Pages

02 April, 2019

[Review buku] I Know You: Couple

Judul: I Know You Couple
Penulis: @misshiday
Penerbit: STIFIn Institute
ISBN: -

Kalau yang sudah tahu gaya #Sensing penulisnya, pasti paham bahwa buku ini tak lain adalah materi tertulis dari workshop #STIFInCouple yang dikemas dalam bahasa lebih simpel. Tentu dengan banyak contoh keseharian (relate dengan status facebook penulisnya).

Kali ini membahas tentang potret #couple (pasangan yang sudah menikah. Kalau pacaran ga dinilai couple ya, ga sah!) dilihat dari teori STIFIn. Secara teori yang terideal adalah tipe Suami didukung istri dan yang tidak dianjurkan adalah Suami dan Istri yang bertipe sama (geser slide 2). Tapi namanya ilmu manusia, tetap kembali pada matra tertinggi ya, semua bisa diatasi jika #spiritual kamu bagus. Pun ada kiatnya, bukan berarti setelah baca buku ini, kamu merasa bukan tipe ideal, lantas memutuskan berpisah dan ganti pasangan. Salah persepsi!

3K yang dibahas untuk tiap pasangan seputar: Komunikasi, Kasab (nafkah/rezeki), dan Kasur. Tapi khusus yang kasur, saya belum baca sebab yang meminjamkan lupa naruh di mana buku sakunya. Yup, khusus bagian itu dipisah karena mengandung unsur 18+. Jadi harus diamankan dari jangkauan anak-anak. Katanya sih, semacam kamasutranya STIFIn.

Isinya secara garis besar mudah dipahami bagi saya dibanding buku sebelumnya #IKnowYouParenting hanya butuh 4 jam untuk menuntaskannya di sela mengajar. Sayang, ukuran fontnya terlalu kecil dan banyak typo. Juga ada beda ekspektasi buat saya. Sebab saya kira detail membahas tiap personaliti genetik, seperti suami Fe dengan istri Fi. Ternyata tidak sedalam itu, hanya sebatas mesin kecerdasan saja.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

02 December, 2018

[Mentoring] Ahdaf tarbiyah (Tujuan tarbiyah)

TUGAS:
Dari poin 1-6 materi di bawah, sudah sejauh mana pencapaian kita? (Ditulis tangan di buku isi 32/38, disampul)

AHDAF TARBIYAH (TUJUAN TARBIYAH)

Tarbiyah kita insya Allah sama sebagaimana dakwah berkelanjutan rasul: sahabat hanya diajari 10 ayat, lalu pengamalan 10 ayat tersebut.

Ahdaf yang diharapkan muncul dari tarbiyah:
1. Menanamkan gambaran islam secara jelas
Bahwa islam itu syamil (menyeluruh) dan shahih (benar).

2. Membangun interaksi
Secara internal: ke dalam diri masing-masing. Menanamkan keyakinan yang menjadi dasar tindakan. Mewarnai pemikiran yang membuahkan fikrah. Mengubah perasaan pada selera-selera islami.

3. Menggulirkan pergerakan/harakah
Bahwa kita ingin masuk surga bersama masyarakat, bukan hanya shalih sendiri. Maka kualitas dan kuantitas pun diperhatikan dalam tarbiyah. Inilah mengapa kita tidak hanya mengaji saja, tapi juga turun ke masyarakat.

4. Membekali pengalaman
Bahwa bersinggungan dengan aneka ragam masyarakat, ditolak, dicaci, hingga difitnah adalah pengalaman wajar dalam dakwah. Sebagaimana dulu rasulullah, maka tarbiyah membekali pengalaman itu bagi para anggotanya.

5. Menumbuhkan tanggung jawab
Ini pula yang membedakan tarbiyah dengan salafi. Ketika kita sudah tercelup sibghah Allah, maka kita pun sadar akan tanggung jawab. Bahwa kita harus berperan dalam masyarakat, baik sebagai caleg, kader, ataupun memiliki binaan.

