Pages

01 January, 2026

Pertanyaan seorang ibu dan kuasa pemimpin negeri

PERTANYAAN SEORANG IBU DAN KUASA PEMIMPIN NEGERI

Meta morfillah

Aku seorang ibu, yang mencoba menciptakan dunia yang ramah, aman, dan nyaman untuk anakku bertumbuh. Kulakukan hal terkecil, dari diriku, dan sekarang ini seperti menjaga lingkungan dengan mengolah sampah organik dan lainnya. Aku punya harapan bahwa Allah ridha dan melihat usahaku, bumi merasakan itikad baikku, sehingga kelak anak cucuku merasakan keindahan alam yang kurasakan pula saat hidup.

Namun, saat bencana banjir bandang menimpa 3 wilayah negeri, mataku terbuka. Bahwa selain kesadaran seorang ibu dan keluarga di negeri ini, betapa kesadaran pemimpin begitu berkuasa. Ya, kita memang bisa mencegahnya bila bergerak bersama. Namun, saat pembuat kebijakan tidak sevisi dengan cita-cita mulia, kuasa yang dipegang pun malah menghancurkan. Para ibu mengedukasi untuk menjaga bumi, tapi pemimpin melegalisasi kerusakan negeri.

Berat sekali rasanya, cita-cita sederhana seorang ibu yang ingin anaknya tumbuh di lingkungan yang jujur, amanah, bermoral, berempati, dan mencintai alam seakan melawan dunia. Sebab pemimpin yang diharapkan mengayomi, melindungi, menjadi garda depan menjaga warga justru meneladankan hal-hal sebaliknya. Apa beratnya menetapkan sebuah status #bencananasional ? Demi eskalasi dan mempermudah akses bantuan? Apa sesungguhnya yang ditakuti? Aku tak paham. Sungguh tak paham. Benarkah kekuatan asing atau duri dalam daging yang mengancam bangsa ini? Atau justru aib yang akan tersoroti bila status bencana dinaikkan menjadi nasional?

Kulihat rak buku di toko buku banyak menjual buku tentang public speaking, apakah itu adalah indikator memang sebegitu pentingnya orang mempelajari cara berkomunikasi di depan umum agar tidak asal bunyi? Terutama bagi pejabat publik.

Bisakah beri kami pemahaman yang mudah dimengerti, akan pertanyaan mengapa status bencana nasional belum juga ditetapkan di Sumatra? Agar tidak ada prasangka, apakah sebab dana tidak ada atau leadership pusat tidak mampu, makanya diserahkan sebatas provinsi saja? Padahal provinsi dan rakyat pun sudah berteriak meminta tolong.

Sungguh, aku hanyalah seorang ibu yang merapal doa nabi Ibrahim di Q. S. Al Baqarah 126:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَٰهِۦمُ رَبِّ ٱجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا ءَامِنًا وَٱرْزُقْ أَهْلَهُۥ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ مَنْ ءَامَنَ مِنْهُم بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ

Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian.

Aku tahu, jangan berekspektasi pada manusia sebab akan kecewa. Tapi, aku juga tahu bahwa mendoakan pemimpin merupakan hajat yang besar. Maka aku angkat senjataku sebagai muslim, melalui doa untuk negeri dan pemimpin saat ini. Semoga Allah jaga Bapak dan beri taufiq hidayah untuk mengambil keputusan yang benar.

[Review buku] Asmarandana



Judul: Asmarandana
Penulis: Indah Hannaco
Penerbit: Elex Media Komputindo
Dimensi: 282 hal, cetakan pertama 2017
ISBN: 9786020452135

Levi remaja yang baru kehilangan ibunya dan merasa kesepian, bertemu Jessica, model pujaannya dengan usia terpaut 10 tahun di atasnya. Tak ia sangka, jalan hidupnya akan berubah jauh bersama Jessica. Ia dijadikan gigolo pemuas nafsu Jessica selama 10 tahun. Meski begitu, ia tetap mencintai dan berniat menikahi Jessica. Sayangnya, bagi Jessica Levi tak lebih dari koleksi pribadi.

Kegundahan hatinya sejak ditolak menikah, membuat Levi memikirkan masa depan hubungan mereka. Hingga pertemuannya dengan Elana di resor Danau Toba memberanikan Levi mengambil keputusan. Meski harus menghadapi kemarahan Jessica yang tidak melepaskannya dengan mudah. Elana sendiri memiliki rahasia kelam yang membuatnya menghindari romansa dan berpikir akan selamanya sendiri hingga mati. Bisakah keduanya bersatu?

Kaget juga saat tahu isu yang diangkat lumayan dark. Kirain hanya kisah cinta beda usia atau selingkuh gitu. Ternyata lumayan kompleks juga. Sedikit menyinggung oedipus complex, pedofilia, hingga narkoba. Hal menarik justru deskripsi latarnya yang membuat saya ingin mengunjungi Danau Toba dan Pulau Samosir.

