Pages

31 March, 2018

[Mentoring] Manisnya iman

MANISNYA IMAN

Bu Efi
Jumat, 30 Maret 2018

Ketika merasa cinta pada Allah dan akan semakin dirasakan ketika seseorang berusaha menyempurnakan imannya. Misal tadinya salaman sama kakak ipar atau om (lawan jenis), jadi tidak karena tahu mahramnya. Pakai kaos kaki meski ke teras rumah.

Cara merasakan manisnya iman dengannya taqarrub ilallah (mendekatkan diri pada Allah), menambah yang sunnah.

Bukti seseorang telah merasakan manisnya iman melahirkan perasaan ridha bahwa Allah adalah Tuhan kita, Islam agama kita dan Nabi Muhammad suri tauladan kita. Kita pun siap diatur oleh Allah. Selalu menyahut seruan dakwah/jihad meski berat rasanya (seperti memenangkan barisan politik islam).

Jika tidak, bersiaplah mempertanggungjawabkannya (Q. S. At taubah [9]: 24)
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Bukti lainnya, kita akan:
1. Merasakan lezatnya ketaatan (istizhal tutthoah)
Shalat lebih khusyu, tilawah dinikmati dan selalu merasa ingin membaca lagi dan lagi, cara berpakaian dan pergaulan semakin shalih.
Seperti kisah wanita anshar saat diturunkan ayat hijab, langsung dipakai apa saja yang ada, seperti gorden dan taplak.
2. Merasakan lezat saat kesulitan (istizhatul masyaqoh)
Nikmati dinamikanya. Dakwah menuntut segalanya dari kita: waktu, ide, tenaga, dana, dll.

#catatan sepemahaman penulis

Meta morfillah

25 March, 2018

[Kajian] Melindungi diri dan keluarga dari LGBT

MELINDUNGI DIRI DAN KELUARGA DARI LGBT (LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER)

Ustad Salim A. Fillah
Ahad, 25 Maret 2018
Masjid Alumni IPB

LGBT dimulai dari zaman Nabi Luth a.s.

Penyebab kaum nabi luth jadi kaum pertama yang LGBT (Sodom):
1. Kemakmuran
Tanahnya sangat subur dan kaya akan anggur. Sehingga kaum Sodom mempekerjakan banyak kaum lain yang datang dari berbagai penjuru di tanahnya. Sehingga gaya hidup meningkat jadi bos.
2. Banyaknya waktu luang
Tumbuh kebiasaan merias diri/berdandan, begitu peduli pada penampilan. Ada ukuran ketampanan/kecantikan (metroseksual).

LGBT menyebar ke kebudayaan Yunani, Roma, hingga zaman now.

Pintu masuk utama LGBT melalui kecanduan gadget.

Cara melindungi diri dari LGBT:
1. Tarbiyah tauhid/hadirnya orangtua dalam parenting
0-2 tahun: bayi, belajar melalui ucapan/suara. Ajarkan konsep tauhid.
2-7 tahun: kanak-kanak, ajarkan konsep tauhid dan muraqabatullah (merasa diawasi Allah).
7-10 tahun: anak jadi budak/tawanan, ajarkan pendisiplinan ibadah (shalat fardhu, puasa, shalat sunnah, baca quran).
10-15 tahun: anak jadi sahabat, fase khalifah. Berikan tanggung jawab (misal suruh susun anggaran sebulan, ajukan ke orangtua/proposal, baru di acc ortu dan diberikan uangnya, lalu tiap bulan harus laporan ke mana uangnya dihabiskan). Zaman rasul di usia ini, dididik dari gembala kambing (dibelikan kambing kecil dan disuruh mengurus), sebagai wirausahawan dan bisa membiayai pendidikannya sendiri dengan jualan kambing.

