Pages

02 April, 2021

[Review buku] Jakarta underkompor


Judul: Jakarta underkompor
Penulis: @arham_kendari 
Penerbit: @bukugpu 
Dimensi: 256 hlm, 18 cm, cetakan pertama Juni 2008
ISBN: 9789792238587

Buku ini berawal dari blog, isinya ya keseharian penulis beserta kekonyolannya saat ia mencoba hidup merantau di Jakarta. Meski pada akhirnya ia lebih memilih kembali ke kampung halamannya, Kendari.

Sejujurnya, ini bukan tipe buku yang akan saya beli kalau ke toko buku, hehe (ini dikasih sama teman). Sebab saya kurang suka cover bukunya. Tapi kalau isinya, seru sih. Cuma biasanya ya saya akan lebih milih baca blognya aja dibanding bukunya. Mungkin buku ini keren pada zamannya, sayang saya baru baca sekarang, jadi ya ada beberapa yang sudah tidak relevan.

Kekurangan sebenarnya ga ada, sih. Cuma selera #humor aja, sama bahasa gaul pada zamannya. Tapi deskripsi penulisnya bisa dipahami, kok. Lebih ke #buku yang #menghibur di kala penat dan ga mau mikir. Asyik.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Ical dijanjikan suatu saat akan dapat peran. Dia senyum ke gue sambil berbisik, 'Kata-kata kayak gitu mah didengerin aja, Ham! "Suatu saat" itu dijalanin tapi gak perlu dikejar, karena "suatu saat" itu gak tau kapan. Hari kiamat juga "suatu saat", bukan?" (H.187)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #bacabuku #jakarta

[Review buku] Renungan pendidikan berbasis fitrah


Judul: Renungan pendidikan berbasis fitrah
Penulis: @harry.santosa.hasan 
Penerbit: Filla Press
Dimensi: 152 hlm
ISBN: 9786025050138

Saya mendapatkan buku ini sebab review buku pinjaman teman yang bertema #fitrahbasededucation juga. Di review sebelumnya saya kasih 2 bintang. Eh, malah dikirimi buku ini.

Sejauh membaca, ide-idenya keren dan bikin merenung lagi tentang fitrah belajar kita. Namun, sayangnya, sebab memang renungan ya tidak ada aplikasi praktis hehe. Hanya menyegarkan wawasan saja. Memang banyak kalimat bagus yang saya tandai (quote).

Kembali lagi, saya terganggu terkait tampilan. Baik secara fisik (lembaran mudah lepas, jarak terlalu jauh antar paragraf), juga secara penulisan (typo dan kaidah penulisan).

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Anak-anak kita memerlukan kenangan yang memunculkan imaji yang baik, positif, tulus, penuh cinta, dan utuh tentang masa lalu mereka bersama kedua orangtuanya. Semua itu agar mereka kuat menghadapi masa sendiri ketika kelak mereka dewasa." (H.13)

"Anak kita adalah mutiara. Mutiara akan tenggelam dalam lumpur hitam yang pekat. Maka perbaikilah fitrah kita wahai Ayah Bunda, sucikanlah fitrah kita sebelum menyucikan fitrah anak kita melalui pendidikan." (H.16)

"Bagaimana orangtuanya bersikap, maka begitulah anak membangun imaji baik/buruk tentang Rabbnya."(H.59)

"Orang beriman sejatinya adalah orang yang paling menghargai potensi kekuatan/keunikan anaknya." (H.95)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #bacabuku

27 February, 2021

[Review buku] Cinta memang seperti ini


Judul: Cinta memang seperti ini
Penulis: @azharnurunala 
Penerbit: azharologia books
Dimensi: 160 hlm, cetakan pertama September 2020
ISBN: -

#Buku ini berisi ragam #tulisan #kontemplasi tentang hidup, cinta, dan kemungkinan di dalamnya. Terselip pula sebuah #cerpen yang berkisah tentang Rania, gadis yang patah hati. Ternyata bersambung ke novel Festival Hujan.

