Pages

17 June, 2021

[Review buku] Selena


Judul: #Selena

Penulis Tere Liye

Penerbit: @bukugpu
Dimensi: 368 hlm, 20 cm, cetakan pertama 2020
ISBN: 9786020639512

Merupakan #buku ke-8 dari seri petualangan Raib, Ali, dan Seli. Kali ini menceritakan kisah hidup Miss Selena dan sekolahnya, Akademi Bayangan Tingkat Tinggi dan 2 orang sahabatnya, Mata dan Tazk (yang saya curigai adalah orangtua kandung Raib).

Juga flashback awal dunia paralel terbuka, melalui Tamus yang ingin membebaskan si Tanpa Mahkota.

Ringan dan seru membacanya, bikin penasaran sama kelanjutannya (Nebula). Tapi geregetan juga sih, mau sampai berapa #seri kisah ini? Ngalahin harry potter😂

Dan dari sinopsisnya bikin ga sabar pengin tahu Klan Aldebaran.

Ada sedikit typo sih, tapi tidak mengganggu.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #novelfantasi #tereliye

15 April, 2021

[Review buku] Kun Fayakuun 2


Judul: Kun Fayakuun 2
Penulis: @yusufmansurnew 
Penerbit: Zikrul Hakim
Dimensi: 192 hlm, 15x23 cm, cetakan kedua Agustus 2011
ISBN: 9789790636484

Buku yang mengajarkan berani sedekah untuk segala hajat hidup, dengan gaya bahasa penulis yang khas. Disuguhkan dalam banyak kisah yang berhasil, dengan caranya Allah yang tak terduga. Itulah kekuatan kun fayakuun.

Yang sulit adalah keyakinan dalam menjalankan solusi yang ditawarkan dalam buku ini hehe. Macam Thariq bin Ziyad waktu perang, bakar perahu saat sampai, artinya harus menang atau syahid!

Dengan hard cover dan gaya bahasa yang renyah sebenarnya asyik bacanya. Hanya menjelang tengah ke akhir, agak bosan sih... Sebab ya gitu aja, pesannya memang satu: #sedekah 😁.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Istri mana pun, jika ditimpa permasalahan ekonomi, insya Allah dia kuat menghadapinya. Namun jika ditimpa masalah perasaan, jarang istri yang kuat menghadapinya." (H.9)

"Jika kita mempunyai masalah dan keinginan, dan kita hanya mengandalkan kita punya otak, maka tidak akan terjadi percepatan yang mengagumkan." (H.35)

"Perhatikan shalat kita! Kalau seorang ayah mau meningkat pendapatannya, maka perhatikan shalatnya!" (H.123)

"Kita terlalu mempunyai urusan yang membuat kita tidak mampu shalat tepat waktu. Kalau kita tidak mampu mengendalikan pekerjaan/waktu, berarti kita masih jadi budaknya pekerjaan/waktu." (H.179)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #bukuislami

[Review buku] Ibuk


Judul: Ibuk
Penulis: Iwan Setyawan
Penerbit: @bukugpu 
Dimensi: 295 hlm, cetakan ketiga (cover baru) Mei 2016
ISBN: 9786020329987

Berawal dari kisah pandangan pertama antara Tinah dan Hasyim, kenek angkot dan playboy pasar, di Pasar Batu. Hingga akhirnya mereka menikah dan dikaruniai lima anak. Tanpa neko-neko, mereka menerima hidup apa adanya. Berjuang menjadi Ibuk dan Bapak.

Hidup menjadi sedemikian sulit, seiring bertambahnya usia anak dan jenjang pendidikan mereka. Namun ibuk menerima dengan tabah. Disiasatinya segala cara dengan satu tekad. Anaknya harus sekolah tinggi, jangan seperti dia, yang SD pun tidak lulus. Hingga perjuangan membawa hasil yang manis. Lewat anak lanangnya, kehidupan perekonomian mereka mulai berputar ke atas.