6. Mengembangkan kemampuan
Dalam tarbiyah, segala kemampuan dioptimalkan. Berprestasi sesuai bidang keahlian amat dihargai. Yang jago TI, kembangkan dengan utak-atik data surat suara tiap tahun. Yang jago bicara, jadi public speaker; yang jago kesehatan, adakan pelkes dan penyuluhan; dan sebagainya.

#catatansepemahamanpenulis

Meta morfillah

15 November, 2018

[Review buku] I am Sarahza

Judul: I am Sarahza
Penulis; Hanum Salsabiela Rais & Rangga Almahendra
Penerbit: Republika
Dimensi: vi + 370 hlm, 13.5 x 20.5 cm, cetakan II Juni 2018
ISBN: 9786025734212

Sebelas tahun menikah. Enam kali bayi tabung, empat kali inseminasi, puluhan kali terapi, jutaan kali doa tak bertepi, kehilangan satu tuba, berkalang badai depresi, hingga akhirnya satu Sarahza terjadi. Orang lain hanya tahu kesuksesannya saja, tanpa tahu berapa banyak air mata mengiringi prosesnya.

Bagi saya, itu semua luar biasa. Menangis berkali-kali saat membayangkan bagaimana bila saya ada di posisi Hanum. Kuatkah? Dan Rangga, tentu saja luar biasa. Setia dan pandai menghibur istri melewati badai. Salah satu spesies lelaki langka.

Dan untuk pasangan, terutama yang sedang mendamba buah hati, novel ini amat saya rekomendasikan. Meski mungkin perjuangan kalian lebih dari 11 tahun dan lebih dari kisah ini. Semoga menjadi penguat usaha dan doa.

Masya Allah, betapa amanah berupa anak adalah hal luar biasa di dunia ini. Semoga kita bisa menjaga titipan itu dengan baik hingga mengembalikannya ke surga ya.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

"Family is priority, family must come first whatsoever." (H.62)

"Kesedihan mengajarkan kebijaksanaan. Orang bijak adalah orang yang banyak merasakan kesedihan, melewati asam garamnya kehidupan." (H.204)

"Poligami diklaim sunnah yang dikuatkan. Tapi rasanya, justru pria yang tidak meleluasakan, mengumbar, dan menguja naluri itulah yang hebat, yang langka. Kehebatan laki-laki bukan ditentukan dari kemampuannya memiliki banyak wanita, tapi ketika ia berani memutuskan untuk setia hanya pada satu wanita." (H.211)

"Hanya surga yang menjadi kembang gula paling manis yang selalu dinantinya meski usaha-usaha mereka pupus." (H.229)

"Loving dan losing memang hanya beda sehuruf. Namun berlawanan makna, berjarak miliaran rasa." (H.241)

"Orangtua punya hak untuk tahu nomor satu kondisi anak-anaknya. Sebahagia dan seberat apa pun." (H.243)

"Emang dulu aku janji membentuk sakinah ma waddah wa rohmah wal dzurriyah? Nggaj Say. Aku cuma berdoa kita membentuk rumah tangga sakinah ma waddah wa rohmah titik. Dan, itu bisa terwujud tanpa anak sekalipun." (H.264)

"Rindu itu berat, tapi nikmat jika dijalani dengan manfaat." (H.316)

"Di balik pria hebat, pasti ada perempuan kuat yang shalehah." (H.321)

Meta morfillah

12 November, 2018

[H+29] Setelah hujan di mataku

Hal kecil yang bahkan tidak patut diperhitungkan bagimu, namun menjadi prinsipil dan komitmen berhargaku. Tentang komunikasi, manajemen waktu, dan prioritas.

Setelah hujan di mataku, dan upayamu yang lelah menenangkanku.