Sebenarnya saya suka tulisan kontemplasi, namun di buku ini tidak terlalu mengena. Entah. Apa sebab sudah terlalu biasa yang dipikirkan, atau kurang dalam kontemplasinya. Cerpennya pun kurang tajam konfliknya, jadi datar sekali. Hanya deskripsi.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Masalah adalah #guru yang menyamar." (H.18)

"Hati adalah rumah. Ada yang hadir sekadar untuk bercakap. Ada yang berharap bisa menginap. Ada yang layak jadi penghuni tetap." (H.120)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

25 February, 2021

[Review buku] Re:


Judul: Re:
Penulis: @kangmaman1965 
Penerbit: @penerbitkpg 
Dimensi: vi + 160, 13.5x20 cm, cetakan keempat Oktober 2016
ISBN: 9786026208316

Awal baca #novel #dewasa ini tidak ada ekspektasi gitu, sih. Cuma mikir bosenin gak ya, dengan tema penjaja seksualitas, sebab biasanya yaa jadi sastra 'basah' gitu. Malas aja. Tapi, gak mau numpukin bacaan. So, baca dengan netral deh.

Eh, ternyata menarik banget! Cuma 30 menit buku ini langsung ludes kulahap. Gaya bercerita Kang Maman disertai konflik serta wawasan dunia malam yang begitu tabu membuatku terkejut-kejut sambil istighfar bacanya.

Novel ini sendiri berangkat dari #skripsi penulis saat kuliah jurusan #Kriminologi di FISIP UI. Membahas tema pemerasan dalam kepelacuran lesbian. Setting tempatnya itu loh, banyak banget di Tanah Abang, tahun 1989. Pantesan dulu, temanku pada takut kalau kubilang tinggal di sana. Ternyata se-dark itu ya kehidupan sekitarku. Tapi memang aku merasa biasa aja, sih. Walau fenomena yang diceritakan dalam novel ini pun nyata wujudnya di kehidupanku. Mungkin balik lagi ke kita, mau jadi positif atau negatif.

Sedihnya adalah endingnya, tetap tak diketahui siapa pelaku #pembunuhan tokoh utama dan teman-temannya, disertai alasannya. Meski ada clue, tapi tersirat sekali. Hati rasa mencelos, bagaimana pun dosanya, mereka tetap manusia.

Banyak sekali istilah yang menambah wawasanku tentang dunia malam serta didasari penelitian dari sumber skripsinya. Bahwa ternyata tidak hanya ada penjaja seks wanita, tapi juga ada pria, banci, dan sesama. Jadi kaget juga dengan jurusan kriminologi ini.

Tidak ada quotes yang bisa ditambahkan. Sebab novel ini lugas, gaya jurnalis, tapi asyik dan mengalir ceritanya. Bukan puitis.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

[Review buku] Tea for two


Judul: Tea for two
Penulis: @clara_ng 
Penerbit:@bukugpu 
Dimensi: 312 hlm, 20 cm, cetakan keempat Maret 2010
ISBN: 9789792243321

"Kamu pikir #perempuan cerdas takkan mungkin terjerumus di pusaran kegilaan seperti ini? Kamu pikir hanya perempuan miskin & tak berpendidikan yang rentan KDRT?"

Tea for two adalah perusahaan makcomblang milik Sassy. Sudah banyak #pasangan yang berhasil mereka jodohkan & happily ever after. Di sana pula, Sassy menemukan Alan, pria yang kelak menjadi suaminya.

Bayangan #pernikahan yang indah & sempurna, ternyata tidak terjadi pada Sassy. Di hari kedua honeymoon, Alan menampakkan sisi kelamnya. Ternyata itu pun awalan saja. Selanjutnya, Sassy terjebak dalam #KDRT & diselingkuhi. Namun ternyata tak mudah untuk keluar begitu saja dari pernikahan itu. Entah mengapa, tiap kali Alan meminta maaf & berjanji manis untuk berubah, ia kembali percaya. Hingga hadirlah Emma, anak mereka. Mama Sassy, beserta sahabatnya: Naya, Rosi, & Carmanita, mulai melihat kejanggalan dalam pernikahannya. Mereka meminta Sassy gugat cerai. Namun, apakah semudah itu menggugat #cerai Alan?

Dengan gaya bahasa yang ringan & lucu ala metropop, penulis bisa mengemas #konflik yang cukup berat & sering terjadi di Indonesia dengan baik. Tema KDRT, cerai, & bertahan dalam pernikahan yang buruk demi anak sungguh menarik.

Saya pun pernah ada di posisi sahabat yang menyarankan cerai. Meski dulu saya belum menikah. Sebab saya tidak ingin melihat teman saya mati karena lebam tiap hari.