Cocok dibaca untuk yang suka romance dewasa atau isu prostitusi kelas atas.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_januari

30 December, 2025

[Review buku] Semestaku semua tentang kamu



Judul: Semestaku semua tentang kamu
Penulis: Minho Myeong
Penerbit: Bhuana Sastra
Dimensi: 250 hal, cetakan pertama 2021, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786232168985

Bagi penulis, mengenal seseorang sama dengan mengenal semesta. Maka dalam semestanya, isinya dipenuhi orang terkasih bagi penulis, seperti pasangan, orangtua, kakek, dan nenek. Dibagi menjadi 3 bab: bab 1 berkisah momen hangat dan bahagia saat semestanya bercahaya sebab kehadiran orang terkasih, bab 2 berkisah tentang momen melelahkan atau berat yang dialami dalam keseharian sehingga berharap gambar yang dibuat menyentuh hati kita, bab 3 berkisah tentang perjuangan kita yang berat namun tetap ada seseorang yang akan bersama kita hingga akhir, entah itu pasangan, orangtua, atau kakek dan nenek.

Saat menemukan buku ini saya merasa terhibur dengan gambarnya yang hangat dan kata-kata pendek namun dalam maknanya. Saya tidak menyangka penulisnya adalah laki-laki. Saking sukanya, saya melambatkan membaca dan mengamati gambar yang dibuatnya, hingga saya perpanjang masa pinjam di ipusnas hingga 3 kali. 

Cocok dibaca untuk yang sedang reading slump atau suka novel grafis full colour dengan tema romance.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_desember
#resensibuku #reviewbuku #bacabuku #metamorfillah

24 December, 2025

[Review buku] Seorang wanita yang ingin menjadi pohon semangka di kehidupan berikutnya





Judul: Seorang wanita yang ingin menjadi pohon semangka di kehidupan berikutnya
Penulis: dr. Andreas Kurniawan, Sp.KJ
Penerbit: GPU
Dimensi: 205 hal, cetakan kedelapan Juli 2025
ISBN: 9786020681276

Dari sekian banyak hal yang dibicarakan di ruang konsultasi, pertanyaan paling sering didiskusikan adalah: "Apa itu kebahagiaan?" dan "Apa kamu menyesal dilahirkan?". Dari situlah buku ini lahir dan mencoba menjawab serta mengajak kita mencari makna di hidup yang tidak terlalu lama. Mulai dengan membayangkan sebuah surat ajaib dari masa depan yang dituliskan oleh diri kita untuk menasihati diri kita sendiri.

Lalu melihat suatu kejadian dengan beragam narasi, yang mungkin membuat kita menjadi orang jahat di cerita orang lain. Dari situ, coba menyimpulkan kebahagiaan dalam tiga kata. Tanpa penghakiman, penulis mengajak kita sesekali menyesali hidup dengan duduk di kursi besi minimarket dan mengakui bahwa kita semua pernah goblok. Hingga pada akhirnya, apa pun yang kita mulai, tutuplah walau tak sempurna.

Dengan tokoh utama sang penulis dan seorang pasien wanita bernama Lalin, kita diajak menyelami diri dan menerima luka serta segala penyesalan untuk menerbitkan harapan baru yang lebih sederhana, sesederhana menjadi pohon semangka.

Sejak dari kata pengantar, saya jatuh hati dengan cara penulisan penulis. Meski buku ini menggunakan bahasa yang mudah dicerna dan tidak setebal novel umumnya, tapi saya sengaja melambatkan pace saat membacanya. Sebab banyak yang saya highlight dan enak untuk refleksi mendalam. Meski ada beberapa prinsip yang berbeda dengan keyakinan saya, tapi buku ini layak ada di lemari bukumu untuk kamu baca ulang kapan pun.

Cocok dibaca untuk yang suka self improvement, psikologi, refleksi hidup dengan bahasa yang menenangkan.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#bookstagram #oneweekonebook #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_desember
#resensibuku #reviewbuku #bacabuku #seorangwanitayanginginmenjadipohonsemangkadikehidupanberikutnya #andreaskurniawan #metamorfillah #nonfiksi 

21 December, 2025

Untuk perempuan yang mengalah berkali-kali

UNTUK PEREMPUAN YANG MENGALAH BERKALI-KALI

Meta morfillah

Kali pertama perempuan itu mengalah, sejak aku hadir dalam dirinya. Ia yang sadar akan kebutuhanku, mengalah untuk melawan rasa mual yang tak henti setiap kali waktu makan tiba. Meski ia tahu apa yang ia telan, tak lama akan ia buang lagi. Air mata kerap menitik di kala terhidang makanan di depannya. Ia mengalah untuk menguat-nguatkan dirinya yang kian lemah.