Gaya bahasa penulis jauh lebih menyentuh dibanding novel sebelumnya (9S10A). Cerita sederhana, namun jauh lebih matang dan meresap. Meski menuju ending, agak nampak kurang fokus, sebab mengabur antara tokoh ibuk dan yang diceritakan. Seakan kurang klimaks.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Cinta membutuhkan sebuah keberanian untuk membuka pintu hati." (H.15)

"Ya, seperti sepatumu ini, Nduk. Kadang kita mesti berpijak dengan sesuatu yang tak sempurna. Tapi kamu mesti kuat! Buatlah pijakanmu kuat." (H.60)

"Kadang perpisahan bisa membuat mata kita menjadi segar lewat air mata, hati menjadi peka lewat gelombang besar yang menerpa, dan menumbuhkan cinta yang lebih besar lewat orang-orang yang menyentuh hidup kita. Hidup semakin luas." (H.107)

"The higher your position is, the higher your responsibility you have!" (H.189)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #ibuk #keluarga #bapak #ibu

02 April, 2021

[Review buku] Fixing a broken heart


Judul: Fixing a broken heart
Penulis: @indah_hanaco 
Penerbit: @bukugpu 
Dimensi: 296 hlm, 20 cm, cetakan pertama Jakarta 2017
ISBN: 9786020340029

Tubuh yang membengkak, dari ukuran S menjadi L, membuat Brisha nekat diet jalan pintas dengan menelan pil pelangsing. Hingga ia berakhir di rumah sakit. Hal itu disebabkan hubungan asmaranya yang tak pernah berjalan baik. Pacar pertamanya posesif dan suka memukul hingga akhirnya dipenjara. Pacar keduanya ternyata sudah menikah dan sering memakai jasa cewek nakal.

Di kala terpuruk, ia malah bertemu Austin, mantan pacar sahabatnya, Sophie, yang merupakan artis muda tenar. Mereka saling melengkapi, tapi apakah cinta bebas dari ujian?

Genre young adult yang cukup renyah dibaca. Meski konfliknya agak nanggung, sebab ekspektasi saya akan seru ketika melibatkan pembunuhan. Sayangnya, tidak terlalu diekspos. Seperti setting tempelan saja. #Buku ini pun ternyata seri penutup dari kisah 3 sahabat Sophie-Amara-Brisha, yang punya permasalahan kelam masing-masing.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Kalau dipikir lagi, manusia itu bisa dibilang sebagai misteri terbesar dari semesta. Orang yang rasanya kita kenal, nyatanya menyembunyikan hal-hal yang mengejutkan." (H.252)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #bacabuku #novel 

[Review buku] Jakarta underkompor


Judul: Jakarta underkompor
Penulis: @arham_kendari 
Penerbit: @bukugpu 
Dimensi: 256 hlm, 18 cm, cetakan pertama Juni 2008
ISBN: 9789792238587

Buku ini berawal dari blog, isinya ya keseharian penulis beserta kekonyolannya saat ia mencoba hidup merantau di Jakarta. Meski pada akhirnya ia lebih memilih kembali ke kampung halamannya, Kendari.

Sejujurnya, ini bukan tipe buku yang akan saya beli kalau ke toko buku, hehe (ini dikasih sama teman). Sebab saya kurang suka cover bukunya. Tapi kalau isinya, seru sih. Cuma biasanya ya saya akan lebih milih baca blognya aja dibanding bukunya. Mungkin buku ini keren pada zamannya, sayang saya baru baca sekarang, jadi ya ada beberapa yang sudah tidak relevan.

Kekurangan sebenarnya ga ada, sih. Cuma selera #humor aja, sama bahasa gaul pada zamannya. Tapi deskripsi penulisnya bisa dipahami, kok. Lebih ke #buku yang #menghibur di kala penat dan ga mau mikir. Asyik.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Ical dijanjikan suatu saat akan dapat peran. Dia senyum ke gue sambil berbisik, 'Kata-kata kayak gitu mah didengerin aja, Ham! "Suatu saat" itu dijalanin tapi gak perlu dikejar, karena "suatu saat" itu gak tau kapan. Hari kiamat juga "suatu saat", bukan?" (H.187)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #bacabuku #jakarta

[Review buku] Renungan pendidikan berbasis fitrah


Judul: Renungan pendidikan berbasis fitrah
Penulis: @harry.santosa.hasan 
Penerbit: Filla Press
Dimensi: 152 hlm
ISBN: 9786025050138

Saya mendapatkan buku ini sebab review buku pinjaman teman yang bertema #fitrahbasededucation juga. Di review sebelumnya saya kasih 2 bintang. Eh, malah dikirimi buku ini.

Sejauh membaca, ide-idenya keren dan bikin merenung lagi tentang fitrah belajar kita. Namun, sayangnya, sebab memang renungan ya tidak ada aplikasi praktis hehe. Hanya menyegarkan wawasan saja. Memang banyak kalimat bagus yang saya tandai (quote).

