Pages

05 May, 2018

[Mentoring] Persiapan menyambut ramadhan

PERSIAPAN MENYAMBUT RAMADHAN

Sabtu, 5 Mei 2018
Bu Efi

"Celakalah kalian! Jika mendapat ramadhan tapi tidak mendapat ampunanNya."

Begitu sabda Rasul dalam sebuah hadits. Sebegitu kerasnya peringatan Rasul (hingga berkata CELAKA, padahal Rasul begitu lembut tutur katanya) untuk mempersiapkan diri menghadapi Ramadhan.

Apa saja yang harus kita siapkan dalam menyambut ramadhan:
1. Berdoa pada Allah
Memohon agar disampaikan pada bulan ramadhan.
"Allahumma baariklanaa fii sya'bana wa ballighna ramadhan"

2. Tuntaskan hutang-hutang
Terutama hutang puasa tahun lalu.

3. Persiapan keilmuan
Menuntut ilmu terkait ibadah (Fiqh) hukumnya fardhu 'ain.
Suatu ibadah tanpa dilandasi ilmu, mudharatnya jauh lebih banyak dibanding maslahatnya.

Dari Ummul Mu’minin, Ummu Abdillah, Aisyah radhiallahuanha dia berkata: Rasulullah shallallahu`alaihi wa sallam bersabda: Siapa yang mengada-ada dalam urusan (agama) kami ini yang bukan (berasal) darinya, maka dia tertolak. (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Baca lagi buku fiqh shaumnya (abdullah nasiholan?).

4. Persiapan jiwa dan mental
Apalah artinya fisik kuat jika jiwa/mentalnya lemah.
Mulailah lakukan pembiasaan tilawah, target minimal khatam 2 kali di bulan ramadhan, one day 2 juz. Latihan shaum sunnah sebelum ramadhan.

5. Persiapan fisik
Mulai diatur pola makannya dan jaga kesehatan.

6. Persiapan dana
Untuk perbanyak sedekah bukan belanja dan berburu diskonan.

7. Menyelenggarakan tarhib ramadhan

(Disadur dari dakwatuna.com)

#catatansepemahamanpenulis

Meta morfillah

01 May, 2018

[Mentoring] Prinsip dan Penyimpangan Gerakan Islam

PRINSIP DAN PENYIMPANGAN GERAKAN ISLAM (BAB II FIQIH DAKWAH)

Bentuk penyimpangan dakwah:
1. Penyimpangan tujuan (gayyah)
Disebabkan penyakit hati (riya, sombong, lupa diri), tidak paham urgensi keikhlasan.

2. Penyimpangan dari sasaran utama
Sasaran utama dakwah adalah menegakkan khilafah. Penyimpangannya bisa terjadi dengan pemisahan sasaran, pembatasan negara, dan fokus pada kekuasaan saja.

3. Persoalan jamaah dan komitmen
Di antara kader kadang meremehkan amal jama'i, keluar dari jamaah, merasa lebih tinggi. Tidak jarang karena kecewa terhadap figur, atau tidak komitmen pada gerakan karena merasa diabaikan.

4. Persoalan pemahaman
Mengambil pemikiran yang tidak sesuai quran dan sunnah (seperti kapitalis, liberal), suka memaksakan pendapat pada masalah furu'/cabang ke tiap anggota.

5. Persoalan langkah operasional dan sasarannya
Mengikuti partai politik (mementingkan kuantitas dari kualitas), mengabaikan syuro', memisahkan diri dari masyarakat yang sedang dilanda ujian.

Kesalahan dalam memandang ujian/cobaan:
1. Anggapan bahwa ujian bukan hal yang wajar saat di jalan dakwah.
Padahal dakwah Rasul saja menghadapi banyak ujian, jadi sunnatullah saat kita berdakwah pasti ada ujiannya. Sebab dakwah adalah jalan lurus menuju Allah, lurus bukan berarti mulus, kadang banyak kerikil dan durinya.
2. Anggapan ujian bisa dihindari.
Seharusnya ujian dihadapi dan diselesaikan, bukan menghindar dan lari.
3. Tidak mengambil hikmah dari ujian.
Ujian atau konflik ada untuk membuat kita belajar dari masalah atau kesalahan, bukan mengungkit kegagalan dan menjadikannya luka lama.

