Pages

12 April, 2026

[Review buku] Jalan tak ada ujung

Judul: Jalan tak ada ujung
Penulis: Mochtar Lubis
Penerbit: Yayasan Pustaka Obor Indonesia
Dimensi: 166 hlm, cetakan 7 Februari 2016, edisi digital RBK
ISBN: 97989794619803

Kondisi Jakarta tahun 1946, lepas kemerdekaan tapi masih dibayang-bayangi NICA dan kepemimpinan yang kebingungan. Sebagian (kaum tua) ingin kembali ke masa Belanda sebab kerja tenang dan sebagian lagi (kaum muda) berjuang melawan Belanda yang masih berusaha menjajah dengan kekerasan. Di tengah itu semua, Guru Isa bertahan mengajar, meski gaji kian tak cukup hingga utang menumpuk. Usianya yang terpaut jauh dengan sang istri, Fatimah, serta ketidakmampuannya memberikan keturunan membuat hubungan pernikahannya dingin. Kepada musik, lewat biola ia menemukan ketenangan. Lewat musik pula ia berkenalan dengan Hazil, pemuda pejuang yang begitu berani. Ia yang takut, tapi tak bisa menolak mengalami konflik batin yang kian hari menggerus fisiknya. Kapankah jalan tak ada ujung ini berakhir? Akankah hari damai datang kembali?

Menarik membaca sastra lama yang berisi perjuangan setelah kemerdekaan, kondisi Jakarta, hingga budaya bahasa di masa itu. Meski tidak ejaan lama banget, tapi ada beberapa kata yang masih terdengar puitis dan maknanya agak berbeda dengan masa kini (contoh "apabila", maknanya di buku ini serupa "kapan" atau menunjukkan waktu). Isu pengkhianatan selain di perjuangan kemerdekaan, juga terjadi dalam kehidupan pernikahan Guru Isa.

Cocok dibaca bagi yang suka sastra lama dan nuansa sejarah perjuangan setelah kemerdekaan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

11 April, 2026

[Review buku] Testimony of N

Judul: Testimony of N
Penulis: Minato Kanae
Penerbit: Penerbit Haru
Dimensi: 312 hlm, cetakan pertama Maret 2026
ISBN: 9786235467436

Sepasang suami istri ditemukan mati di apartemen mewahnya. Mereka adalah Noguchi dan istrinya Naoko. Empat anak muda yang berada di TKP memberi kesaksian yang melengkapi potongan cerita, hingga salah satunya dipenjara. Semuanya jelas, tidak ada yang aneh. Tapi 10 tahun kemudian, mereka mulai memikirkan beberapa kebohongan kecil yang dikatakan teman-temannya. Mengapa kebohongan itu dikatakan? Siapa yang dilindungi dari kebohongan itu? Bagaimana kejadian sebenarnya yang menewaskan pasangan itu?

Ini adalah karya pertama penulis yang saya baca. Meski yang terkenal adalah confession dan saya juga punya, tapi saya penasaran buku terbarunya ini (aslinya gak baru sih, 2014 terbit di Jepang). Awal membaca, saya sampai bolak-balik lihat nama penulis di depan, sebab rasanya mirip seperti baca karya Keigo. Perlahan baru agak berbeda sebab fokusnya lebih ke batin para saksi dan latar belakang hidup mereka yang memengaruhi keputusan masing-masing. Terasa psikologisnya lebih kuat, sebab penulisnya perempuan. Sementara di Keigo, saya merasa lebih detail dan teknis sebab penulisnya laki-laki.

Ceritanya seru, mengalir dan mengupas perlahan misteri yang ada. Page turner, dan tetap menyisakan ruang penasaran. Mengapa endingnya begini, harusnya bisa lebih baik. Hubungan yang terbentuk mengapa jadi seperti itu. Sangat saya sayangkan. Juga keunikan marga semua tokoh yang berinisial N. Bisa-bisanya membuat saya penasaran siapa N yang dimaksud, ternyata... Haha.