Titik kritisnya adalah pengasuhan, terutama peran ayah. Fenomena di Indonesia kebanyakan para ayah berangkat kerja sebelum anaknya bangun, pulang setelah anaknya tidur, jadi tidak terasa figur ayah di rumah. Kalau memang waktu kerja panjang, minimal pulang dengan wajah semangat dan segar. Ikuti sunnah Nabi, sebelum pulang dan mengetuk pintu bersiwak/mandi dulu biar segar.

Salah satu penelitian di Inggris mengatakan, bahwa anak-anak yang cukup puas akan sentuhan, pelukan, ciuman dari orangtuanya, risikonya untuk terlibat pergaulan bebas jauh lebih rendah. Sesuai dengan sunnah Nabi untuk mencium, memeluk, dan bermain dengan anak.

2. Tarbiyah rujulah/pegang senjata
Biarkan anak memegang pisau, naik kuda, dan semacamnya untuk mengetahui risikonya. Jangan histeris/banyak larangan. Ajarkan juga sportivitaa olahraga seperti berenang, memanah, dll.

3. Ajarkan pertahanan
Agar anak tidak menjadi korban, beritahu batasan aurat dan bagian tubuh yang boleh atau tidak boleh disentuh. Lalu apa yang harus dilakukan jika ada yang melanggar.

4. Selalu doakan anak kita dengan doa penjaga/perlindungan
Pasti ada saatnya harus melepas anak, meski was-was ngeri apalagi dengan pergaulan di kota, bacakan doa itu saat anak kita pamit, lalu cium kepalanya.

5. Pengelolaan gadget
Lakukan pengawasan gadget, atur jam main gadget/jadwal, apalagi kalau online. Jangan dilepas sendirian, temani saat dia pegang gadget.

#catatan sepemahaman penulis

Meta morfillah

07 March, 2018

[Review buku] Kirana & happy little world

Judul: Kirana & Happy little world
Penulis: @retnohening
Penerbit: GagasMedia
Dimensi: iv + 172 hlm, 13 x 19 cm, cetakan pertama 2018
ISBN: 978 979 780 9164

16 cerita yang dikemas dalam bentuk komik berdasarkan keseharian Kirana dalam akun instagram ibuk @retnohening. Hal sederhana yang bermakna besar dalam kehidupan seperti tentang berbagi (baik benda atau kasih sayang), definisi cantik, konsep bergantung dan meminta hanya pada Allah, serta bagaimana peka dan sadar terhadap lingkungan.

Selalu amazing bagaimana pola parenting ayah dan ibuk dalam mendidik kirana sehingga empatinya terbangun dan selalu berenergi positif.

Hanya kalau menurut teman saya yang mengikuti keseharian IG ibuk, cerita di buku ini sudah dia tahu semua, cuma beda format saja. Jadi kurang dapat kepuasan karena tidak ada hal yang baru/beda dalam kisahnya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

13 February, 2018

[Review buku] Poirot's early cases

Judul: Poirot's early cases
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia
Dimensi; 400 hlm, 18 cm, cetakan kelima Januari 2018
ISBN: 9789792229141

Berisi 18 cerpen kasus pembunuhan, pencurian dan pencegahan pembunuhan, di mana Poirot berhasil memecahkan hampir semuanya.

1. Pembunuhan di pesta dansa
Kejanggalan waktu kematian dengan saat terakhir korban dilihat bernyawa. Berhubungan dengan kostum dansanya.

2. Petualangan juru masak Clapham
Hubungan antara juru masak yang hilang dengan pembunuhan berdarah dingin dalam sebuah koper.

3. Misteri cornish
Kecurigaan Nyonya Pengelley pada suaminya bahwa ia sedang diracuni. Hingga maut menjemput, tapi dalang sesungguhnya bukanlah sang suami.

4. Petualangan Johnnie Waverly
Kisah penculikan balita kaya yang diikuti beberapa surat kaleng peringatan tepat waktu. Tak disangka, pelakunya adalah orang terdekat.