Kali kedua perempuan itu mengalah, saat mimpinya dan diriku berbenturan. Ia mengalah untuk menghentikan mimpinya dan berfokus pada aku yang bertumbuh dalam raganya. Ia membesar-besarkan hatinya bahwa semua akan ada waktunya.

Kali berikutnya perempuan itu mengalah, saat aku merobek dirinya dan meninggalkan jejak yang sering berdenyut nyeri di kemudian hari. Ia mengalah untuk menghadirkanku ke dunia dengan mencederai tubuhnya.

Kali kesekian perempuan itu mengalah, ketika aku sakit, aku sekolah, dan segala peristiwa dengan aku sebagai subjeknya. Ia mengalah untuk mempersembahkan waktunya, hartanya, tenaganya, bahkan jiwanya agar aku menjadi hamba yang dicintai Tuhannya.

Lalu saat aku mengerti bahwa perempuan itu telah mengalah berkali-kali demi diriku, tanpa pernah ia singgung pengorbanannya, aku berpikir adakah selain surga yang pantas menjadi ganjaran untuknya?

Duhai perempuan yang mengalah berkali-kali dalam hidupnya, sesungguhnya engkau tak pernah kalah. Sebaliknya, engkau adalah pemenang di hatiku selamanya. Tahta teristimewa di hati semua anak, dengan gelar: IBU.

15 December, 2025

[Review buku] Vermillion rain



Judul: Vermillion rain
Penulis: Kai Elian
Penerbit: GPU
Dimensi: 296 hal, cetakan pertama Mei 2023, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020669724

Asa, ahli meteorologi yang menjadi disaster hunter selama 2 tahun terakhir, merasa terpanggil jiwanya untuk mengevakuasi 70 orang warga Desa Bokudi di lereng Gunung Morui. Fenomena aneh yang terjadi 7 tahun belakangan di desa itu, yakni hujan lebat terus menerus selama 100 hari, membuat Asa ingin mencari tahu penyebabnya. Bersama sahabatnya, Elang, ahli klimatologi, dan timnya yang terdiri dari Wicky, orang Basarnas; Dito, ahli geologi; dan Jose, dokter perempuan, mereka memiliki waktu 6 hari sebelum bencana hidrometeorologi (longsor dan banjir) diperkirakan akan menghilangkan desa itu.

Namun ternyata, penduduk desa sangat tertutup terhadap orang asing dan ada banyak kejanggalan dari fisik mereka. Unsur kepercayaan mereka terhadap Olorun dan Lamok membuat misi sulit tercapai, terlebih dengan pembunuhan Wicky dan beberapa petugas polisi. Misi evakuasi justru berubah menjadi perburuan dan Asa adalah kambing hitamnya. Apa sebenarnya yang terjadi di desa itu? Siapa pelaku pembunuhan dan apa motif pelaku tersebut?

Genre thrillernya berasa banget dan alurnya mengalir dengan pas, meski ada beberapa kilasan masa lalu dan ilusi. Isu yang dibawa serta oknum yang terlibat pun menguatkan konflik utama sehingga page turner hingga ending. Hanya saja, ada pertanyaan mengganjal di benak saya terkait ilusi Asa yang tahu istrinya mengecek cctv dan terlambat karena itu serta motif Jose yang agak aneh karena sudah tunangan ngapain sampai turun tangan. Makanya saya tidak memberi nilai sempurna, sebab kedua hal itu masih kurang bisa saya terima penjelasannya. Twist pengkhianatan yang bermula dari cinta bertepuk sebelah tangan jadi juara sih bagi saya. Isu yang diangkat pun rasanya relevan banget dengan kejadian bencana Sumatra saat ini.

Cocok dibaca untuk yang suka thriller, isu kerusakan lingkungan, dan duka akibat rasa bersalah.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #oneweekonebook #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #vermillionrain #kaielian #metamorfillah #fiksi #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_desember

12 December, 2025

[Review buku] Pembunuhan di lorong



Judul: Pembunuhan di lorong
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: GPU
Dimensi: 360 hal, cetakan ketujuh April 2018, edisi digital ipusnas
ISBN: 9789792229684

Empat cerita misteri yang melibatkan Hercule Poirot. Pertama, kejanggalan kasus bunuh diri seorang gadis yang memegang pistol di tangan kanan tetapi tembakannya di pelipis kiri. Kedua, pencarian hilangnya dokumen penting negara di tengah pesta orang ternama dan tidak boleh menghubungi polisi.

Ketiga, kejanggalan kasus bunuh diri seorang tua yang angkuh hingga pelurunya menembus cermin dan memecahkannya di sudut yang tidak memungkinkan. Terakhir, pembunuhan seorang wanita yang terkenal suka kawin cerai melalui racun di minuman.