Cocok dibaca bagi yang suka misteri, pembunuhan, dan hubungan yang saling melindungi.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

09 April, 2026

[ Review buku] Penumpang ke Frankfurt

Judul: Penumpang ke Frankfurt
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: GPU
Dimensi: 376 hlm, cetakan pertama 1994
ISBN: 9796050331

Sir Stafford Nye menolong seorang penumpang wanita di Frankfurt yang mengaku akan dibunuh dengan merelakan paspornya dipakai. Ia tertarik dengan gagasan aneh yang ditawarkan wanita itu untuk meloloskan diri. Tanpa ia tahu, bahwa ternyata wanita itu adalah agen Inggris yang kompeten dan kelak akan bertemu lagi dengannya untuk sebuah misi: menyelamatkan dunia dari kekuatan tak kasat mata yang anarkis dengan memanfaatkan kaum muda. Seperti mengulang masa Hitler dan NAZInya mempropagandakan ras super, ditandai swastika.

Karya ratu kriminal kali ini tidak terlalu menarik bagi saya. Sebab deskripsi detail justru agak membuat ngantuk. Tidak ada satu tokoh penghubung seperti Poirot, tapi ada empat tokoh sentral yang berupaya mengungkap aksi spionase dan aliran uang yang mendanainya. Twist di ending juga tidak mengejutkan sebab clue sudah diberikan beberapa kali. Kesulitan utama bagi saya adalah menempatkan PoV di tahun kejadian dan budaya negara. Satu hal yang membekas adalah teori Hitler bertukar peran di RSJ saat kejatuhannya.

Cocok dibaca bagi yang suka misteri, politik dan gerakan kaum muda, serta Hitler dan propagandanya.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

07 April, 2026

[Review buku] Reset

Judul: Reset
Penulis: L. Zeth
Penerbit: GPU
Dimensi: 296 hlm, cetakan pertama 2023, edisi digital RBK
ISBN: 9786020672847

Dimas menyaksikan semua teman masa kecilnya dibunuh. Hingga tersisa ia yang berhadapan dengan si pembunuh, orang yang ia kenal baik dan berteman lama. Detik terakhir ia berdoa semoga bisa menyelamatkan Jovanka dan Handy. Lalu terjadilah pengulangan waktu. Polanya sama, tiap dua orang terbunuh, maju sejam mendekati waktu kematian mereka, maka akan kembali lagi. Seperti membaca buku yang sama berulang kali. Awalnya Dimas mencoba mengikuti skrip, lalu ia sadar bila ingin menyelamatkan maka harus ada yang diubah. Sayangnya perubahan itu berdampak pada skrip yang tak bisa diduga. Akankah Dimas berhasil menyelamatkan teman-temannya? Siapa dan apa motif pelaku sebenarnya?

Wah daebak! Keren banget penulisnya bisa bikin aku tercekam. Rasanya kayak nonton film Tom Cruise yang time loop digabung Raditya Dika yang horor itu. Dialognya yang berulang pun gak membosankan sebab ada analisis di sana. Page turner abis dan detailnya kayak ngupas bawang, perlahan, berlapis, hingga mengerucut pada 2 nama. Bahkan ada part yang saya bisa pahami banget karena lagi relate sama keadaan saya sekarang: Ester kabur ditemui temannya. Saya paham mengapa se-ekstrem itu sebab dia lagi butuh ruang dan waktu, tapi teman-temannya memaksa masuk ke teritori itu dan ia jadi benci. Sayangnya, agak menggantung ketika ending sama saja seperti 5 tahun lalu. Saya berharap ada sekuelnya sih. Soalnya gak semudah itu toh melenyapkan manusia. Masak iya gada yang curiga?

Cocok dibaca bagi yang suka thriller, time loop (pengulangan waktu), dan persahabatan dari kecil.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

06 April, 2026

[Review buku] Komik ga jelas 1

Judul: Komik ga jelas 1 - Penghilang stress
Penulis: Jasmine H. Surkatty
Penerbit: Elex Media komputindo
Dimensi: 164 hlm, cetakan pertama 2018
ISBN: 9786020478210

Dikasih buku ini sama teman, ada 2 jilid. Baca blurb belakangnya bikin ketawa sih karena ribet akan ketidakjelasan dan kejelasan. Lalu saat mulai baca ternyata ada 1 tokoh sentral namanya budi. Banyak kisah tentang dia dengan keluarganya, temannya, hingga gebetannya. Agak lucu dari segi gambar sebab bulat-bulat gitu aja karakternya. Secara isi, gak semua bikin ngakak sih, bahkan ya sesuai judulnya, bikin mikir "Apa sih ini? Gak jelas." sambil senyum atau sambil sebel. Tujuan penulis tercapai.