5. Petunjuk ganda
Hilangnya permata yang melibatkan Countess dari Rusia. Petunjuk ada pada sigaret yang jatuh.

6. Raja Klaver
Ketidaksengajaan yang berakhir maut. Terungkap melalui kartu dalam permainan bridge.

7. Warisan dinasti lemesurier
Kutukan kematian terhadap anak sulung lelaki di keluarga lemesurier. Salah satu kisah yang saya sukai.

8. Tambang yang hilang
Terbunuhnya utusan cina yang membawa dokumen tambang penting.

9. Kereta api plymouth express
Hilangnya permata yang diakhiri pembunuhan oleh komplotan pencuri.

10. Kasus kotak cokelat
Pembunuhan yang berkaitan dengan katarak (ketidaksesuaian warna penutup kotak).

11. Rancangan kapal selam
Trik menjaga rahasia negara dalam hilangnya rancangan kapal selam.

12. Flat di lantai tiga
Ketidaksengajaan salah masuk ruangan yang membuka kasus pembunuhan. Salah satu kasus kesukaan saya.

13. Kejahatan ganda
Berawal dari pemilihan Hasting untuk memakai jasa bus dibanding kereta, Poirot menuntaskan kasus komplotan penipu.

14. Misteri di market basing
Kisah bunuh diri yang disulap menjadi pembunuhan.

15. Sarang lebah
Kepekaan Poirot akan rencana bunuh diri kawan lamanya yang mampu menjerat sebuah nyawa tak berdosa.

16. Wanita bercadar
Penemuan kembali permata yang hilang oleh komplotan pencuri, melalui jasa Poirot.

17. Pembunuhan di tengah laut
Alibi yang tercipta sempurna pada waktu kematian. Keterampilan ventriloquis adalah jawabannya.

18. Apa saja isi kebunmu?
Petunjuk pembunuhan melalui racun, yang ada pada kebun.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Bersabar terhadap orang bodoh, tidaklah mudah bagi orang cerdas." (H.42)

Meta morfillah

27 January, 2018

[Review buku] Princess, Bajak Laut, & Alien

Judul: Princess, Bajak Laut, & Alien
Penulis: Clara Ng dan Icha Rahmanti
Penerbit: PlotPoint
Dimensi: x + 362 hlm, cetakan pertama November 2013
ISBN: 978 602 9481 525

Kehilangan yang dicintai, membuat Mikal dan Troy terperangkap dalam Son Noktah, Dunia Tanpa Titik Akhir. Tanpa mereka sadari peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa ayah Mikal dan kekasih Troy, juga kaleidoskop yang dimiliki Buto, merupakan kunci jawabannya.

Mikal yang berteman dengan Princess dalam Son Noktah, Buto yang mendapatkan miniatur bajak laut secara misterius, serta Troy yang selalu merasa seperti alien karena keterasingan dirinya membentuk jalinan kisah pada 3 kitab yang berbeda. Dengan satu musuh yang sama: Kato, penghisap kehidupan yang hanya kalah oleh kebahagiaan. Bisakah mereka keluar dari Son Noktah dan kembali pada kehidupan mereka?

Bergenre fantasi untuk anak-anak, namun membuat saya ikut asyik hanyut dalam ceritanya. Terbagi menjadi 3 part dengan sudut pandang yang berbeda: Mikal, Buto, dan Troy. Setiap potongan informasi dari tiap sudut pandang memberi gambaran utuh tentang cerita.

Dari tampilan bukunya pun menarik, di cover yang terbuat dari jenis kertas agak tebal, terlipat dua, ternyata saat dibentangkan bisa menjadi permainan semacam ular tangga. Bahkan ada pionnya juga, 4 karakter yang ada di cerita (awalnya saya kira pembatas buku).

Namun untuk ending, ada beberapa hal yang mengganjal bagi saya. Mengapa ayahnya Mikal tetap mati? Apa penyebabnya? Bukankah seharusnya semua kembali pada waktu dimulai? Bagaimana nasib Guru Slamet?

