Pages

08 October, 2024

[Review Buku] Zenitendo 5


Judul: Zenitendo 5
Penulis: Reiko Hiroshima
Penerbit: POP
Dimensi: v + 149 hal, cetakan pertama Juni 2024 (edisi ruang buku kominfo)
ISBN: 9786231342102

Buku kelima ini berkisah tentang jajanan Zenitendo yang tersebar karena dicuri. Sehingga Beniko harus mengumpulkannya, sebab bila tidak akan berbahaya.

Di antaranya ada "Bros Baru" yang ditemukan seorang anak bungsu yang sudah bosan menerima lungsuran dari kakaknya. Lalu "Cokelat Putri" yang membuat seorang gadis bertingkah laku bak putri saat bertemu calon mertuanya yang ningrat. Ada pula seorang lelaki dewasa yang tidak mau bertanggung jawab dan asyik main game sampai merasakan kehidupan virtual sesungguhnya dengan "Lencana Virtual". Penjelasan pelaku penyebaran jajanan Zenitendo dalam "Pria Kegelapan". Lalu ada "Masker Tampan" yang membuat petugas polisi wanita dikagumi. Terakhir, "Jus Pidato" yang membuat gadis kecil penolong tertolong saat meminumnya.

Di epilog terkuak siapa pelaku yang mencuri dan menyebarkan jajanan zenitendo, motif, serta hukuman yang didapatkannya.

Cocok untuk anak-anak dan dewasa yang menyukai genre fantasi, bacaan ringan dan menghibur, disertai pelajaran moral yang baik.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #zenitendo5 #fantasi #reikohiroshima #fiksi #metamorfillah

06 October, 2024

[Review Buku] Komik Persatuan Ibu-ibu


Judul: Komik Persatuan Ibu-ibu
Penulis: Puty Puar
Penerbit: Bentang
Dimensi: x + 134 hal, cetakan pertama Mei 2018 (edisi ipusnas)
ISBN: 9786024302818

Sebelum punya anak: idealisme teori parenting dll yang dibaca/dipelajari akan diterapkan.
Setelah punya anak: kewarasan ibu adalah hal utama, gak sesuai teori gak apa asal ibu bahagia.

Siapa yang kayak gitu, Bu?
Hehe kayaknya kebanyakan kita begitu ya. Sebab belum mengalami, jadi masih berteori. Saat praktik, barulah memahami apa saja kendala yang mengiringi dan begitu banyak prioritas yang berubah. Tiap ibu dan keluarganya punya karakteristik serta tujuan unik. So, pasti ada saja hal-hal yang yaudahlah atau ya allah ya allah.

Nah, buku ini merekam beberapa keseharian ibu muda yang baru memiliki anak pertama dalam bentuk komik 4 panel hitam putih serta ilustrasi lucu berwarna lainnya. Relate pasti dengan kehidupan ibu muda atau ibu yang sedang punya anak kecil. Meski begitu, buku ini pun bisa dinikmati siapa saja, baik lelaki atau pun wanita. Sebagai gambaran perasaan umum ibu-ibu.

Cocok dijadikan bacaan ringan dan menghibur.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

*Beberapa gambar saya ambil dari google sebab tidak bisa screenshoot di aplikasi ipusnas

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #komikpersatuanibuibu #putypuar #metamorfillah

04 October, 2024

[Review Buku] Kamu, Kami, Kita


Judul: Kamu, Kami, Kita
Penulis: Soca Sobhita & Reda Gaudiamo
Penerbit: GPU
Dimensi: 112 hal, cetakan pertama 2020 (edisi ipusnas)
ISBN: 9786020642185

Kali pertama aku memilih buku ini sebab ada nama Bu Reda. Aku penasaran, karya beliau kata temanku bagus-bagus. Tapi waiting list semua di perpustakaan digital. Akhirnya rezeki baca buku ini setelah antre di ipusnas. Pas lihat cover belakangnya, loh kok buku anak untuk usia 7+? Kukira akan tulisan dewasa macam novel atau kumcer.

Baca sajalah.

Eh ternyata, seru sekali. Tulisan-tulisan lepas duet antara anak dan ibunya yang jujur. Tentang semua anggota keluarga yang karakternya unik-unik. Seperti opa yang pintar tapi suka berargumen dengan Meps. Meps adalah panggilan untuk ibu, dan Beps adalah panggilan untuk ayah. Cara bicara mereka yang pakai bahasa indonesia yang benar, tidak boleh pakai gue-elo.