Gaya jilid komiknya juga agak beda dari komik yang biasa saya baca. Cukup unik, dan kertasnya pas dengan tinta hitam dan merah.

Cocok dibaca bagi yang lagi reading slump, butuh bacaan ringan sekali duduk, gak mikir berat.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

04 April, 2026

[Review buku] Make it happen

Judul: Make it happen
Penulis: Prita Ghozie
Penerbit: GPU
Dimensi: 260 hlm, cetakan kelima 2018, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020385242

Sebelumnya saya suka dengar podcast dengan bintang tamu penulis buku ini, tapi baru kali ini berkesempatan membaca karyanya dalam bentuk tulisan. Ternyata memang tetap seasyik di podcast bahkan lebih detail membantu dengan latihan serta simulasi data keuangannya. Meski terbit tahun 2018, masih sangat relate ilmunya untuk diaplikasikan saat ini.

Buku ini dibuka dengan impian terbesar kita yang kebanyakan melibatkan keluarga. Lalu kita diminta mengecek kesehatan keuangan kita. Bila belum oke, maka harus diperbaiki dahulu bukan berpikir investasi. Jika sudah sehat, baru lanjut ke bab berikutnya merencanakan keuangan untuk tujuan/mimpi yang ingin dicapai. Setelah perencanaan maka belajar memilih ragam produk investasi yang disesuaikan dengan tujuan keuangan serta waktu. Jika salah pilih, bisa berbahaya dan kalah sama inflasi. Maka akan berpengaruh ke profil risiko, ada beberapa yang kita harus sabar dan konsisten terkait waktu, ada pula yang mungkin butuh agresif atau moderat.

Baru setelah itu dikupas per bab cara mencapai impian yang umum dimiliki orang Indonesia: memiliki rumah, dana pendidikan anak, pleasure (jalan-jalan, kuliner, belanja), dan pensiun dengan nyaman tanpa harus menurunkan gaya hidup.

Cocok dibaca bagi yang ingin belajar merencanakan keuangan demi menggapai mimpi.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

03 April, 2026

[Review buku] Margo dan rahasia setengah abad

Judul: Margo dan rahasia setengah abad
Penulis: Aghnia Sofyan
Penerbit: Clover
Dimensi: 300 hlm, cetakan pertama 2021
ISBN: 9786230304590

Margo berhasil mendapatkan beasiswa masuk SMA Manggala Utama yang ngetop dan merupakan sekolah almarhum ayahnya dulu. Ia memiliki mimpi menjadi anggota Manggala Future untuk mengembangkan relasi yang mendukung bisnis impiannya. Sayangnya, usaha itu dijegal oleh Raja, yang memiliki orangtua berpengaruh dan bisa mengubah kebijakan sekolah. Hari yang dilalui Margo di Manggala tidaklah mudah hingga ia menemukan petunjuk dan tulisan ayahnya di MPost bahwa ada harta karun Prof. Emil, pendiri sekolah. Bersama Gilang dan Tati, ia memecahkan misteri yang ternyata berbahaya dan hampir merenggut nyawa mereka. Berhasilkah mereka menemukan harta itu? Apa wujud sebenarnya harta itu?

Kategori novel ini memang untuk remaja (U13+) tapi tetap seru dibaca bagi saya yang suka tema seperti ini. Apalagi aksi Margo ketika mengambil deduksi dan kesimpulan, mirip Conan. Hanya saja, masih ada misteri yang mengganjal di kepala, yakni tentang retaknya hubungan ayah dan ibu Margo, serta siapa orang yang dihubungi Bu Anggie? Entahlah, apa akan ada sekuelnya.

Cocok dibaca bagi yang suka tema petualangan remaja, persahabatan, dan teka-teki harta karun.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

28 March, 2026

[Review buku] How to kill your husband

Judul: How to kill your husband
Penulis: Aghnia Sofyan
Penerbit: Pop
Dimensi: 265 hlm, cetakan kedua November 2025
ISBN: 9786231343758

Seorang pengusaha tewas karena jatuh di ketinggian gedung proyeknya. Dari kejanggalan yang ditemukan, semua mengarah pada pembunuhan. Tentu saja orang pertama yang dicurigai adalah pasangan korban. Apalagi saat Inspektur Bonita menelusuri ada dugaan perselingkuhan serta blog tentang cara membunuh suami yang selingkuh dengan nama alias Persephone. Namun saat ditelusuri, ternyata kasus ini tidak sesederhana yang dikira. Ada kaitan masa lalu dan masa depan. Siapakah pelaku sebenarnya?

