Pages

27 August, 2016

10 tahun dari sekarang

10 TAHUN DARI SEKARANG

Ingatkah, dulu kita pernah bertanya akan bagaimana kita di 10 tahun mendatang? Bagaimanakah hubungan kita kelak? Akan menjadi apa kita di masa depan? Bayangan kita dahulu, kita akan sukses di bidang yang kita pilih masing-masing. Lalu kita akan merayakannya dengan bahagia, penuh canda tawa, di rumah salah seorang dari kita yang sudah sukses.

Tak terasa, ternyata 10 tahun hampir kita jelang. Aku sendiri... tidak banyak hal hebat yang kulalui. Tidak banyak perubahan dalam hidupku. Sementara teman kita yang lain telah jauh melesat. Tapi... aku pun tak tahu bagaimana kabarmu kini. Meski kita bisa bertemu dan mencari tahu kabar masing-masing, nyatanya kita tak melakukan itu. Perlahan kita seperti ditelan bumi bagi dunia kita masing-masing. Bukan jarak yang memisahkan. Tapi kemauan. Lingkaran kita perlahan berlawanan arah. Butuh momentum besar untuk menemukan titik temu.

Beberapa waktu belakangan, aku punya firasat tentangmu. Mengapa aku tiba-tiba memikirkanmu? Entah yang mentah. Bahkan... jika kita bertemu, akankah kita saling tersenyum dan tertawa bahagia seperti dulu? Akankah kita jujur setelah 10 tahun yang terlewati? Akankah kita bisa tetap sama seperti dulu, tanpa ada rasa canggung? Atau sebaiknya aku menghitung baru, 10 tahun dari sekarang?

~~~~~~~~~~~~~~

Wanita itu pergi meninggalkan secarik kertas di mejanya. Tak sengaja kubaca tulisan di dalamnya.

Yang tertulis di atas kertas:

Sepuluh tahun dari sekarang, kita akan merayakan pertemuan kita di rumahku. Kita berbahagia dan sukses. Kutemukan kamu ada di rumahku. Rumah kita.

Meta morfillah

No comments:

Post a Comment

Text Widget