Namun, bukan berarti novel ini berpandangan sinis terhadap pernikahan. Meski ada tokohnya yang memilih tidak menikah, dan alasannya kurang sreg di hati saya. Cuma dari latar belakang agama memang berbeda. Juga covernya yang agak kurang menarik buat saya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Aku #menikah dengan alasan yang salah. Aku melarikan diri dari masa lajangku, bukan melepaskannya." (H.243)

"Jangan takut mengatakan kebenaran, jangan takut memperbaiki kehidupan, jangan takut untuk menjadi baru." (H.290)

"Kalau ada apa-apa, jangan ragu-ragu cerita. Kalau nggak cerita, siapa yang tahu? #Diam tidak akan mampu melindungimu dari kekerasan." (H.291)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

[Review buku] Seperti hujan yang jatuh ke bumi


Judul: Seperti hujan yang jatuh ke bumi
Penulis: @boycandra 
Penerbit: @mediakita 
Dimensi: iv+284 hlm, 13x19 cm, cetakan kesepuluh 2018
ISBN: 9789797945282

Berkisah tentang Juned, lelaki pecinta gunung yang dikhianati oleh kekasih dan sahabatnya. Mencoba pulih dan takdir mempertemukannya dengan Nara, wanita yang sering salah memilih lelaki untuk dicintai. Di antara mereka, ada Kevin, sahabat Nara yang memendam rasa dan tak pernah mengungkapkannya hanya karena tidak ingin persahabatan ia dan Nara hancur. Lalu siapa yang akan mendampingi Nara pada akhirnya?

Secara alur dan gaya bahasa so far so good, namun tidak terlalu menarik. Bagi saya agak membosankan sebab konfliknya tidak terlalu dibangun. Lebih banyak ke konflik batin tokoh Kevin. Saya sendiri agak bingung, mengapa buku penulis ini banyak dibeli ya? Sepertinya kekuatan utama pada judul, sih. Atau memang sasarannya ke remaja, jadi pas.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Hidup tidak seharusnya disesali hanya karena kita patah hati. Tidak seharusnya menghentikan langkaj meski kita pernah kalah." (H.16)

"Untuk melupakan seseorang yang pernah meninggalkan kesan begitu dalam di hidup kita, maka jadikanlah diri kita orang baru." (H.55)

"Hujan nggak pernah takut untuk jatuh ke bumi, meski ia akan hancur saat sampai di bumi." (H.275)

#reviewbuku #resensibuku #novel #buku #hujan #bumi

04 January, 2021

[Review buku] Unfinished enemy of Ghazi

Judul: Unfinished enemy of Ghazi
Penulis: @sayfghazi & @felixsiauw 
Penerbit: @katalogalfatihpress 
Dimensi: 336 hlm, cetakan II Maret 2018
ISBN: 9786027198678

Setelah #Konstantinopel yang diganti nama menjadi #Islambul (penuh dengan islam) ditaklukkan, #MuhammadAlFatih meneruskan syiar demi bisyarah rasulullah yang kedua: Roma. Namun dua kali kekalahan dialami para Ghazi. Juga pembalasannya amat keji. Seperti bukan manusia. Ribuan orang dipancang hingga meracuni aliran sungai.

Semua itu adalah ulah Vlad #Dracula yang bekerjasama dengan setan bernama Magisa. Dengan merapal mantra Verbis Diablo, ia bisa menyakiti lawannya hanya dengan menatap tajam saja. Dengan teror ia mengambilalih kekuasaan di Wallachia. Namun ternyata, setan tetap berkhianat padanya. Kalimat thayyibah yang diucapkan Ghazi mengalahkan mantra sesatnya.

Sayang sekali, typo dan pemenggalan kata di #buku ini banyak yang kurang pas, sehingga mengganggu saya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

[Review buku] The Chronicles of Ghazi (seri kelima)

Judul: The Chronicles of Ghazi - the gaze of ghazi (seri kelima)
Penulis: @felixsiauw & @sayfghazi 
Penerbit: @katalogalfatihpress 
Dimensi: 584 hlm, cetakan II September 2017
ISBN: 9786027198630

#Novel terakhir dari #pentalogi Ghazi ini banyak berkisah tentang penaklukkan Konstantinopel. Betapa beratnya, butuh kesabaran, kerendahan hati, kecermatan strategi dan ketaatan tinggi. Tidak mudah menembus pertahanan kota itu. Namun, #bisyarah Rasulullah adalah kepastian. Hanya masalah waktu, kapan akan terwujud.

Sempat ada adegan pertarungan antara #MuhammadAlFatih & #Dracula di tengah kecamuk perang. Lalu berakhirnya Sang Dewi, Barbara Celje, yang saat dibuka topengnya ternyata berwajah buruk rupa. Berbeda sekali dengan yang digambarkan di seri awal, saat ia melepas topengnya di hadapan Sigismund, raja hungaria. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi saya, siapa sebenarnya Sang Dewi? Mengapa dia bisa berada di beberapa tempat dalam waktu bersamaan? Bagaimana wajah sebenarnya?

