu adalah Noriko. Ia berani dan bertekad mengikuti aturan sebab mendewakan kebenaran. Meski hasilnya bisa saja menyakiti orang terdekatnya. Itulah yang dialami Kazuki, Yumiko, Riho, dan Reika. Keempat teman SMA Noriko yang awalnya memuja bahkan merasa ditolong oleh Noriko, perlahan menyadari bahwa semua yang dilakukan Noriko bukan sebab tulus atau hubungan baik, tetapi dasar benar atau salah secara hukum. Rasa kagum pun perlahan menjadi sesak, benci dan ingin Noriko tiada. Bisakah manusia hidup tanpa kesalahan?

Serius, baca ini kesal banget sama Noriko. Rigid banget, beneran kayak robot. Sampai aku berpikir, beneran dia gak punya salah atau masalah dalam hidupnya yang bikin dia keliru gitu? Lalu suaminya beneran bisa hidup sama pasangan kayak gitu? Capek mental, gak, sih? Lalu aku teringat kata-kata seorang guru, bahwa gak ada kebenaran absolut di dunia ini, selama aturan itu masih berasal dari manusia. Kebenaran absolut hanya bisa bersumber dari Allah. Nah, di novel ini aku jadi memahami perkataan guruku itu. Iya, ya, sulit untuk manusia bersikap adil dan lurus. Berat sekali menjadi/membuat hukum, makanya perlu Tuhan. Sebab gak semua hal bisa diselesaikan dengan benar saja, tapi juga butuh hasil yang baik.

Dari segi cerita, bahasa, dan twist semuanya seru, bahkan khas penulis yang membuka kisah dari PoV tiap tokoh. Menggali latar dan sisi kelam mereka. Hanya saja bagi saya kurang lengkap sebab tidak ada PoV ayah atau suami Noriko. Penasaran bagaimana lelaki bertahan dengan perempuan seperti itu.

Cocok dibaca bagi yang suka thriller dan konsep kebenaran absolut.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

30 April, 2026

[Review buku] Penance

Judul: Penance
Penulis: Minato Kanae
Penerbit: Haru
Dimensi: 356 hlm, cetakan kesembilan Februari 2026
ISBN: 9786237351375

Emily dibunuh dan dilecehkan oleh seorang laki-laki. Keempat temannya (Sae, Maki, Akiko, Yuka) yang melihat wajah pelaku tidak bisa bersaksi dengan jelas akibat shock saat menemukan jenazahnya. Sehingga pelakunya pun tidak tertangkap. Asako, ibu Emily, tidak bisa menerima kesaksian keempat anak itu dan mengancam mereka untuk menemukan pelaku sebelum kasus kedaluwarsa. Jika tidak, ia akan membalas dendam sebab ia memiliki uang dan kekuasaan. Lima belas tahun berlalu, mendekati waktu kedaluwarsa kasus, keempat anak itu tumbuh dengan trauma yang mengubah jalan hidup mereka. Siapakah pelakunya? Apa motifnya? Salahkah mereka berempat?

Banyak banget pelajaran yang kuambil dari novel ini. Di antaranya:
1. Hati-hati berbicara pada anak kecil, kalimat orang dewasa itu menancap dalam bagi seorang anak
2. Jika tertimpa musibah, cek dosa dan kesalahan diri sendiri dulu, jangan blaming sembarangan meski sedang terluka
3. Kejujuran jauh lebih baik dari kenyataan yang tidak diungkapkan

Dari sisi ending mengingatkanku pada sesaknya kenyataan seperti di film "Maharaja" India. Penulis berhasil mengupas dengan perlahan gesekan pergaulan anak-anak, trauma dan penyikapan berbeda tiap anak, keresahan adaptasi orang kaya dengan orang biasa/miskin, serta dosa orangtua yang berdampak ke anak. 

Cocok dibaca bagi yang suka misteri, thriller, dan psikologis tentang trauma masa kecil.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

29 April, 2026

[Review buku] Cara berbahagia tanpa kepala

Judul: Cara berbahagia tanpa kepala
Penulis: Triskaidekaman
Penerbit: GPU
Dimensi: 300 hlm, cetakan pertama Mei 2019, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020629940

Sempati yang lelah dengan pikiran di kepalanya memilih program ilegal "Bebaskan kepalamu" agar hidupnya tidak lagi perlu ia pikirkan. Namun, sebuah kecelakaan terjadi, ia kehilangan kepalanya yang diletakkan di rumah terkunci saat ia ke warung depan. Saat mencari pertolongan ke kantor eksekutornya, M4, ia malah menemukan M4 hilang dan kantor sudah ditutup. Bila ia tidak segera menemukan kepalanya, ia akan segera mati atau ditangkap polisi sebab program ilegal. Dalam pencariannya ia malah menemukan rahasia keluarga yang selama ini disimpan ayah dan ibunya. Berhasilkah Sempati menemukan kepalanya dan kembali hidup? Apa dampak rahasia orangtuanya bagi hidup Sempati?