Faktor keberhasilan untuk menghadapi ujian:
1. Kekuatan dakwah
2. Kemuliaan tujuan kita
3. Dukungan Allah (Pendapat saya pribadi, dukungan Allah adalah nomor 1, namun menurut sumber dijadikan nomor 3, husnudzannya adalah surat Ar ra'd ayat 11 dan hadits arbain kesatu. Allah tidak akan mengubah nasib kaum kalau kita tidak mengubah nasib kita sendiri/ikhtiar. Juga perihal niat dalam hati kita. Jika ingin kemenangan, Allah akan lihat seberapa optimal ikhtiar kita dan seberapa murni niat kita, baru Allah dukung dengan bantuanNya.)

Kesalahan dalam memandang musuh:
1. Terlalu membesar-besarkan kekuatan musuh
2. Terlalu meremehkan kekuatan musuh
3. Bangga dengan mayoritas

Semoga kita tidak termasuk orang-orang yang sesat dan disesatkan. Aamiin...

#catatansepemahamanpenulis

Meta morfillah

[Mentoring] Menggapai masa depan Islam

MENGGAPAI MASA DEPAN ISLAM

Bu Efi
Sabtu, 28 April 2018

Tenanglah, kemenangan ada di tangan Islam. Mengapa yakin banget?

Karena...

1. Islam = way of life
Sistem yang mengatur hidup manusia secara komperehensif.

"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (Q. S. 3 [Ali Imran]: 185)

2. Islam = agama yang fitrah
Manusia tidak akan pernah bisa lari dari fitrahnya. Maka sudah pasti mereka membutuhkan Islam. Negara modern seperti Jepang dan Korea sangat tinggi angka bunuh dirinya, sebab belum tersentuh Islam (sehingga hatinya tidak tenang dan mudah menyerah terhadap hidup).

"Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan," (Q. S. 8 [Al Anfal]: 36)

"Mereka ingin memadamkan cahaya Allah dengan mulut (tipu daya) mereka, tetapi Allah (justru) menyempurnakan cahaya-Nya, walau orang-orang kafir membencinya." (Q. S. 61 [As Shaff]: 8)

"Dialah yang telah mengutus Rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Quran) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrikin tidak menyukai." (Q. S. 9 [At taubah]: 33)

3. Islam = agama kemanusiaan
Hanya di Islam, budak dan tuan dianggap sederajat, yang membedakan hanyalah tingkat ketakwaannya. Pun dalam beribadah, Islam sangat manusiawi. Ada waktu puasa, ada waktu berbuka, ada menikah untuk menjaga fitrah manusia berkembang biak dan menyalurkan hasrat biologis dalam cara yang dihalalkan.

4. Islam = agama yang menegakkan keseimbangan
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, Islam sangat memperhatikan keseimbangan. Baik fisik maupun rohani, seperti tidak ada paksaan tidak boleh menikah demi menjadi ulama (rahib), juga tidak memaksa puasa tanpa berbuka (sepengetahuan saya, puasa nasrani/kaum di luar Islam tidak pakai sahur. Jika mereka berbuka, lalu tertidur, maka bangun tidur mereka sudah harus langsung puasa lagi. Betapa mulianya Islam, memperbolehkan sahur untuk mengisi ulang energi terutama saat ramadhan di mana matahari begitu terik. Tentang sahur ini dimulai saat ada sahabat bernama Qais yang pingsan akibat kelelahan bekerja dan tidak ada sahur.) Memperhatikan dunia serta akhirat.

5. Adanya kabar gembira (bisyarot)
Diterangkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Ahmad, bahwa rasul dijanjikan kekayaan 2 kerajaan (romawi dan persia) serta kemenangan Islam.

Maka, tenanglah jika kamu bersama Islam. Insya Allah kamu akan menang. Tentunya selama kamu menjadikan Al Qur'an dan As Sunnah sebagai pedoman hidupmu.