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Sebab ingatan yang terjebak adalah waktu yang berjalan mundur." (H.68)

"Kadang-kadang, kepercayaan itu buta. Tidak perlu bukti segala. Kalau percaya ya, percaya aja." (H.320)

"Kedalaman laut seperti kedalaman pikiran. Semakin terbenam di sana, semakin dia terpesona dengan pikirannya sendiri. Alam bawah sadar adalah alam dasar lautan." (H.330)

"Setiap orang istimewa, sebab menjadi bagian dari denyut jantung kehidupan." (H.331)

Meta morfillah

[Review buku] The ABC Murders

Judul: The ABC Murders
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia
Dimensi: 320 hlm, 18 cm, cetakan kesebelas November 2017
ISBN: 978 979 2285 239

A, lokasi Andover, di mana Mrs. Ascher mati dipukul.
B, lokasi Bexhill, di mana Betty Barnard mati dicekik.
C, lokasi Churston, di mana Charmicael Clarke mati dipukul.
Lalu menyusul surat kaleng keempat yang ditujukan pada Hercule Poirot, mengenai pembunuhan D di Doncaster. Siapakah yang akan menjadi sasaran berikutnya? Apakah motif pembunuhan sebenarnya? Apa hubungan antar korban yang menjadikan kasus ini sebagai pembunuhan berantai? Mengapa selalu ada surat peringatan pada Hercule Poirot?

Hal paling menarik dalam serial detektif adalah twist. Potongan-potongan informasi yang disajikan penulis membuat kita menyimpulkan satu hipotesa atas gambaran yang belum utuh. Namun saat menjelang akhir, detail kecil yang kadang terlihat tak penting justru menjadi kunci utama untuk menebak siapa pelakunya. Dan seringkali pelaku adalah orang terdekat dengan tokoh utama.

Itulah yang saya alami saat membaca kisah Poirot ini, salah satu tokoh detektif kesukaan saya setelah Sherlock Holmes. Tebakan saya hanya 50% benar, dan itu membuat cerita ini bagus menurut saya. Saya pun tak sabar untuk segera menamatkannya, tidak ingin berhenti sejak membaca halaman pertama.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

"Kita berada pada posisi sulit, tidak tahu pertanyaan-pertanyaan apa yang harus kita ajukan." (H.57)

"Karena terbiasa terus-menerus berhasil, sahabatku menjadi peka akan kegagalannya. Begitu pekanya hingga dia bahkan tidak tahan untuk membicarakan hal itu. Mungkin ini tanda kepicikan dalam diri seorang tokoh besar." (H.71)

"Kata-kata, hanyalah kulit luar sebuah gagasan." (H.164)

Meta morfillah

25 January, 2018

[Review buku] 131 pintu cahaya dari Timur

Judul: 131 pintu cahaya dari Timur
Penulis: A. Fuadi
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Dimensi: viii + 189 hlm, cetakan pertama Mei 2014
ISBN: 978 602 03 05882

Berawal dari Trilogi Negeri 5 Menara yang ditulis penulis, dengan masing-masing novelnya mengusung 1 kalimat ajaib, seperti Man Jadda Wa Jada. Fuadi tergerak memilih 131 kata motivasional dari negara Timur (Arab, Palestina, dan sekitarnya).

Didukung dengan ilustrasi berwarna, juga tulisan arab dan transliterasinya, buku ini cukup menarik. Bagi yang suka membaca buku agama islam, pasti tidak asing dengan quote yang ada dalam buku ini. Kelebihannya adalah, terdapat jejak jelas siapa yang mengucapkannya. Meski banyak pula yang anonim.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Hadiah terindah adalah apa yang didapat sebelum diminta." (H.11)

"Jika baik rekam jejakmu, tak seorang pun perlu ditakuti." (H.17)

"Sahabat terbaik sepanjang waktu adalah buku." (H.79)

"Perintis jauh lebih istimewa meski penerusnya lebih baik lagi." (H. 121)