Kita saling bicara melalui tulisan. Saat jarak menjadi pereda nyeri, juga penyadar diri... Betapa aku rindu dirimu.

~~~~~~~~~~~

MENJADI ISTRIMU

Sayang, kamu adalah hal terindah dan paling kusyukuri kehadirannya
Aku sadar dan yakin saat memilihmu sebagai penggenap sehidup sesurgaku
Aku sungguh mencintaimu dari ketidaksempurnaanmu hingga kelebihanmu

Namun ternyata, aku sering mencintaimu dengan cinta anak kecil
yang akan merajuk dan menuntut saat kaujanjikan sesuatu
terluka saat kaulupa akan sebuah janji
nestapa saat kau lebih asyik dengan gagetmu, pekerjaanmu, dan temanmu
Aku bagai anak kecil yang menuntut kehadiranmu sepenuh jiwa dan raga
dengan segala keegoisanku, kamu hanyalah untukku

Maaf jika nanti kau akan lelah membujuk anak kecil yang banyak mau dan suka ngambek ini
aku akan selalu rindu dan menantikan kehadiranmu
sebab menjadi istrimu adalah doa yang sering kunantikan pengejawantahannya
aku ingin menjadi istrimu yang tercantik, tersabar, teramah, terbaik, dan ter- ter- lainnya

Bantu aku ya, Sayang...
Ridhai setiap langkahku, doakan aku dalam tiap hela nafasmu, lembutlah padaku meski aku kasar dan meminta hal yang tak pernah kita inginkan

ketidaklogisanku, karena aku begitu mencintaimu...

Uhibbuka fillah, Fahmi Afriyadi...
my only one shrek 😘

Meta morfillah

~~~~~~~~~~~~~

Dan ini balasanmu atas puisiku:

MENJADI SUAMIMU

Princess, terimakasih atas penerimaanmu akan kehadiranku
Terimakasih atas kesadaranmu memilih aku menjadi penggenap sehidup sesurgamu
Terimakasih atas cintamu mulai dari kurang hingga lebihku

Aku dapat memahami, ketika caramu mencintaiku terlihat seperti anak kecil,
Dengan segala ingin dan harapmu yang besar kepadaku, yang hanya untukmu selalu.

Aku telah bertekad untuk tidak akan lelah menanggapi sikap dan sifatmu
Aku tak akan bisa marah kepadamu walaupun aku mampu untuk bisa melakukannya
Aku akan tetap bersabar dan mendampingimu walau ketika kau merajuk kau hanya ingin menyendiri

Aku pun begitu, mencintaimu sepenuh hatiku

Ahabbakalladzi ahbabtany lahu, Iska Meta Furi...
My only one princess fiona 😘

Fahmi Afriyadi

[H+25] Panggilanmu

💂Princess, panggilan kamu buatku apa?
👸Hmm... Shrek.
💂Shrek yang ijo?
👸Iya. Kan aku #princess #fiona nya.
💂Loh, kok kamu mau jadi fiona? Gak yang lain?
👸#Fairytale yang lain itu utopis. Ga mungkin selamanya happily ever after. Dan ga harus #kebahagiaan itu hanya milik yang rupawan. Aku lebih suka #Shrek yang tidak sempurna tapi #mencintai dengan sempurna. Dia itu tipe suami yang takut istri. Takut istrinya ga bahagia, takut istrinya sedih, takut istrinya kecewa. Dia ayah yang baik, mau membantu urus anak. Sahabat yang dirindukan. Sementara Fiona, putri yang ga manja, ga bergantung sama kekayaan keluarga atau kecantikan. Ia #sadar akan konsekuensi pilihan hidupnya dan gak pernah mengeluh. So, kalau disuruh milih #kisah atau mau jadi princess apa, aku pasti akan milih kisah Shrek dan Fiona.
💂Dalem banget kamu, ya...
👸Hehe (senyum lebar). Dan aku ga mau kamu jadi prince. Soalnya prince itu manja. Aku maunya kamu jadi #knight yang berjuang.
💂Okay. Aku akan jadi pendekarnya tuan putri.