#catatansepemahamanpenulis

Meta morfillah

28 April, 2018

Dosa bertanya "Kapan nikah?" pada orangtua gadis

DOSA BERTANYA "KAPAN NIKAH?" PADA ORANGTUA GADIS

Seandainya kalian tahu, berapa banyak akibat hingga su'udzan yang kalian timbulkan akibat pertanyaan "Kapan nikah?" pada orangtua gadis yang berumur, kalian mungkin tidak akan tega dan takut dosa.

Bagi saya, tak mengapa bila pertanyaan itu ditujukan pada saya pribadi, asal jangan ke Mama saya. Nanti beliau akan berpikir panjang dan dalam, lalu sakit, baru berani konfirmasi pada saya.

"Met, memang kamu pilih-pilih ya kriteria suami?"

Pertanyaan tiba-tiba di suatu malam, saat kondisi saya sedang lemah sekali, dua hari terkapar. Pertanyaan yang amat biasa sebenarnya. Tapi siapa yang menanyakannya, orang yang amat saya kenal dan tahu saya dalam kondisi sakit, biasanya tidak akan bertanya seperti itu. Saat terlontar pertanyaan itu, saya paham pasti proses pemikirannya sudah panjang. Beliau sudah sedemikian gelisah hingga tidak kuasa lagi menahan diri.

Benarlah setelah ditelusuri, beliau mendapat banyak pertanyaan seputar kapan saya menikah dari sekitar rumah. Perlu pemilihan kata, kelembutan, hingga kesabaran dalam menjelaskan kembali bahwa apa pun takdir Allah bagi saya, itu yang terbaik. Bahwa ikhtiar maksimal telah kita lakukan. Kira-kira setelah 4 jam berbicara, baru beliau tenang lagi.

Seandainya kalian tahu sebesar apa rasa bersalah yang kalian timbulkan padanya, hanya karena pertanyaan iseng "Kapan nikah?" kalian padanya. Di usia senjanya, beliau merasa gagal hanya karena bungsunya masih sendiri. Sampai beliau lupa bersyukur bahwa bungsunya sehat, bahagia, sukses menggapai apa yang dicitakan, mandiri, dan makin mencintai Allah dan RasulNya.

Betapa berdosanya kalian!

Sudahilah pertanyaan itu. Jangan pernah ada lagi yang membuat sedih orangtua para gadis yang belum menikah. Kalian tidak tahu apa saja ikhtiar mereka, bagaimana mereka bisa bersabar dengan satu pertanyaan besar tentang hidup anak mereka. Bagaimana mereka berusaha tawakkal dan berdamai dengan takdir.

Semoga saja, kalian tidak sampai berada di posisi mereka kelak!

Meta morfillah

07 April, 2018

[Review buku] Appointment with death

Judul: Appointment with death
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia
Dimensi: 272 hlm, 18 cm, cetakan keduabelas
ISBN: 978 602 033 9399

Mrs. Boyton adalah sosok yang tidak menyenangkan dan layak untuk mati. Perlakuannya terhadap keluarga dan orang lain sama sekali tidak menimbulkan simpati. Tapi saat dia meninggal dan ada kecurigaan bahwa itu adalah pembunuhan dengan suntikan di tangan, Hercule Poirot merasa kebenaran harus ditegakkan. Meskipun dengan meninggalnya Mrs. Boyton keadaan semakin baik.

Namun siapakah yang telah membunuhnya? Apakah Raymond dan Carol, yang suaranya didengar Poirot saat mengatakan ingin membunuh ibu tirinya? Ataukah Nadine, menantunya yang merupakan mantan perawat? Ataukah Sarah King, calon dokter yang jatuh hati pada Raymond? Ataukah orang luar yang sedang berlibur di Petra? Ataukah semuanya bekerjasama dalam pembunuhan itu?

Banyak motif dan alibi yang membuat semuanya masuk akal. Namun hanya ada satu pelaku dan satu kebenaran, yang harus diungkapkan Poirot dalam satu hari.