"Jangan pernah menuntut Tuhan-mu karena tak kunjung terkabul pintamu, tapi tuntutlah dirimu karena tak kunjung beradabnya dirimu di hadapan-Nya." (H.131)

"Setiap tempat punya perkataan yang tepat dan setiap perkataan ada tempatnya yang tepat." (H.141)

"Orang yang takut salah, sudah bersalah lebih dulu." (H.167)

Meta morfillah

20 January, 2018

[Kajian] Sabar dalam ketaatan

*SABAR DALAM KETAATAN*
Menjadi muslim akhir zaman

Ustad Salim A. Fillah
Sabtu, 20 Januari 2018

Ada ujian di balik setiap kata-kata. Maka doakanlah guru, karena guru pasti diuji dengan kata-katanya.

Kajian tentang sabar itu berat. Sebab aplikasinya seringkali tidak mudah (saat diuji, bukan dalam nikmat). Ada 4 jenis sabar menurut ulama:
a. sabar dalam ketaatan
b. sabar menerima musibah
c. sabar menjauhi maksiat
d. sabar bersama orang-orang yang benar

Sabar berasal dari kata 'shabara' yang maknanya begitu luas dan kesemuanya bermakna baik (menahan, teguh, ridha, rela, meraih sesuatu yang lebih tinggi, berbahagia dalam hal yang membuat org lain bersedih). Sabar adalah salah satu wajah keimanan.

_"Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Seluruh perkaranya baik baginya. Tidak ada hal seperti ini kecuali hanya pada orang mukmin. Jika dia mendapatkan kesenangan lantas dia bersyukur, maka hal itu baik baginya. Dan jika dia ditimpa kesulitan lantas dia *bersabar,* maka hal itu baik baginya." (HR. Muslim, no. 2999)_

Selalu sabar dan syukur (Q. S. Ibrahim: 8)

Sabar adalah salah satu bentuk cinta dari Allah. Allah cinta pada orang-orang yang sabar.

_"Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang *SABAR.*" (Q. S. Ali Imran [3]: 146)_

Sementara taat adalah melaksanakan segala perintahNya dan menjauhi laranganNya.

_Maka bagaimanakah sabar dalam ketaatan?_

_"Tunjukilah kami jalan yang lurus," (Q. S. Al Fatihah [1]: 6)_

Sabar dalam menempuh jalan yang lurus. Jalan lurus bukanlah jalan yang mulus dan tak ada onak duri. Melainkan jalannya para nabi, yang banyak diuji. Jalan ini sangat panjaaaaaaang sekali. Untunglah kita tidak diwajibkan menjalaninya sampai selesai, kita hanya diwajibkan mati di jalanNya. Seperti jalan hidup Nabi Musa dan Yusuf yang dikisahkan dalam Al Qur'an. Perhatikan!

Hubungan surat Yusuf dan Al Qashas. Sama-sama dimulai dengan kata _"Kami ceritakan padamu SEBAIK-BAIK CERITA"._
Keduanya bercerita tentang anak yang dibuang.

👳🏻‍♀Q. S. Yusuf (kisah hidup Nabi Yusuf):
- anak yang dibuang sudah besar,
- mimpi 11 bintang dan matahari bersujud padanya,
- membuat saudaranya ingin membunuh tapi tak mampu hingga akhirnya dibuang,
- perpisahan karena nafsu,
- yang bersedih bapaknya (Nabi Ya'qub),
- ditemukan oleh bangsawan lelaki,
- mulia karena menjadi menteri,
- ujian karena syahwat di dalam istana,
- orangnya tidak salah tapi dipenjara,
- bermula di Palestina berakhir di Mesir

👳🏻‍♂Q. S. Al Qashas (kisah hidup Nabi Musa):
- anak yang dibuang dari bayi,
- raja bermimpi kerajaannya tenggelam karena seorang anak lelaki,
- membuat raja membunuh semua bayi lelaki,
- perpisahan karena wahyu,
- yang bersedih ibunya,
- ditemukan oleh bangsawan wanita (anak nabi Syu'aib),
- mulia karena jadi anak raja,
- ujian karena amarah di dalam istana,
- orangnya salah karena menonjok orang sampai mati tapi melarikan diri,
- bermula di Mesir berakhir di Palestina

Ternyata jalan lurus adalah jalan orang terbaik yang hidupnya berliku-liku, kayak roller coaster. Maka bagi yang belum menikah, menikahlah sebelum mapan! Agar siap berjuang bersama dan lebih menguatkan ikatan.