Terjadi lagi typo yang semakin banyak. Apakah editornya lost saat pengecekan? Lumayan mengganggu bagi saya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Tidak ada yang bisa kita selesaikan jika kita meresapkan kegalauan ke dalam hati kita." (H.14)

"Kunci #keberhasilan hanya satu, yaitu kesabaran." (H.472)

Meta morfillah

#resensibuku #reviewbuku #ghazi

[Review buku] The Chronicles of Ghazi (seri keempat)

Judul: The Chronicles of Ghazi - the beginning of the conquest #serikeempat
Penulis: @sayfghazi & @felixsiauw Penerbit: @katalogalfatihpress 
Dimensi: 328 hlm, cetakan 2 april 2019
ISBN: 9786027198623

#Novel keempat ini banyak berkisah tentang politik saat #MuhammadAlFatih menjadi Sultan. Bagaimana ia diragukan sebab usia mudanya, hingga tidak ditaati dan dilengserkan untuk digantikan ayahnya kembali. Beruntungnya ia memiliki inner circle yang setia, sahabat yang tulus mendampingi.

Sementara #Dracula semakin tersesat dan menjual jiwanya pada Lilith, malaikat yang ikut jatuh bersama Lucifer. Mereka bertekad melawan Tuhan dan menuntaskan dendam purba.

Seperti biasa, tetap ada typo dan ejaan yang kurang tepat, tapi tidak mengganggu isi cerita dan tidak banyak.

Cuma agak kehilangan Dracula, saya pikir akan terus-terusan bersinggungan dan bertempur antara keduanya. Dan kurang dijelaskan sosok Lilith serta perkembangan Dracula setelahnya. Apa saja yang ia lakukan dan mengapa tiba-tiba ada di pasukan perang salib.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Merasakan kesedihan adalah hal wajar. Tapi kesedihan itu seperti lautan yang bisa menenggelamkan kita, dan jiwa kita mati karenanya. Kita harus bertahan, agar tidak terhalang dari berbuat kebaikan. Setan menunggangi kesedihan yang berlebihan untuk membuat kita menyesali keputusan Tuhan." (H.46)

"Pasti ada yang datang dan pergi dalam perjuangan. Hanya satu hal yang tidak boleh pergi, tekad pantang menyerah." (H.83)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #ghazi

[Review buku] The Chronicles of ghazi (seri ketiga)

Judul: The Chronicles of Ghazi - the howling of wolf, the eyesight of eagle (seri ketiga)
Penulis: @felixsiauw & @sayfghazi 
Penerbit: @katalogalfatihpress 
Dimensi: 363 hlm, cetakan III Maret 2018
ISBN: 9786027198616

Semakin terlihat jelas perbedaan kepribadian antara Vlad III #Dracula dan #MuhammadAlFatih (Mehmed). Bahkan adiknya, Radu, bisa melihat mana yang sesuai dengan peri kemanusiaan hingga ia memilih #Islam di usia belianya, dan mendampingi Mehmed untuk menaklukkan Konstantinopel.

Berempat dengan Zaghanos dan Syaikh Qurani, mereka mencari Pedang Damaskus. Sebilah pedang terbaik yang dimiliki oleh Salahuddin Al Ayyubi, namun jejaknya hilang, seakan legenda saja. Segala persiapan terbaik mereka lakukan demi mewujudkan nubuat kenabian. Bahwa akan tiba masa Konstantinopel takluk dalam Islam. Hingga Rasul bersabda bahwa penakluknya adalah sebaik-baik pemimpin, begitu pun pasukannya.

Sementara Dracula semakin sesat setelah kabur dari istana Turki. Berbekal dendam, ia melakukan ritual sadis demi dukungan dari Barbara Celje dan kelompok hitamnya.

#Novel ketiga semakin menarik. Intrik politrik di antara kerajaan kristendom dan gerakan bawah tanah seperti kelompok hitam dan ordo naga membuat konflik semakin tajam dan rumit. Tapi tetap saja, masih ada typo di #buku ini, meski tidak memengaruhi cerita.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

"Salah satu hal yang aku syukuri dalam hidupku adalah aku sangat suka membaca. Ayahku mengajari agar aku selalu mencintai ilmu dan mengambilnya walau dari manapun." (H.160)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

Text Widget