#MetamorFahmi

[H+24] Segitiga kita

Sebelum menggenap, banyak yang memberi nasihat secara keilmuan #STIFIn pada saya. Sebab calon saya memiliki #mesinkecerdasan #Feelingekstrovert sementara saya #Feelingintrovert .

Dalam ilmu #STIFInCouple MK yang sama (sama-sama #Feeling ) memiliki skor #cinta terendah, yakni 0). #Potensi konfliknya besar. Awalnya menarik, seakan banyak kesamaan, namun kelamaan akan mudah bosan.

Ada 3 #solusi untuk pasangan ini:
1. Tinggal sama mertua. Agar ada pihak ketiga yang menetralisir.
2. Berjarak. Istilah kerennya #longdistancemarried
3. Naikkan maqam keshalihannya. Semakin mendekat pada Allah.

Qadarullah, memang setelah menikah, kami mengaplikasikan solusi nomor 1 dan 2 sebagai #komitmen dari keadaan. Tapi, kami pun sadar, bahwa tidak selamanya akan #LDM -an terus atau tinggal bersama orangtua terus.

Secara logis, kedua variabel itu sangat lemah. Maka, solusi ketigalah yang kami kuatkan.

Sebagai muslim, kami percaya bahwa #hubungan suami-istri akan semakin dekat, ketika mereka pun mendekatkan diri pada Allah. Ibarat segitiga, suami di sisi kanan, istri di sisi kiri, dan Allah adalah puncaknya. Ketika mereka berdua saling menyemangati untuk meningkatkan keimanan, maka mereka akan semakin dekat dan tiada jarak. Sebaliknya, jika hanya salah satu yang berjuang, maka percuma. Tidak akan bertemu.

Jadi, #romantis bagi kami adalah... Ketika Allah selalu di dalam #hati dan menjadi yang utama. Selebihnya, akan mengikuti. Selalu hadir #kejutan kecil hingga besar yang menunjukkan ke-Maha-Romantisannya Allah.
.
Jadi, jangan takut dijudge bukan " #couple #ideal " oleh #ilmu atau #manusia mana pun. Selama kita taat, selama Allah selalu menjadi tujuan, insya Allah kita akan menjadi #pasangan #terbaik dan terus mengupayakan #sakinahbersamamu .

Sebab #agama , #iman , selalu menjawab #persoalan hidupmu.

Meta morfillah

#MetamorFahmi #love

[H+23] Biaya kebodohan pertama kita

#BIAYA #KEBODOHAN DAN #PEMBELAJARAN YANG DIDAPAT

Ekspektasi: Antar suami naik T05 dari jalan baru, lalu berangkat kerja. Sebab trial dari Bekasi ke Bogor hanya 1 jam. Husnudzan hal yang sama terjadi sebaliknya. Sampai #suami berani pulang senin pagi. Biasanya sabtu sore. Tapi karena agenda sabtu saya kerja, quality time kurang, suami juga selesaikan kerjaannya buat DAP/RPP.

Kenyataan: Ternyata salah strategi. Dari 05.30-07.30 stay di jalan baru, sampai T05 lewat 3x di seberang. Kita masih #husnudzan nunggu putar baliknya. Ternyata salah posisi tempat. Harusnya naik dari Laladon langsung, karena mobil itu udah penuh dan lewat tol dari Yasmin, tidak seperti biasanya lewat jalam umum. Hingga akhirnya saya mengantar ke Stasiun dan tiba pukul 08.00.

Memang berdasarkan data (googling trayek, jam kerja angkot) dan pengalaman pernah naik angkot itu. Tapi kami lupa bertanya, sampai sesat di jalan hehe.