Alur dan detail yang disajikan sangat menarik. Meski tebakan saya benar tentang siapa pelakunya, namun berkali saya sempat terkecoh dan menyangka pelakunya berbeda. Twistnya sungguh keren.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

03 April, 2018

Coaching: Salon kepribadian

#Sensing #ekstrovert yang belum cerdas itu umumnya manja, caper, suka pamer, jago meniru, mudah ikut teman dan pencemas. Jadi kalau punya anak #Se, siapkan lingkungan yang baik dan bisa dijadikan contoh/model baginya.

Ngomong sama dia itu pakai bukti. Harus detail. Dan suka banget diimingi hadiah karena drive ekstrovertnya.

Salah satu siswa saya harus dicoaching, tepatnya counseling pribadi tentang kepribadiannya. Agar menjadi #Se yang cerdas, berani tampil dengan potensi terbaiknya. #Se yang cerdas itu rupawan, banyak teman, patuh, loyal, dermawan, dan sabar.

Jadi, hal kecil seperti mengingatkan untuk murah senyum, berbagi, tidak berteriak, tidak berlebihan dandan, dan lainnya didetailkan. Dicatat tiap hari (seperti malaikat raqib dan atid) apa saja perilaku positif dan negatif yang dia lakukan. Sehingga dia melihat sendiri record kepribadian dirinya. Diakumulasi per bulan. Disiapkan reward dan konsekuensi bila berhasil atau tidak.

Bagi yang melihat, seperti pekerjaan gak jelas guru yang terlalu iseng nanyain kegiatan siswanya. Orangtuanya aja mungkin gak sedetail ini. Tapi, inilah komitmen aplikasi #STIFIn , memperbaiki akhlak dan menjadi pendidik yang sungguh mengharapkan pertolongan siswa yang dididiknya di surga kelak.

Sebulan program ini berjalan, alhamdulillah ada progress. Dia berhasil. Dia bahagia mendapat reward yang sesuai keinginannya. Tapi ada yang jauh lebih bahagia. Sang coach.

Bulan baru, target baru. Saat dia tantrum, sekarang dia sudah bisa bijak memilih pada siapa dia harus bercerita. Kadang, langsung saja dia bercerita ke saya. Sering konseling. Itulah risiko menjadi coach, harus siap kapan saja.

Proses ini, bukan hanya untuknya tapi juga untuk saya. Belajar sabar. Kita sama-sama kepompong, Nak. Yakinlah proses ini akan membuat kita jadi kupu-kupu yang cantik. Proses coaching yang kita namakan SALON KEPRIBADIAN.

Meta morfillah

#sekolahislamibnuhajar #bogor

31 March, 2018

[Mentoring] Manisnya iman

MANISNYA IMAN

Bu Efi
Jumat, 30 Maret 2018

Ketika merasa cinta pada Allah dan akan semakin dirasakan ketika seseorang berusaha menyempurnakan imannya. Misal tadinya salaman sama kakak ipar atau om (lawan jenis), jadi tidak karena tahu mahramnya. Pakai kaos kaki meski ke teras rumah.

Cara merasakan manisnya iman dengannya taqarrub ilallah (mendekatkan diri pada Allah), menambah yang sunnah.

Bukti seseorang telah merasakan manisnya iman melahirkan perasaan ridha bahwa Allah adalah Tuhan kita, Islam agama kita dan Nabi Muhammad suri tauladan kita. Kita pun siap diatur oleh Allah. Selalu menyahut seruan dakwah/jihad meski berat rasanya (seperti memenangkan barisan politik islam).

Jika tidak, bersiaplah mempertanggungjawabkannya (Q. S. At taubah [9]: 24)
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.

Bukti lainnya, kita akan:
1. Merasakan lezatnya ketaatan (istizhal tutthoah)
Shalat lebih khusyu, tilawah dinikmati dan selalu merasa ingin membaca lagi dan lagi, cara berpakaian dan pergaulan semakin shalih.
Seperti kisah wanita anshar saat diturunkan ayat hijab, langsung dipakai apa saja yang ada, seperti gorden dan taplak.
2. Merasakan lezat saat kesulitan (istizhatul masyaqoh)
Nikmati dinamikanya. Dakwah menuntut segalanya dari kita: waktu, ide, tenaga, dana, dll.