Untuk kategori proyek menulis, kasus di novel ini cukup baik. Membuat kita terus penasaran ingin menamatkannya. Meski jembatan saat masuk kasus 20 tahun silam bagi saya agak kurang mulus dan terasa sederhana tapi dipaksakan. Secara keseluruhan penulis pandai mengecoh pembaca agar kembali pada kecurigaan awal.

Cocok dibaca bagi yang suka tema misteri pembunuhan, pernikahan dan isu perselingkuhan.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

23 March, 2026

[Review buku] When you disappeared

Judul: When you disappeared
Penulis: John Marrs
Penerbit: Elex Media Komputindo
Dimensi: 22 bab epub, cetakan pertama 2020, edisi digital RBK
ISBN: 9786230021046

Simon menghilang di suatu pagi, tanpa ada petunjuk sedikit pun tentang alasannya pergi. Catherine dan 3 anaknya terguncang setelah kepergian Simon. Dimulai dari kesulitan finansial, penghakiman sekitar, hingga trauma pada tiap anak. Dua puluh lima tahun kemudian, Simon kembali dan menjelaskan apa yang terjadi. Namun semakin dikupas, sesuatu yang amat salah dan semua bersumber pada diri Simon menjadi titik balik menyesakkan untuk kebodohan tidak terkonfirmasi. Kehidupan sempurna mereka hancur hanya sebab prasangka dan kepengecutan Simon, yang selama ini ia kira akibat kesalahan Catherine.

Sepertinya tema novel penulis ini terlihat sederhana tapi berlapis plot twist. Tidak sesederhana itu, saat didalami. Menguras emosi dan psikologi pembaca. Selesai membaca, betapa kita akan setuju Simon mati saja sedari awal. Alasan insecure atau luka pengasuhan Simon menjadi tidak relevan setelah melihat perjuangan Catherine. Semua kembali pada jiwa dan usaha saat dewasa. Siap-siap kesal sih baca buku ini hehe.

Cocok dibaca bagi yang suka tema keluarga, hubungan suami istri, dan psikologi.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

21 March, 2026

[Review buku] Lalu, Baton diserahkan

Judul: Lalu, Baton diserahkan
Penulis: Maiko Seo
Penerbit: GPU
Dimensi: 33 bab epub, cetakan pertama 2023, edisi digital RBK
ISBN: 9786020673639

Yuko mengalami ganti nama keluarga beberapa kali sebab ia memiliki 3 ayah dan 2 ibu. Meski begitu, ia menjalani hidup yang baik sebab semua ayah dan ibunya sungguh menyayanginya. Terutama Morimiya, yang tak pernah ia panggil ayah sebab profilnya yang muda dan tak cocok menjadi ayah seorang gadis remaja. Tidak ada hubungan darah di antara mereka, tapi bahasa cinta melalui makanan dan saling menghargai membuat keduanya selalu memiliki pembicaraan hangat. Sahabat Yuko pun mengakui itu dan iri dengan hubungan Yuko dan Morimiya sebagai ayahnya.

Tentu saja, sesungguhnya ada luka yang dirasa Yuko di antaranya ketakutan ditinggalkan orangtua hingga ia menjaga diri dengan baik dan beradaptasi sesegera mungkin. Hingga usia dewasa dan tiba saatnya ia akan menikah, ia baru menapaktilasi emosi yang ia rasakan dulu serta akhirnya mendapat pemahaman utuh tentang hidupnya yang bergonta-ganti nama keluarga. Apa yang terjadi pada orangtua kandungnya, Rika, Izumigahara hingga berakhir di Morimiya. Saat meminta restu adalah hal paling seru, sebab lucu percakapan serta sikap protektif Morimiya.

Cocok dibaca bagi yang suka tema keluarga, hubungan orangtua dan anak.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #resensibuku #reviewbuku

Text Widget