Kembali lagi, saya terganggu terkait tampilan. Baik secara fisik (lembaran mudah lepas, jarak terlalu jauh antar paragraf), juga secara penulisan (typo dan kaidah penulisan).

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Anak-anak kita memerlukan kenangan yang memunculkan imaji yang baik, positif, tulus, penuh cinta, dan utuh tentang masa lalu mereka bersama kedua orangtuanya. Semua itu agar mereka kuat menghadapi masa sendiri ketika kelak mereka dewasa." (H.13)

"Anak kita adalah mutiara. Mutiara akan tenggelam dalam lumpur hitam yang pekat. Maka perbaikilah fitrah kita wahai Ayah Bunda, sucikanlah fitrah kita sebelum menyucikan fitrah anak kita melalui pendidikan." (H.16)

"Bagaimana orangtuanya bersikap, maka begitulah anak membangun imaji baik/buruk tentang Rabbnya."(H.59)

"Orang beriman sejatinya adalah orang yang paling menghargai potensi kekuatan/keunikan anaknya." (H.95)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku #bacabuku

27 February, 2021

[Review buku] Cinta memang seperti ini


Judul: Cinta memang seperti ini
Penulis: @azharnurunala 
Penerbit: azharologia books
Dimensi: 160 hlm, cetakan pertama September 2020
ISBN: -

#Buku ini berisi ragam #tulisan #kontemplasi tentang hidup, cinta, dan kemungkinan di dalamnya. Terselip pula sebuah #cerpen yang berkisah tentang Rania, gadis yang patah hati. Ternyata bersambung ke novel Festival Hujan.

Sebenarnya saya suka tulisan kontemplasi, namun di buku ini tidak terlalu mengena. Entah. Apa sebab sudah terlalu biasa yang dipikirkan, atau kurang dalam kontemplasinya. Cerpennya pun kurang tajam konfliknya, jadi datar sekali. Hanya deskripsi.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Masalah adalah #guru yang menyamar." (H.18)

"Hati adalah rumah. Ada yang hadir sekadar untuk bercakap. Ada yang berharap bisa menginap. Ada yang layak jadi penghuni tetap." (H.120)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

25 February, 2021

[Review buku] Re:


Judul: Re:
Penulis: @kangmaman1965 
Penerbit: @penerbitkpg 
Dimensi: vi + 160, 13.5x20 cm, cetakan keempat Oktober 2016
ISBN: 9786026208316

Awal baca #novel #dewasa ini tidak ada ekspektasi gitu, sih. Cuma mikir bosenin gak ya, dengan tema penjaja seksualitas, sebab biasanya yaa jadi sastra 'basah' gitu. Malas aja. Tapi, gak mau numpukin bacaan. So, baca dengan netral deh.

Eh, ternyata menarik banget! Cuma 30 menit buku ini langsung ludes kulahap. Gaya bercerita Kang Maman disertai konflik serta wawasan dunia malam yang begitu tabu membuatku terkejut-kejut sambil istighfar bacanya.

Novel ini sendiri berangkat dari #skripsi penulis saat kuliah jurusan #Kriminologi di FISIP UI. Membahas tema pemerasan dalam kepelacuran lesbian. Setting tempatnya itu loh, banyak banget di Tanah Abang, tahun 1989. Pantesan dulu, temanku pada takut kalau kubilang tinggal di sana. Ternyata se-dark itu ya kehidupan sekitarku. Tapi memang aku merasa biasa aja, sih. Walau fenomena yang diceritakan dalam novel ini pun nyata wujudnya di kehidupanku. Mungkin balik lagi ke kita, mau jadi positif atau negatif.

Sedihnya adalah endingnya, tetap tak diketahui siapa pelaku #pembunuhan tokoh utama dan teman-temannya, disertai alasannya. Meski ada clue, tapi tersirat sekali. Hati rasa mencelos, bagaimana pun dosanya, mereka tetap manusia.

Banyak sekali istilah yang menambah wawasanku tentang dunia malam serta didasari penelitian dari sumber skripsinya. Bahwa ternyata tidak hanya ada penjaja seks wanita, tapi juga ada pria, banci, dan sesama. Jadi kaget juga dengan jurusan kriminologi ini.

Tidak ada quotes yang bisa ditambahkan. Sebab novel ini lugas, gaya jurnalis, tapi asyik dan mengalir ceritanya. Bukan puitis.

Saya apresiasi 5 dari 5 bintang.