#catatan sepemahaman penulis

Meta morfillah

25 March, 2018

[Kajian] Melindungi diri dan keluarga dari LGBT

MELINDUNGI DIRI DAN KELUARGA DARI LGBT (LESBIAN, GAY, BISEKSUAL, TRANSGENDER)

Ustad Salim A. Fillah
Ahad, 25 Maret 2018
Masjid Alumni IPB

LGBT dimulai dari zaman Nabi Luth a.s.

Penyebab kaum nabi luth jadi kaum pertama yang LGBT (Sodom):
1. Kemakmuran
Tanahnya sangat subur dan kaya akan anggur. Sehingga kaum Sodom mempekerjakan banyak kaum lain yang datang dari berbagai penjuru di tanahnya. Sehingga gaya hidup meningkat jadi bos.
2. Banyaknya waktu luang
Tumbuh kebiasaan merias diri/berdandan, begitu peduli pada penampilan. Ada ukuran ketampanan/kecantikan (metroseksual).

LGBT menyebar ke kebudayaan Yunani, Roma, hingga zaman now.

Pintu masuk utama LGBT melalui kecanduan gadget.

Cara melindungi diri dari LGBT:
1. Tarbiyah tauhid/hadirnya orangtua dalam parenting
0-2 tahun: bayi, belajar melalui ucapan/suara. Ajarkan konsep tauhid.
2-7 tahun: kanak-kanak, ajarkan konsep tauhid dan muraqabatullah (merasa diawasi Allah).
7-10 tahun: anak jadi budak/tawanan, ajarkan pendisiplinan ibadah (shalat fardhu, puasa, shalat sunnah, baca quran).
10-15 tahun: anak jadi sahabat, fase khalifah. Berikan tanggung jawab (misal suruh susun anggaran sebulan, ajukan ke orangtua/proposal, baru di acc ortu dan diberikan uangnya, lalu tiap bulan harus laporan ke mana uangnya dihabiskan). Zaman rasul di usia ini, dididik dari gembala kambing (dibelikan kambing kecil dan disuruh mengurus), sebagai wirausahawan dan bisa membiayai pendidikannya sendiri dengan jualan kambing.

Titik kritisnya adalah pengasuhan, terutama peran ayah. Fenomena di Indonesia kebanyakan para ayah berangkat kerja sebelum anaknya bangun, pulang setelah anaknya tidur, jadi tidak terasa figur ayah di rumah. Kalau memang waktu kerja panjang, minimal pulang dengan wajah semangat dan segar. Ikuti sunnah Nabi, sebelum pulang dan mengetuk pintu bersiwak/mandi dulu biar segar.

Salah satu penelitian di Inggris mengatakan, bahwa anak-anak yang cukup puas akan sentuhan, pelukan, ciuman dari orangtuanya, risikonya untuk terlibat pergaulan bebas jauh lebih rendah. Sesuai dengan sunnah Nabi untuk mencium, memeluk, dan bermain dengan anak.

2. Tarbiyah rujulah/pegang senjata
Biarkan anak memegang pisau, naik kuda, dan semacamnya untuk mengetahui risikonya. Jangan histeris/banyak larangan. Ajarkan juga sportivitaa olahraga seperti berenang, memanah, dll.

3. Ajarkan pertahanan
Agar anak tidak menjadi korban, beritahu batasan aurat dan bagian tubuh yang boleh atau tidak boleh disentuh. Lalu apa yang harus dilakukan jika ada yang melanggar.

4. Selalu doakan anak kita dengan doa penjaga/perlindungan
Pasti ada saatnya harus melepas anak, meski was-was ngeri apalagi dengan pergaulan di kota, bacakan doa itu saat anak kita pamit, lalu cium kepalanya.

5. Pengelolaan gadget
Lakukan pengawasan gadget, atur jam main gadget/jadwal, apalagi kalau online. Jangan dilepas sendirian, temani saat dia pegang gadget.