Keseharian yang menggambarkan pola parenting dan diskusi asyik anak usia 3 SD hingga SMP dengan orangtuanya. Bahkan di akhir, saya suka sekali pemikiran Soca dan pengasuhan Ibu Reda tentang pacaran, image, dan bagaimana bila tinggal berjauhan. Sesungguhnya itu topik yang cukup berat, tapi dibuat jadi diskusi ringan dan terasa peran orangtuanya tidak dominan. Semua keluar dari pemikiran anak yang sudah dia observasi dan terinternalisasi. Saya jadi belajar parenting dari buku sederhana ini.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #kamukamikita #socasobhita #redagaudiamo #orangtuaanak #bukuanak #metamorfillah

03 October, 2024

[Review Buku] Happiness is homemade


Judul: Happiness is homemade
Penulis: Puty Puar
Penerbit: Bentang
Dimensi: iv + 160 hal, cetakan pertama Desember 2017 (edisi ipusnas)
ISBN: 9786024302290

Sibuk banget tapi pengin baca yang positive vibes?
Pengin termotivasi dengan bacaan ringan dan memanjakan mata?
Suka lihat quotes dengan ilustrasi colourful?

Buku ini cocok banget buat kamu yang merasa kayak di atas. Dengan ilustrasi lucu berwarna, bahkan berhubungan halaman kanan dan kiri, diisi dengan sedikit kalimat dalam bahasa inggris, menggunakan tipografi dan permainan font menarik, dengan jumlah halaman yang pas, pasti kamu betah bacanya. Bahkan mungkin sekali duduk.

Isinya pun relate banget, terutama untuk wanita yang memilih di rumah saja atau bekerja dari rumah, terbiasa melihat sosmed yang standar bahagianya kayak langit (susah dijangkau). Nah, di buku ini dijabarkan hal-hal kecil yang sebenarnya bisa banget bikin kita bahagia di-dari-dalam rumah. Yes, happiness is homemade.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

*Gambar² aku googling, karena di ipusnas ga bisa screenshoot

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #happinessishomemade #putypuar #nonfiksi #metamorfillah

[Review Buku] A Pandemic of Love


Judul: A Pandemic of Love
Penulis: Ika Natassa, Almira Bastari, dkk
Penerbit: GPU
Dimensi: 256 hal, cetakan pertama 2022 (edisi Ruang Buku Kominfo)
ISBN: 9786020664774

Tiga belas cerpen yang ditulis oleh tiga belas orang dengan latar berbeda. Kebanyakan pun ekspatriat yang cukup lama tinggal di Indonesia. Sehingga banyak sekali warna baru dan sudut pandang baru yang bisa didapatkan.

Cerpen yang paling saya sukai justru bukan dari penulis terkenal, berjudul "Ode untuk Cinta" yang diksinya lembut, menyuarakan cinta seorang wanita pada pasangannya sejak menikah di usia 25 tahun hingga refleksi di usia 50 tahun. Romantis yang syahdu, terasa seperti saya tokoh utamanya hehe.

Selebihnya ada tentang duka kehilangan anggota keluarga di saat pandemi, keterbatasan gerak, serta kehilangan pekerjaan. Di sisi lain ada pula yang menemukan cinta kembali di usia senja, pekerjaan baru di tengah kehilangan, bahkan keberanian akibat pandemi yang tak pernah terbayang.

Meski begitu, terkait selera saja, banyak yang kurang cocok gaya penulisannya bagi saya. Meski semua mudah dipahami.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #apandemicoflove #ikanatassa #almirabastari #kumcer #fiksi #metamorfillah

30 September, 2024

[Review buku] The Star and I


Judul: The Star and I
Penulis: Ilana Tan
Penerbit: GPU
Dimensi: 344 hal, cetakan pertama 2021 (edisi Ruang Buku Kominfo)
ISBN: 9786020649665

Apakah masa remajamu diwarnai dengan membaca novel 4 season Ilana Tan?
Saya iya. Dan itu yang mendorong saya ingin baca karya baru penulis ini. 