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

[Review buku] Tea for two


Judul: Tea for two
Penulis: @clara_ng 
Penerbit:@bukugpu 
Dimensi: 312 hlm, 20 cm, cetakan keempat Maret 2010
ISBN: 9789792243321

"Kamu pikir #perempuan cerdas takkan mungkin terjerumus di pusaran kegilaan seperti ini? Kamu pikir hanya perempuan miskin & tak berpendidikan yang rentan KDRT?"

Tea for two adalah perusahaan makcomblang milik Sassy. Sudah banyak #pasangan yang berhasil mereka jodohkan & happily ever after. Di sana pula, Sassy menemukan Alan, pria yang kelak menjadi suaminya.

Bayangan #pernikahan yang indah & sempurna, ternyata tidak terjadi pada Sassy. Di hari kedua honeymoon, Alan menampakkan sisi kelamnya. Ternyata itu pun awalan saja. Selanjutnya, Sassy terjebak dalam #KDRT & diselingkuhi. Namun ternyata tak mudah untuk keluar begitu saja dari pernikahan itu. Entah mengapa, tiap kali Alan meminta maaf & berjanji manis untuk berubah, ia kembali percaya. Hingga hadirlah Emma, anak mereka. Mama Sassy, beserta sahabatnya: Naya, Rosi, & Carmanita, mulai melihat kejanggalan dalam pernikahannya. Mereka meminta Sassy gugat cerai. Namun, apakah semudah itu menggugat #cerai Alan?

Dengan gaya bahasa yang ringan & lucu ala metropop, penulis bisa mengemas #konflik yang cukup berat & sering terjadi di Indonesia dengan baik. Tema KDRT, cerai, & bertahan dalam pernikahan yang buruk demi anak sungguh menarik.

Saya pun pernah ada di posisi sahabat yang menyarankan cerai. Meski dulu saya belum menikah. Sebab saya tidak ingin melihat teman saya mati karena lebam tiap hari.

Namun, bukan berarti novel ini berpandangan sinis terhadap pernikahan. Meski ada tokohnya yang memilih tidak menikah, dan alasannya kurang sreg di hati saya. Cuma dari latar belakang agama memang berbeda. Juga covernya yang agak kurang menarik buat saya.

Saya apresiasi 4 dari 5 bintang.

"Aku #menikah dengan alasan yang salah. Aku melarikan diri dari masa lajangku, bukan melepaskannya." (H.243)

"Jangan takut mengatakan kebenaran, jangan takut memperbaiki kehidupan, jangan takut untuk menjadi baru." (H.290)

"Kalau ada apa-apa, jangan ragu-ragu cerita. Kalau nggak cerita, siapa yang tahu? #Diam tidak akan mampu melindungimu dari kekerasan." (H.291)

Meta morfillah

#reviewbuku #resensibuku

[Review buku] Seperti hujan yang jatuh ke bumi


Judul: Seperti hujan yang jatuh ke bumi
Penulis: @boycandra 
Penerbit: @mediakita 
Dimensi: iv+284 hlm, 13x19 cm, cetakan kesepuluh 2018
ISBN: 9789797945282

Berkisah tentang Juned, lelaki pecinta gunung yang dikhianati oleh kekasih dan sahabatnya. Mencoba pulih dan takdir mempertemukannya dengan Nara, wanita yang sering salah memilih lelaki untuk dicintai. Di antara mereka, ada Kevin, sahabat Nara yang memendam rasa dan tak pernah mengungkapkannya hanya karena tidak ingin persahabatan ia dan Nara hancur. Lalu siapa yang akan mendampingi Nara pada akhirnya?

Secara alur dan gaya bahasa so far so good, namun tidak terlalu menarik. Bagi saya agak membosankan sebab konfliknya tidak terlalu dibangun. Lebih banyak ke konflik batin tokoh Kevin. Saya sendiri agak bingung, mengapa buku penulis ini banyak dibeli ya? Sepertinya kekuatan utama pada judul, sih. Atau memang sasarannya ke remaja, jadi pas.

Saya apresiasi 3 dari 5 bintang.

"Hidup tidak seharusnya disesali hanya karena kita patah hati. Tidak seharusnya menghentikan langkaj meski kita pernah kalah." (H.16)

"Untuk melupakan seseorang yang pernah meninggalkan kesan begitu dalam di hidup kita, maka jadikanlah diri kita orang baru." (H.55)

"Hujan nggak pernah takut untuk jatuh ke bumi, meski ia akan hancur saat sampai di bumi." (H.275)

#reviewbuku #resensibuku #novel #buku #hujan #bumi

Text Widget