#catatan sepemahaman penulis

Meta morfillah

07 March, 2018

[Review buku] Kirana & happy little world

Judul: Kirana & Happy little world
Penulis: @retnohening
Penerbit: GagasMedia
Dimensi: iv + 172 hlm, 13 x 19 cm, cetakan pertama 2018
ISBN: 978 979 780 9164

16 cerita yang dikemas dalam bentuk komik berdasarkan keseharian Kirana dalam akun instagram ibuk @retnohening. Hal sederhana yang bermakna besar dalam kehidupan seperti tentang berbagi (baik benda atau kasih sayang), definisi cantik, konsep bergantung dan meminta hanya pada Allah, serta bagaimana peka dan sadar terhadap lingkungan.

Selalu amazing bagaimana pola parenting ayah dan ibuk dalam mendidik kirana sehingga empatinya terbangun dan selalu berenergi positif.

Hanya kalau menurut teman saya yang mengikuti keseharian IG ibuk, cerita di buku ini sudah dia tahu semua, cuma beda format saja. Jadi kurang dapat kepuasan karena tidak ada hal yang baru/beda dalam kisahnya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

Meta morfillah

13 February, 2018

[Review buku] Poirot's early cases

Judul: Poirot's early cases
Penulis: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia
Dimensi; 400 hlm, 18 cm, cetakan kelima Januari 2018
ISBN: 9789792229141

Berisi 18 cerpen kasus pembunuhan, pencurian dan pencegahan pembunuhan, di mana Poirot berhasil memecahkan hampir semuanya.

1. Pembunuhan di pesta dansa
Kejanggalan waktu kematian dengan saat terakhir korban dilihat bernyawa. Berhubungan dengan kostum dansanya.

2. Petualangan juru masak Clapham
Hubungan antara juru masak yang hilang dengan pembunuhan berdarah dingin dalam sebuah koper.

3. Misteri cornish
Kecurigaan Nyonya Pengelley pada suaminya bahwa ia sedang diracuni. Hingga maut menjemput, tapi dalang sesungguhnya bukanlah sang suami.

4. Petualangan Johnnie Waverly
Kisah penculikan balita kaya yang diikuti beberapa surat kaleng peringatan tepat waktu. Tak disangka, pelakunya adalah orang terdekat.

5. Petunjuk ganda
Hilangnya permata yang melibatkan Countess dari Rusia. Petunjuk ada pada sigaret yang jatuh.

6. Raja Klaver
Ketidaksengajaan yang berakhir maut. Terungkap melalui kartu dalam permainan bridge.

7. Warisan dinasti lemesurier
Kutukan kematian terhadap anak sulung lelaki di keluarga lemesurier. Salah satu kisah yang saya sukai.

8. Tambang yang hilang
Terbunuhnya utusan cina yang membawa dokumen tambang penting.

9. Kereta api plymouth express
Hilangnya permata yang diakhiri pembunuhan oleh komplotan pencuri.

10. Kasus kotak cokelat
Pembunuhan yang berkaitan dengan katarak (ketidaksesuaian warna penutup kotak).

11. Rancangan kapal selam
Trik menjaga rahasia negara dalam hilangnya rancangan kapal selam.

12. Flat di lantai tiga
Ketidaksengajaan salah masuk ruangan yang membuka kasus pembunuhan. Salah satu kasus kesukaan saya.

13. Kejahatan ganda
Berawal dari pemilihan Hasting untuk memakai jasa bus dibanding kereta, Poirot menuntaskan kasus komplotan penipu.

14. Misteri di market basing
Kisah bunuh diri yang disulap menjadi pembunuhan.

15. Sarang lebah
Kepekaan Poirot akan rencana bunuh diri kawan lamanya yang mampu menjerat sebuah nyawa tak berdosa.

16. Wanita bercadar
Penemuan kembali permata yang hilang oleh komplotan pencuri, melalui jasa Poirot.

17. Pembunuhan di tengah laut
Alibi yang tercipta sempurna pada waktu kematian. Keterampilan ventriloquis adalah jawabannya.

18. Apa saja isi kebunmu?
Petunjuk pembunuhan melalui racun, yang ada pada kebun.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Bersabar terhadap orang bodoh, tidaklah mudah bagi orang cerdas." (H.42)

Meta morfillah

Text Widget