Wah gila! Itu sih pikiran awalku baca bab pertama buku ini. Kok bisa-bisanya penulis kepikiran ide absurd macam ini. Menyeramkan tapi bisa dipahami juga dari sisi beban hidup di kota urban ini. Namun semakin ke ending, terutama setelah terkuak dari PoV Semanggi, Derai Cemara, dan Merpati, saya malah teringat surealisnya "Cantik itu luka". Tentang kematian yang berlapis seperti kenyataan di film "Inception", membuat saya hilang arah mana awal, mana akhir. Hanya saja bahasa penulis di sini lebih asing (banyak kosakata yang jarang saya temui) dan juga puitis. Tipografi di beberapa halaman pun serupa puisi. Endingnya tentu saja menyisakan banyak tanya dan ketidakpahaman saya akan cerita.

Cocok dibaca bagi yang suka sastra thriller bercampur surealis.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

23 April, 2026

[Review buku] Minimarket yang merepotkan

Judul: Minimarket yang merepotkan
Penulis: Kim Ho-Yeon
Penerbit: Haru
Dimensi: 400 hlm, edisi kedua cetakan kedua Februari 2026
ISBN: 9786235467313

Berawal dari dompet yang tertinggal di Stasiun Seoul, nenek bernama Yeom Yeongsuk bertemu dengan Dokgo, seorang tunawisma yang hilang ingatan. Yeongsuk yang merupakan pensiunan guru sejarah menilai Dokgo adalah orang yang baik dan tulus, hingga ia memberikan kesempatan pada Dokgo untuk menjadi karyawan shift malam minimarketnya. Kesempatan itu membuat banyak perubahan baik dalam hidup mereka yang bertemu Dokgo. Gadis muda yang tadinya bingung akan menjadi apa, menemukan tujuan hidupnya. Ibu yang kesulitan berkomunikasi dengan anaknya, memulai mendengar sang anak. Kepala keluarga yang tertekan akibat pekerjaan dan asing dengan keluarganya memulai pendekatan pada istri dan anak kembarnya. Penulis naskah yang ingin pensiun menemukan ide tulisan masterpiecenya. Sayangnya, misteri siapakah Dokgo belum terjawab. Bisakah ia mengingat identitasnya dan kembali pada kehidupannya lagi?

Sebagaimana novel slice of life, konfliknya tidak berat, tapi membuat hangat hati. Pertemuan kecil yang mungkin tidak kita sadari kadang menjadi makna yang begitu besar bagi yang bertemu diri kita. Semua orang berjuang dengan takdirnya, maka berusahalah ramah pada tiap orang yang kautemui. Juga tentang penyesalan, pertobatan, dan kesempatan untuk memperbaiki hidup. Jangan menyerah, selagi nafas masih ada.

Cocok dibaca bagi yang suka slice of life, kesempatan kedua, dan pertemuan yang mengubah hidup.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

19 April, 2026

[Review buku] Buku panduan matematika terapan

Judul: Buku panduan matematika terapan
Penulis: Triskaidekaman
Penerbit: GPU
Dimensi: 359 hlm, cetakan pertama 2018, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020624587

Berawal dari pertanyaan P-NP (sesuatu yang bisa diperhitungkan - sesuatu yang tidak bisa diperhitungkan), Prima dengan keterbatasan fisiknya mencoba menjawab seumur hidupnya. Dalam pencarian jawaban itu, ia bertemu Tarsa yang cerdas dan Mantisa yang membuat cinta. Semua teori matematika ia terapkan dan coba gabungkan untuk membuktikan bahwa semua bisa diperhitungkan. Sayangnya, tidak ada yang bisa menghitung serta mengetahui kapan ia akan mati. Tidak semua pertanyaan harus memiliki jawaban.

Buku ini salah satu TBR yang saya cicil sejak tahun lalu. Bukan sebab bahasanya, tapi filosofinya yang dalam. Rumus-rumus yang menunjang ketika diterapkan dalam kehidupan ternyata bisa sedalam itu maknanya. Ditambah berganti-ganti PoV, ada yang PoV orang pertama, PoV orang kedua, dan PoV orang ketiga. Paket lengkap memang. Beberapa diksi pun tidak umum, hingga kadang harus saya cari tahu artinya di kbbi. Itulah kelebihan sekaligus kekurangan buku ini. Seperti ingin bilang, buku ini bagus, tapi memang agak sulit dimengerti. Tapi saat kau tahu keindahannya, bisa dirasakan, sulit dijelaskan.

Cocok dibaca bagi yang suka matematika, filsafat, dan banyak pertanyaan tentang kehidupan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku 

Text Widget