Biaya kebodohan yang harus ditanggung adalah suami jadi terpaksa cuti, sebab kesiangan banget kalau lewat jalur kereta. Air mukanya lelah, sedih, dan kesal. Sementara saya, juga kesiangan. Tapi tidak bisa membersamai dia. Tetap harus pamit kerja. Ada jam mengajar. Kami kecewa pada diri sendiri dan keadaan. Tapi balik ke #komitmen #pernikahan , bahwa kami harus semakin #bersinar setelah #menikah . Baik di keluarga, dunia kerja, komunitas, dan hubungan lain.

Pembelajaran apa yang ingin Allah kasih ke kita?
Banyak ya... #Sabar , #ikhlas, tidak #menyalahkan diri sendiri, orang lain, atau pun keadaan, berusaha tetap #tersenyum dalam setiap keadaan, membuat #perencanaan detail serta #persiapan gagal, dan memegang teguh komitmen.

Tidak apa salah, gagal, tapi jangan diulangi lagi, dan perbaiki.

Maafin aku ya, Sayang @fahmiriyadh27 , gak bisa nemenin. Tetap semangaaat 😘

#MetamorFahmi
#pejuangLDM
#longdistancemarried

[H+19] Mengapa kau memilihku?

Celetukan teman guru senior, membuatku penasaran... Apa alasanmu memilihku di antara banyak wanita yang lebih baik dariku?

Mengetahui jawabmu tentang diriki di matamu, membuatku merasa istimewa dan spesial.

Begini ternyata, rasanya dicintai seseorang yang merupakan separuh agamamu. Masya allah!

Meta morfillah

[H+18] Masa lalu kita

Setiap #kita punya #masalalu . Yang dengannya, #membentuk #pribadi kita hari ini.

#Buruk atau pun #baik , semua telah menjadikanmu pribadi yang kukenal hari ini. Membuatku menikahimu, bukan sekadar fisik saja, melainkan juga pemikiranmu, potensimu, keseluruhan dirimu.

Dan aku #berterimakasih atas segala hal baik atau pun buruk yang telah mengantarkanmu padaku.

Itulah cara Allah #mentarbiyah kita. Dengan seizinNya, kita #merasakan ragam rasa, baik #manis atau pun #getir bahkan pahit. Hingga kita tak ingin mengulang kegetiran hidup. Namun juga tak #utopis bahwa #hidup melulu manis. Bahaya, bisa diabetes bahagia! Segalanya hanya perlu #cukup bukan berlebih. Sekadarnya saja.

Seperti skor cintaku ke kamu, kalau dari rentang 1-10, cukup DUA. DUAleeeeeeeeemmm bangeet #ciee #gombalin #suami

Uhibbuka fillah, @fahmiriyadh27 😍

#MetamorFahmi

[H+14] Kita hanya dititipi

Sejatinya, kita tidak #memiliki apa-apa. Sebab kita hanya dititipi. Kita #dititipi orangtua, kakak, adik, pasangan, anak, harta, ketenaran, dll. #Pemilik sesungguhnya adalah Allah.

Maka berlakulah sebagaimana orang yang dititipi. Amanah, menjaga dengan baik apa yang telah dititipkan, hingga kelak tiba masanya kita harus mengembalikan titipan kepada pemilikNya. Dalam hal ini Allah. Buat #Allah senang, dengan tidak mengecewakanNya.

Dan kini, kamu adalah titipan Allah untukku. Pun diriku bagimu. Titipan berupa #pasangan , yang kadang bisa menjadi #ujian bagi masing-masing. Semoga kita sadar dan berusaha menjadi orang terbaik, teramanah yang sudah dipercaya untuk dititipi. Sebelum diberikan repeat order (titipan lanjutan) oleh Allah. Seperti anak... bukan begitu?

Titip hatiku, ya Sayang @fahmiriyadh27 ... Tolong dijaga dengan #amanah , perlakukan sesuai #syariat dan #fitrah Nya, hingga saat kaukembalikan pada pemilikNya, IA akan #tersenyum dan senang padamu. Lalu dikumpulkannya lagi kita dalam jannahNya. Aamiiin...
.
#MetamorFahmi

Text Widget