Berkisah tentang aktris teater Broadway bernama Olivia Mitchel yang sedang naik daun, berusaha menemukan orangtua kandungnya dengan menyewa jasa detektif. Demi hal itu, ia rela pindah ke New York dan menerima pekerjaan sampingan sebagai pendamping bayaran Nic. Takdir mempertemukan ia kembali dengan sahabat masa kecil sekaligus cinta pertamanya yang gagal, Rex Rankin. Rex adalah komposer lagu "The Star and I" yang terkenal dan banyak memiliki kenalan orang hebat. Bersama Rex, Ollie menemukan kepingan jawaban yang ia cari selama ini.

Romantisme ala barat, deskripsi kehidupan artis papan atas dan dunia glamour teater cukup menarik sebenarnya. Namun ternyata, fase hidup memang gak bohong ya. Membaca #buku genre ini, di usia sekarang dengan peran sebagai ibu, bagiku biasa banget jalan ceritanya. Kisah cinta Ollie dan Rex malah terkesan konyol karena asumsi tak mendasar. Mungkin buku ini cocok untukmu yang masih remaja atau dewasa awal dan suka kisah romantis.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #thestarandi #ilanatan #fiksi #metamorfillah

28 September, 2024

[Review buku] Teka-teki rumah aneh


Judul: Teka-teki rumah aneh
Penulis: Uketsu
Penerbit: GPU
Dimensi: 224 hal, cetakan kedua Juli 2023 (edisi Ruang Buku Kominfo)
ISBN: 9786020669960

Berawal dari permintaan seorang teman yang ingin membeli rumah di Tokyo, untuk dipertimbangkan secara hal ghaibnya (okultisme) pada tokoh 'Aku' dengan mengirimkan sebuah denah. Lalu tokoh 'Aku' mendiskusikan masalah tersebut dengan kenalannya bernama Kurihara, seorang arsitek yang suka cerita detektif dan hal ghaib. Mereka menemukan keanehan dari denah tersebut dan membuat sebuah asumsi yang menjadi dasar tulisan di media yang diampu tokoh 'Aku'. Tulisan itu mengantarkan mereka pada seseorang yang terkait dengan keluarga pemilik rumah sebelumnya. Semakin ditelusuri, fakta yang didapatkan semakin mencengangkan!

Dengan gaya tulisan ringan dan dibuat banyak dialog seperti naskah drama per babak, dilengkapi gambar denah-denah membuat pembaca mudah membayangkan asumsi yang dibuat Kurihara. Juga bermain dengan sudut pandang orang pertama, seakan membuat pembaca terlibat dalam cerita. Meski hingga akhir agak kurang jelas, tokoh 'Aku' ini pria atau wanita. Besar kemungkinan sih wanita.

Alur yang cepat dan plot twist purba yang disajikan juga cukup menarik, meski masih ada kejanggalan di ending mengenai motif dasar yang membuat terasa menggantung.

Cocok dibaca sebagai bacaan ringan, sekali duduk bisa habis karena penasaran, terutama bagi penggemar misteri dan plot twist.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #tekatekirumahaneh #uketsu #fiksi #metamorfillah

[Review buku] 28


Judul: 28
Penulis: Jeong You Jeong
Penerbit: GPU
Dimensi: 520 hal, cetakan pertama 2022 (edisi Ruang Buku Kominfo)
ISBN: 9786020663654

Buku ketiga karya penulis yang saya baca ini, makin menarik dibanding buku sebelumnya. Menceritakan sebuah wabah penyakit mematikan yang menyerang sebuah kota bernama Hwayang. Berawal dari manusia yang kemudian menginfeksi hewan peliharaannya yakni anjing-anjing dan juga sesama manusia lain. Dikisahkan melalui sudut pandang beberapa tokoh; Jae Hyeong (dokter hewan pecinta anjing dan penggemar iditarot/luncur salju), Ki Jun (pemadam kebakaran), Ringo (anjing tiberian wolf), Yun Ju (reporter wanita), Dong Hae (anak direktur RSJ, penyiksa anjing), dan Su Jin (perawat).

Banyak part menyentuh dan menyadarkan bahwa hidup kita adalah sebab-akibat, harmoni dengan alam, serta bagaimana moralitas merosot dalam krisis (saat kota dilockdown). Satu-satunya yang membuat kita bertahan adalah harapan serta solidaritas. Bukan militer yang mengendalikan, tetapi hubungan kita dengan sesama.

