Judul: Naoko
Penulis: Keigo Higashino
Penerbit: GPU
Dimensi: 456 hal, cetakan pertama 2026
ISBN: 9786020688930
Pagi yang biasa berubah menjadi bencana bagi Heisuke, saat ia menyaksikan berita tentang bus ski yang ditumpangi Naoko, istrinya dan Monami, putrinya ke Nagano mengalami kecelakaan. Tubuh istrinya ditemukan dalam kondisi melindungi sang putri, sehingga lukanya begitu parah dan meninggal. Sementara putrinya mengalami koma. Namun keanehan terjadi, saat Monami siuman, jiwanya ternyata berisi jiwa Naoko. Semua rahasia suami istri, perkataan, hingga perilakunya mustahil ditiru Monami yang berusia 11 tahun. Bagaimanakah mereka menjalani hidup saat peran ayah-anak dan suami-istri tak jelas batasnya? Adakah yang bisa menjelaskan fenomena ini? Berapa lamakah hal itu akan berlangsung?
Di antara karya sensei yang sudah diterjemahkan ke Indonesia, jujur saja karya ini cukup berbeda dan sederhana. Meski masih di jalur misteri dan tema utamanya: kerasukan/kepribadian ganda, tapi tokoh yang dipilih cukup mengerikan hubungannya. Wajar bila sebagian mual dan berujung DNF membayangkan hubungan suami istri yang bisa dianggap pedofil. Walau begitu, di akhir tetap saja twistnya cukup mengagetkan, sampai saya berharap ada PoV Naoko, seperti novel Memory of Glass karya Akiyoshi Rikako. Di ending itu, justru rasa haru dan sedih melihat kisah cinta Heisuke dan Naoko baru timbul. Dipikir-pikir, Naoko pun punya kebutuhan sebagai istri tapi ia tidak bisa memakai tubuh putrinya sembarangan.
Cocok dibaca bagi yang suka fiksi genre misteri berupa jiwa yang terperangkap di tubuh manusia lain dan pecinta karya almarhum Keigo Higashino.
Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.
Meta morfillah
#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku
No comments:
Post a Comment