Pages

08 July, 2026

[Review buku] Fallen petals

Judul: Fallen petals
Penulis: Pandu Firmansyah
Penerbit: Haru
Dimensi: 224 hal, cetakan pertama Desember 2025
ISBN: 9786235467412

Penemuan kepala lelaki yang dimakan anjing di Tyrol, Austria membawa penyelidikan polisi ke sebuah rumah berjarak 1,5 km. Keadaan penghuni rumah sungguh mengenaskan dan membuka cerita menyedihkan yang berawal dari pengkhianatan. Empat suara bercerita dari sudut pandang mereka: Camellia (istri), Jeorg (sahabat), Pillar (suami), dan Mattia (editor). Bagaimana sesungguhnya kronologi kejadian? Siapa yang bersalah? Adakah fakta yang disembunyikan?

Dari awal buku ini menarik perhatian dengan klimaks yang dicetak di halaman gelap. Makin ngeri ketika mendengar penuturan Camelia dalam jurnalnya, Jeorg dalam pengakuannya kepada Romo, Pillar dan Mattia dengan sudut pandangnya. Alur yang awalnya mundur, menjadi maju mundur sebab ada bias ingatan di penuturan beberapa tokoh, sehingga kejadian yang sebenarnya tertutupi, hingga mengubah siapa pelaku dan siapa korban. Clue terakhir tentang luka keloid Camelia sungguh mengubah arah dan ending. Tapi terprediksi. Hanya saja yang menjadi plot hole bagi saya justru kebenaran yang diketahui Thomas yang menginspirasinya. Seingat saya hanya jurnal dan catatan yang tersisa, pengakuan Jeorg, Pilar, dan Mattia tidak ada yang bisa mendengar sebab mereka semua sudah mati. Jika begitu, harusnya Thomas tidak tahu kronologi sesungguhnya yang menjadi alasan terbunuhnya Mattia. Bagaimana bisa ia terinspirasi?

Btw, ilustratornya iseng juga sih. Gambarnya ngagetin meski cuma 1 halaman haha. Untung gak baca malam-malam.

Cocok untuk kamu yang suka genre CTM, khususnya iyamisu dan dark pshycology.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #ulasbukuberjalan #jalaninbukumu #reviewbuku 

No comments:

Post a Comment

Text Widget