Membaca buku ini membuat saya membayangkan film train to busan dan sejenisnya, juga merecall memori saat pandemi covid dan kita dilockdown. Sayangnya, hingga akhir tidak dijelaskan tentang tindakan pemerintah terkait wabah. Bagaimana penanggulangannya, asal muasal, serta siapa saja yang resisten terhadap wabah itu. Kebanyakan menyorot hubungan manusia dan anjing (peliharaan). Meski pacenya tetap lambat, tapi seru akan detailnya. Cocok bagi kamu yang suka thriller dan detail menegangkan.

Saya masih belum paham apa maksud judul 28 ini, ada yang bisa jelaskan?

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #28 #jeongyoujeong #fiksi #metamorfillah

27 September, 2024

[Review Buku] Zenitendo 4


Judul: Zenitendo 4
Penulis: Reiko Hiroshima
Penerbit: POP
Dimensi: v + 165 hal, cetakan pertama Mei 2024 (edisi ruang buku kominfo)
ISBN: 9786231341891

Buku keempat ini kembali berkisah tentang 6 jajanan yang bahkan bersinggungan dengan jajanan dari Tatarimedo. Ada "Kaleng Firasat" Zenitendo vs "Moci Goreng Curang" Tatarimedo yang membuat seorang anak memilih cara baik atau curang demi nilai sempurna. Lalu "Bakpao Serigala" untuk anak yang sering dibully dan berkaitan dengan tokoh utama cerita pertama. Kembali bersaing "Celengan Kantuk" Zenitendo vs "Kerupuk Beras Nirlelap" Tatarimedo bagi 2 karyawan muda yang sering lembur. Ada "Telur Coklat Goblin" yang dihadiahkan seorang anak pada nenek tetangganya yang dermawan. Lalu jajanan Tatarimedo "Moci Goreng Kumbang Gigi" vs "Kacang Gigi Kinclong" Zenitendo bagi anak lelaki yang malas sikat gigi. Terakhir "Permen Sirup Jagung Pelangi" Zenitendo vs "Bubur Ekspresi Manis" Tatarimedo bagi 2 sahabat yang bersaing masuk ke universitas impian. 

Di #buku keempat ini, sebagian besar menceritakan persaingan jajanan Zenitendo dan Tatarimedo, bahkan frekuensi pertemuan Beniko dan Yodomi jadi sering dibanding sebelumnya. Apakah di buku kelima akan ada pertarungan sengit, sebab epilognya menggambarkan Yodomi yang sangat kesal pada Beniko?

Cocok untuk anak-anak dan dewasa yang menyukai genre fantasi, bacaan ringan dan menghibur, disertai pelajaran moral yang baik.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #zenitendo4 #fantasi #reikohiroshima #fiksi #metamorfillah 

26 September, 2024

[Review buku] Jangan membuat masalah kecil jadi masalah besar


Judul: Jangan membuat masalah kecil jadi masalah besar
Penulis: Richard Carlson
Penerbit: GPU
Dimensi: 234 hal, cetakan pertama Mei 2019 (edisi gramedia digital/ipusnas)
ISBN: 9786020630267

Di tengah hiruk pikuk hidup, kita seringkali terseret arus, merasa harus banyak terlibat dan tak henti berusaha menyelesaikan daftar tugas. Hingga kita lupa menikmati dan menjaga kualitas hubungan serta hidup kita sendiri. Buku ini hadir untuk Anda yang merasakan hal-hal itu.

Dengan 100 artikel pendek sejumlah 2-3 halaman, penulis mengajak kita mengolah perspektif, fisik, hingga spiritual untuk jadi orang yang tidak memusingkan hal-hal kecil dan membuatnya jadi masalah besar. Semua itu kembali pada kita.

Bahasa yang ringan dan sederhana memudahkan pembaca mengerti, bahkan sedari judul tiap artikel sudah bisa dipahami. Beberapa contoh relate dari penulis dan klien-kliennya menjadi penguat untuk tiap saran yang disampaikan.

Namun, membaca buku ini membutuhkan waktu lebih lama bagi saya. Sebab perlu direnungi lagi tiap langkah yang disarankan dan tidak semua cocok untuk saya pribadi. Tapi sebagian besar saya setuju dengan pemikiran penulis.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta Morfillah

#1hari1tulisan #bookstagram #resensibuku #reviewbuku #bacabuku #janganmembuatmasalahkeciljadimasalahbesar #richardcarlson #nonfiksi #metamorfillah

Text Widget