*Sabar dalam menghafal Al Quran:*
Nabi saja baru mulai menghafal usia 40 tahun, dalam kurun 23 tahun. Abu bakar usia 37 tahun, Utsman bin affan usia 35-36 tahun. Ingat perkataan Ibnu Mas'ud pada muridnya yang tabi'in (yang bila dibandingkan dengan kita zaman now, tabi'in itu ibarat langit tinggi sementara kita ibarat sumur kering kerontang), _"Kami dulu belajar iman baru quran, maka quran menguatkan iman kami. Kalian belajar quran belum belajar iman, sehingga Quran ada di pikiran kalian, tapi tidak dalam seluruh tubuh kalian."_

Lebih baik 1 ayat diulang 500 kali, daripada 500 ayat hanya sekali. Hingga maknanya meresap dan membentuk perilaku. Sebab tidak semua orang layak menjadi penghafal quran, karena itu adalah rahmat Allah. Maka mari kita layakkan diri kita menjadi hafidz.

*Sabar dalam ketaatan itu penting. Karena syahadat butuh kesabaran.* Kalau tidak, berat! Godaan memuja selain Allah itu banyak! Minta tolong ke dukun, ke manusia lain dengan menyogok, dan hawa nafsu besar. Berada di jalan yang halal, dan tidak tertarik pada yang haram, itu tidak mudah.

*Sabar dalam shalat, lebih berat.* kita masih merasa shalat adalah beban. padahal rasul bilang, _"Yaa Bilal, istirahatkan kami dengan shalat."_

Bagaimana shalat bisa jadi istirahat, jika adabnya saja kita tidak mengerti. Maka perhatikan adab shalat!

Bila berjamaah: tidak usah berlari meski tertinggal karena sudah dihitung masuk jama'ah, langsung ikuti gerakan imam (jangan hitung-hitungan rugi, takut sujudnya percuma tidak dihitung sebagai rakaat, malah nunggu imam berdiri).

Contoh kasus: Makmum masbuq shalat maghrib, saat imam duduk tasyahud di rakaat kedua. Dia langsung ikut tasyahud, terus nambah 2 rakaat, jadi 4 kali tasyahud.

Pun jika shalat sunnah lalu iqamah, maka harus diputus shalat sunnahnya dan langsung ikut imam shalat fardhu. Lain bila shalat sunnahnya sudah tasyahud akhir, selesaikan.
Bila ingin shalat sunnah yang banyak, namun waktu tak cukup, maka satukan niat (selama sama-sama sunnah). Misal, niat shalat sunnah wudhu, sunnah tahiyatul masjid, dan sunnah qabliyah disatukan, dan dilaksanakan cukup sekali dalam 2 rakaat, sebab tata caranya sama.

*Sabar itu tidak ada batas, tapi ada banyak pilihan bentuk.*

contoh:
Sabar dalam proses ta'aruf, saat direstui menikah dengan waktu tunggu 1 tahun kemudian, bentuk pilihan sabarnya;
a. sabar menerima dan menunggu 1 tahun lagi
b. sabar dengan menghentikan proses ta'aruf, dan mencari orang lain yang mau diajak menikah tanpa perlu menunggu

Sabar dalam pernikahan yang mengalami KDRT fisik, bentuk pilihan sabarnya;
a. sabar menerima siksaan demi menjaga pernikahan
b. sabar dengan gugat cerai, demi menyelamatkan diri

#catatansepemahamanpenulis

Meta morfillah

[Mentoring] Ketsiqahan

KETSIQAHAN (KEPERCAYAAN/KETAATAN PADA PEMIMPIN)

Bu Efi
Senin, 15 Januari 2018

Selalu ada ujian kebersamaan dalam jalan dakwah.
Jika ingin melihat kualitas seseorang di jalan dakwah lihatlah interaksinya pada manusia.