Kasus pertama dan kedua tebakan saya akan misterinya cocok, tapi kasus ketiga dan keempat cukup plot twist. Memang bukan baru pertama membaca keberanian Poirot menghentikan niat membunuh si pelaku. Ia selalu memiliki insting tentang rencana pembunuhan. Lelah sekali membayangkan jadi Poirot. Lagi berlibur pun dihantui kematian hehe.

Cocok dibaca untuk yang suka cerpen pembunuhan dengan Poirot sebagai detektifnya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

[Review buku] Larutan senja



Judul: Larutan senja
Penulis: Ratih Kumala
Penerbit: GPU
Dimensi: 126 hal, cetakan pertama Januari 2017, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020338156

Berisi 14 cerpen karya penulis yang pernah terbit di koran-koran. Tema dan genre tiap cerpen pun beragam. Ada yang memotret isu sosial di dalam dan luar negeri, isu klenik, isu kesehatan mental, supranatural dan juga horor. Favorit saya di antara semua itu cerpen berjudul "Gin-gin dari Singaraja" yang mengaitkan upacara Ngaben di Bali dan kepercayaan kepulangan roh melalui tradisi itu. Setelah selesai membaca cerpen itu saya masih agak bergidik membayangkannya.

Cerpen lain pun bagus-bagus. Hanya saja edisi digital di ipusnasnya ini agak berat, sebab seperti scan berwarna bukunya, sehingga agak loading saat membuka halamannya. Buku ini juga diberikan background oranye sebagaimana judul utamanya tentang senja.

Cocok dibaca untuk yang suka cerpen dengan isu padat.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

08 December, 2025

[Review buku] Rahasia keluarga



Judul: Rahasia keluarga
Penulis: Okky Madasari, dkk
Penerbit: GPU
Dimensi: 320 hal, cetakan pertama 2022, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020663234

Berisi 29 cerpen dengan tema keluarga dari 27 penulis OM Institute. Hampir semua kisahnya akan relate dengan keluarga di Indonesia. Seperti kisah Eyang yang tirakat sampai tak dipahami cucunya, anak yang menyesal menunda minta maaf hingga orangtuanya meninggal, dan gambaran perjuangan orangtua yang baru kita pahami saat dewasa atau sudah menjadi orangtua.

Dari 29 cerita, saya justru terngiang pada 1 cerita yang plot twistnya masih berbekas meski sudah tamat baca, yakni judul "Mencari Ayah". Tiap penulis punya gaya menulis khas sehingga ragamnya jadi banyak.

Cocok dibaca untuk yang suka topik keluarga dalam bentuk antologi cerpen.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #oneweekonebook #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #rahasiakeluarga #okkymadasari #metamorfillah #fiksi #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_desember #ShareYourBookReview #GramediaEmeraldBintaro #GiveawayBukuGramedia

03 December, 2025

[Review buku] The Ex-Talk



Judul: The Ex-Talk
Penulis: Rachel Lynn Solomon
Penerbit: GPU
Dimensi: 392 hal, cetakan pertama 2024, edisi digital ipusnas
ISBN: 9786020677859

Shay bekerja di radio publik sejak lulus kuliah dan mendedikasikan dirinya selama 10 tahun memproduseri sebuah acara. Sementara Dominic Yun, anak baru dengan gelar master jurnalisme melesat hanya karena ia laki-laki dan gelar S2nya. Mereka saling menghindar sebab tidak menyukai. Namun keadaan perusahaan yang genting membuat mereka terjebak untuk memandu acara dengan mengaku sebagai mantan kekasih. Kebohongan itu melebar dan hal terberat adalah bohong pada diri sendiri saat cinta hadir di antara mereka.  Bagaimanakah kelanjutannya?

Saya tertarik mengantre buku ini sebab jumlahnya terbatas dan antreannya panjang. Saya kira akan sebagus itu. Nyatanya agak kecewa sebab banyak hal yang tidak sesuai prinsip saya. Terutama isu LGBT, rasisme, dan yahudi. Baru saya  ketahui di akhir, penulisnya pro Sirewel juga. Meski begitu, secara umum saya jadi tahu perbedaan radio publik dan komersil di Amerika. Juga kisah kehilangan ayah Shay yang cukup relate dengan kisah pribadi saya. Selebihnya, tidak ada hal menarik.

Cocok dibaca untuk yang suka romance dan dunia radio publik Amerika.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #oneweekonebook #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #theextalk #rachellynnsolomon #metamorfillah #fiksi #kubusetengahtujuh #komunitasbukuseru #jagoankomplek_desember #ShareYourBookReview #GramediaEmeraldBintaro #GiveawayBukuGramedia

Text Widget