Ingat kembali 10 rukun baiat:
1. Al fahm (pemahaman)
2. Al ikhlas (keikhlasan)
3. Al 'amal (amal)
4. Al jihad (jihad)
5. At tadhiyah (pengorbanan)
6. At tha'ah (ketaatan)
7. Ats tsabat (keteguhan)
8. At tajarud (dedikasi)
9. Al ukhuwah (persaudaraan)
10. Ats tsiqah (kepercayaan)

Tsiqah adalah rasa puasnya prajurit atas komandannya, dalam keikhlasan, bahwa
pemimpin adalah bagian dari dakwah.

"Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya." (Q. S. An Nisa [4]: 65)

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan.

"Taat dan mengucapkan perkataan yang baik (adalah lebih baik bagi mereka). Apabila telah tetap perintah perang (mereka tidak menyukainya). Tetapi jikalau mereka benar (imannya) terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka." (Q. S. Muhammad [47]: 21)

Musuh Islam takut pada Islam dalam bentuk gerakan yang mengonsolidasi kaum muslimin dan menyatukan barisan umat. Hal paling efektif memecah umat adalah menghilangkan ketsiqahan/kepercayaan pada pemimpin.

Indikator melemahnya ketsiqahan dimulai dari kehadiran mentoring. Peluang memecah belah dengan jarang hadir. Hingga terbersit pikiran, buat apa capek-capek datang ke halaqah?
Tanpa izin, dan tabayun langsung, hingga timbul misscommunication dan terbit prasangka, hingga rengganglah jamaah.

#catatansepemahamanpenulis

Meta morfillah

11 January, 2018

[Cerita lirik] Kali Kedua

KALI KEDUA

Kautahu, melepasmu adalah hal terberat yang pernah kulakukan. Cukup sekali saja, aku pernah merasa betapa menyiksa kehilanganmu. Kau tak terganti. Kau yang selalu kunanti. Maka saat kali kedua aku mendapat kesempatan bersanding denganmu, aku berjanji kau takkan kulepas lagi.

Sebab hatiku yakin padamu. Hatiku memilih jatuh di kamu. Kamu... yang wangimu saja bisa memindahkan duniaku. Kamu... yang senyummu saja bisa mencuri detak jantungku. Membuatku begitu nelangsa saat tak mampu menggenggam jemarimu, mengisi kekosongan di antara jemari lentikmu. Kamu... yang pelukannya kuyakini bisa menyapu seluruh hatiku, menghilangkan gulanaku. Kamu... yang kuyakini cintanya bisa mengubah jalan hidupku, menjadikan surga lebih dekat.

Meski pernah kita patah oleh keadaan dan restu orangtua, tapi hatiku tak pernah patah untuk berharap padaNya bahwa kamulah kamuku. Meski butuh bertahun untuk kita menjaga rasa agar tak tergelincir dalam maksiat, berjuang hebat dalam penantian. Hingga akhirnya semua luluh oleh takdirNya, melalui doa-doa melangit kita. Ya, kita jarang bertemu di bumi, tapi doa kita berpilin erat di langit sana.

Maka, kali kedua padamu yang sama, tanpa pernah terganti di hatiku, kita satukan hati tanpa peduli, sebab Allah telah merestui. Betapa bahagia begitu buncah dalam dadaku, saat bisa memegang tanganmu dan bersama jatuh cinta lagi. Akhir yang indah, saat kedua kali kita bersama lagi.

*cerita lirik "Kali kedua" - Raisa

Meta morfillah

Text Widget